Menu ✖

Mode Gelap
Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027 Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla Ahmad Yani Dorong Evaluasi Instalasi Listrik Pascakebakaran di Tenggarong, DPRD Siap Koordinasi dengan PLN

IKN NUSANTARA · 12 Mei 2026 10:00 WITA ·

Otorita IKN dan Bank Indonesia Dorong UMKM Melek Digital, Pelaku Ekonomi Kreatif Dibekali QRIS dan Strategi Pemasaran Online


 Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) berkolaborasi dengan Bank Indonesia menghadirkan “Pelatihan Lanjutan Pelaku Ekonomi Kreatif” di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (11/5/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Perbesar

Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) berkolaborasi dengan Bank Indonesia menghadirkan “Pelatihan Lanjutan Pelaku Ekonomi Kreatif” di Multifunction Hall Kantor Bersama 1, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Senin (11/5/2026). Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Suasana Multifunction Hall Kantor Bersama 1 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara tampak ramai pada Senin (11/5/2026). Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif berkumpul untuk mengikuti pelatihan penguatan kapasitas usaha yang digelar melalui kolaborasi antara Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Bank Indonesia.

Kegiatan tersebut difokuskan pada pengenalan sistem pembayaran digital, transaksi non-tunai, pencatatan keuangan usaha, hingga strategi pemasaran produk melalui marketplace dan media sosial. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mendorong pelaku ekonomi kreatif agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pola transaksi digital di era modern.

Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman tentang penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran digital yang dinilai lebih praktis, aman, dan efisien bagi pelaku usaha.

Kepala Sekretariat Kerja Bersama (SKB) Bank Indonesia (BI) IKN, Aswin Gantina, mengatakan transformasi digital merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan Nusantara sebagai kota modern dan berkelanjutan.

“Bank Indonesia telah menerapkan inovasi di sistem pembayaran melalui QRIS. Semua pembayaran atau transaksi oleh UMKM bisa dilakukan menggunakan QRIS. Jadi tidak perlu lagi menggunakan uang tunai. Dengan QRIS keuntungannya sangat banyak, misalnya menghindari uang palsu, pencatatan menjadi jauh lebih rapi, serta kekinian,” ujar Aswin.

Ia menjelaskan, penggunaan sistem pembayaran digital tidak hanya memudahkan transaksi, tetapi juga membantu pelaku usaha dalam mengelola administrasi dan laporan keuangan secara lebih tertata. Selain itu, digitalisasi dinilai mampu membuka peluang pasar yang lebih luas karena usaha dapat lebih mudah terhubung dengan konsumen melalui platform digital.

Menurut Aswin, pelaku ekonomi kreatif di IKN harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperkuat daya saing usaha mereka, terutama di tengah pertumbuhan kawasan Nusantara yang terus berkembang.

“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pelaku usaha harus siap mengikuti perkembangan zaman agar bisa terus berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Ekonomi Kreatif Otorita IKN, Muhsin Pahlirungi, menyampaikan bahwa pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pelaku UMKM dan ekonomi kreatif lokal.

“Otorita IKN tidak hanya melakukan pembangunan fisik, tetapi sumber daya manusianya juga kita bangun. Otorita IKN berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam membangun sumber daya manusia, termasuk para pelaku UMKM dan pelaku ekonomi kreatif agar kapasitasnya kian meningkat ke depannya,” ujar Muhsin.

Ia menilai pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah strategis untuk membantu pelaku usaha lokal agar mampu tumbuh dan berkembang bersama pembangunan IKN. Selain meningkatkan kualitas produk, para peserta juga didorong memahami strategi pemasaran digital agar produk mereka dapat dikenal lebih luas.

Muhsin menegaskan, Otorita IKN ingin memastikan masyarakat lokal menjadi bagian utama dalam pertumbuhan ekonomi Nusantara, bukan hanya sebagai penonton di tengah pesatnya pembangunan kawasan.

“Otorita IKN akan mendampingi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif sampai mereka betul-betul bisa menjadi pemain, bukan hanya penonton,” tegasnya.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pelaku ekonomi kreatif di IKN semakin siap menghadapi tantangan era digital sekaligus mampu memanfaatkan peluang ekonomi baru yang tumbuh di Nusantara.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 52 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA