Menu ✖

Mode Gelap
IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan Polda Kaltim Sita 1 Kilogram Sabu di Samarinda, Pengungkapan Berawal dari Pemeriksaan Warga Binaan Ditresnarkoba Polda Kaltim Tangkap Pria Bawa 2,1 Kilogram Sabu di Kutai Timur Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara Reses di Tengah Pemadaman Listrik, Markaca Tampung Aspirasi Warga Sungai Kapih

IKN NUSANTARA · 7 Nov 2025 12:15 WITA ·

Otorita IKN Perkuat Edukasi Pencegahan Stunting bagi Calon Ibu dan Keluarga Rentan di Sepaku


 Dilaksanakan secara berkala dari desa ke desa se-Kecamatan Sepaku, program pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting serta pemberian makanan tinggi protein kali ini berlangsung di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025). Perbesar

Dilaksanakan secara berkala dari desa ke desa se-Kecamatan Sepaku, program pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting serta pemberian makanan tinggi protein kali ini berlangsung di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025).

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat upaya pencegahan stunting bagi calon ibu dan keluarga rentan melalui pelatihan kader dan tim pendamping keluarga risiko stunting, sekaligus pemberian makanan tinggi protein, di Balai Desa Tengin Baru, Kecamatan Sepaku, Kamis (06/11/2025).

Program ini berlangsung mulai 27 Oktober hingga 27 November 2025 dan menyasar seluruh desa di Kecamatan Sepaku sebagai bagian dari upaya peningkatan pengetahuan, perubahan perilaku, dan perbaikan pola konsumsi keluarga dalam mencegah risiko stunting sejak sebelum kelahiran.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menekankan pentingnya peran kader sebagai agen perubahan di tingkat komunitas, bukan hanya dalam pemenuhan gizi keluarga, tetapi juga dalam memberi contoh nyata kepada lingkungan sekitar.

“Kami berharap, kader-kader ini tidak hanya merawat bagi anaknya, tetapi juga menjadi percontohan masyarakat lainnya dalam mengajarkan kepada anak-anaknya,” ujar Alimuddin.

Kegiatan ini turut melibatkan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Otorita IKN sebagai mitra dalam penguatan edukasi keluarga, terutama terkait kesehatan perempuan dan persiapan kehamilan.

Dalam kesempatan tersebut, Penasehat DWP Otorita IKN, Kartika Basuki, menegaskan pentingnya pencegahan stunting dimulai sejak remaja.

“Stunting ini bukan hal yang terjadi tiba-tiba. Ia berawal dari usia remaja, khususnya saat perempuan mengalami menstruasi pertama kali,” ungkapnya.

Program ini menjadi bagian dari komitmen Otorita IKN dalam membangun masyarakat Nusantara yang sehat, berdaya, dan siap menyongsong Ibu Kota Politik tahun 2028.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2025
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53

Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

1 Oktober 2026 - 08:30 WITA

l50
Trending di IKN NUSANTARA