Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

IKN NUSANTARA · 3 Agu 2025 11:15 WITA ·

Wakil Menteri Luar Negeri Buka Kongres Diaspora ke-8 di IKN, Serukan Kolaborasi Strategis Bangun Kota Global


 Wakil Menteri Luar Negeri Buka Kongres Diaspora ke-8 di IKN, Serukan Kolaborasi Strategis Bangun Kota Global Perbesar

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Kongres Diaspora Indonesia (CID) ke-8 secara resmi dibuka oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, pada Sabtu (02/08/2025) di Multifunction Hall, Kantor Kementerian Koordinator 3, Ibu Kota Nusantara (IKN). Kongres ini menjadi momen strategis untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah dan Diaspora Indonesia dalam mendukung pembangunan IKN sebagai pusat peradaban masa depan.

President of Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, Sulityawan Wibisono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi kongres mencerminkan kepercayaan Diaspora terhadap masa depan Ibu Kota Negara.

“Kongres ini digelar di Nusantara karena inilah ibu kota masa depan Indonesia. Kami harap Diaspora menyuarakan kepada dunia apa yang kalian saksikan di sini. Terima kasih kepada Otorita IKN yang telah menjadi tuan rumah. Kami percaya IKN adalah masa depan bangsa,” ujarnya.

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Muhammad Anis Matta, turut menekankan pentingnya kolaborasi strategis antara Diaspora dan IKN dalam menghadirkan kontribusi nyata.

“Harapannya, Diaspora tidak hanya menyampaikan informasi positif tentang IKN, tetapi juga menjalin kolaborasi strategis untuk menjadikan IKN sebagai destinasi ekonomi, budaya, dan investasi,” ungkapnya.

Pembukaan kongres ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan nasional dan daerah, antara lain Kepala Otorita IKN, Staf Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Timur, Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Wakil Wali Kota Makassar, serta perwakilan DPD Sulawesi Utara.

Pembukaan CID ke-8 ini tidak hanya menjadi forum seremonial, tetapi juga deklarasi tekad kolektif: bahwa masa depan Indonesia dibangun dari sinergi antara kekuatan domestik dan jaringan global. Dengan menjadikan IKN sebagai lokasi kongres, para pemangku kepentingan menegaskan bahwa kota ini adalah lebih dari sekadar pusat pemerintahan, IKN adalah titik temu visi, jejaring, dan kolaborasi antarbangsa. Di tangan diaspora, IKN tak hanya diperkenalkan ke dunia, tapi juga dikawal sebagai ikon peradaban Indonesia yang ramah, tangguh, dan terbuka untuk semua.

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA