KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA — Ketua Yayasan Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Agus Setia Gunawan, memberikan apresiasi tinggi kepada para peserta yudisium Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan pada Selasa (9/12/2025).
Dalam sambutannya, Agus menyampaikan rasa bangga atas perjuangan para mahasiswa yang telah menempuh proses panjang hingga akhirnya dinyatakan lulus. Ia menggambarkan suasana kebahagiaan yang tampak pada wajah para peserta yudisium pagi itu.
“Ini adalah yang kami banggakan. Para yudisium dan yudisiumwati hari ini sudah resmi menyandang gelar Sarjana Pendidikan. Selamat kepada kalian semua,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa perjalanan yang ditempuh mahasiswa hingga meraih gelar sarjana merupakan hasil kerja keras dan pilihan masing-masing, baik yang menempuh studi empat tahun maupun lebih.
Agus menegaskan bahwa yudisium tidak hanya menjadi pengesahan nilai akademik, tetapi juga penyerahan mandat penting dari kampus kepada para lulusan untuk mengemban peran sebagai pendidik di masyarakat.
“Ini bukan hanya pengesahan nilai. Hari ini adalah penyerahan mandat. Yang tadinya kalian belajar, sekarang kalian yang mengajar di luar sana,” ungkapnya.
Ia berharap lulusan FKIP Unikarta dapat menyebarkan ilmu dan mendidik generasi muda, baik di Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahakam Ulu, maupun wilayah lain di Kalimantan Timur.
Sebagai badan penyelenggara, Yayasan Unikarta berkomitmen mendukung FKIP dalam menghasilkan pendidik yang unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan daerah.
“Kami ingin Unikarta menjadi pusat keunggulan pendidikan di Kutai Kartanegara bahkan di Kalimantan Timur. Ini harapan kita semua,” kata Agus.
Ia juga menitipkan beberapa pesan penting bagi para lulusan:
- Jadilah guru yang adaptif, terus belajar dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
- Jadilah pendidik berkarakter, karena etika dan moral adalah kurikulum utama yang harus ditanamkan.
- Jadilah pendidik yang berdampak, dengan menggunakan ilmu untuk mengatasi persoalan pendidikan di daerah terpencil maupun perkotaan.
- Jadilah inovator, dengan menerapkan metode pembelajaran kreatif dan menanamkan nilai-nilai lokal Kutai Kartanegara.
Yudisium akhir tahun 2025 ini diikuti lulusan dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris dan Teknologi Pendidikan. Agus mengungkapkan kebanggaannya karena para mahasiswa mampu menyelesaikan studi dengan baik dan siap terjun ke dunia kerja.
“Kami berharap lulusan FKIP mampu memberikan kontribusi besar untuk Kutai Kartanegara maupun daerah lainnya. Lulusan sarjana ini harus berdampak bagi masyarakat dan memberikan nilai positif di lingkungan kerjanya,” ujarnya.
Ia juga memberikan dorongan agar para lulusan tidak berhenti pada gelar sarjana, tetapi melanjutkan studi ke jenjang berikutnya.
“Jangan berhenti di satu toga saja. Lanjutkan ke S2 bahkan S3. Pendidikan itu tidak akan pernah berhenti selama kita masih hidup,” pesannya.
Dengan berakhirnya prosesi yudisium, para lulusan FKIP Unikarta kini resmi memulai babak baru sebagai pendidik yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman serta memberi kontribusi nyata bagi masa depan pendidikan di Kalimantan Timur.
Pewarta & Editor : Fairuzzabady @2025

















