Menu ✖

Mode Gelap
36 Orang Positif Narkoba dalam Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan Samri Shaputra Dorong Samarinda Miliki TPU di Setiap Kecamatan, Raperda Pemakaman Masuk Finalisasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Wakasat Lantas Polresta Samarinda Dukung Pengawasan Kendaraan Berat di Jalan Pustaka TP PKK Balikpapan Perkuat Digitalisasi, Bagikan Masker, dan Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

IKN NUSANTARA · 21 Mei 2026 13:00 WITA ·

IKN Dipastikan Terus Berjalan, Otorita Tegaskan Tak Ada Istilah Mangkrak


 Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan komitmen keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara saat menghadiri agenda Pengukuhan Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur Periode 2025–2029 dan Dialog Media Strategis di Grand Tjokro, Balikpapan, Rabu (20/05/2026). Perbesar

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan komitmen keberlanjutan pembangunan Ibu Kota Nusantara saat menghadiri agenda Pengukuhan Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur Periode 2025–2029 dan Dialog Media Strategis di Grand Tjokro, Balikpapan, Rabu (20/05/2026).

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN — Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menegaskan komitmennya dalam melanjutkan pembangunan Nusantara sebagai ibu kota negara baru Indonesia. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, dalam forum Pengukuhan Pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Kalimantan Timur Periode 2025–2029 dan Dialog Media Strategis yang berlangsung di Grand Tjokro Balikpapan, Rabu (20/05/2026).

Dalam forum yang dihadiri insan pers, pelaku media, serta berbagai pemangku kepentingan itu, Troy menegaskan bahwa pembangunan IKN hingga kini tetap berjalan melalui tiga skema pembiayaan utama, yakni Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU), serta investasi swasta.

“Semuanya bergulir pada saat ini, artinya proses pembangunan terus bergerak. Tidak ada kata berhenti, stagnan, atau mangkrak. Inilah diksi-diksi yang harus dikoreksi oleh siapa pun,” tegas Troy.

Menurutnya, pembangunan Nusantara tidak semata-mata berfokus pada pembangunan gedung pemerintahan, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia melalui konsep besar Superhub Ekonomi Nusantara. Konsep tersebut dirancang untuk menghubungkan berbagai klaster strategis yang ada di Kalimantan Timur agar mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang inovatif dan berkelanjutan.

“Superhub Ekonomi Nusantara adalah arah pengembangan ekonomi IKN yang menghubungkan klaster-klaster strategis untuk menciptakan pertumbuhan baru yang inovatif. Tujuan daripada Ibu Kota Nusantara adalah menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang baru di Indonesia,” ujarnya.

Troy menjelaskan, pembangunan Nusantara kini tidak hanya berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga dikembangkan melalui sembilan wilayah perencanaan strategis. Kawasan tersebut meliputi pusat pemerintahan, pusat bisnis dan kesehatan, energi baru terbarukan, pusat pendidikan, kawasan riset dan inovasi, industri pangan, hingga kawasan hiburan dan pariwisata.

Pengembangan tersebut, lanjutnya, juga dirancang terintegrasi dengan daerah penyangga seperti Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Samarinda. Dengan pola konektivitas tersebut, IKN diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan ekonomi di Kalimantan Timur.

Dalam pemaparannya, Troy juga mengungkapkan sejumlah progres pembangunan yang telah berjalan di kawasan Nusantara. Mulai dari pembangunan akses jalan dan konektivitas kawasan, fasilitas kesehatan, klaster perbankan, institusi pendidikan, fasilitas ibadah, hingga penataan kawasan Sepaku terus dikerjakan secara bertahap.

Selain pembangunan fisik, Otorita IKN juga disebut terus memperkuat aspek sosial dan lingkungan. Pengembangan UMKM lokal, pengelolaan lingkungan berkelanjutan, pelestarian budaya, hingga peningkatan layanan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan Nusantara.

Pada sesi dialog, Troy turut menanggapi berbagai pertanyaan peserta terkait putusan terbaru Mahkamah Konstitusi mengenai Undang-Undang IKN dan Undang-Undang Daerah Khusus Jakarta (DKJ). Ia memastikan putusan tersebut tidak membatalkan status Nusantara sebagai ibu kota negara.

“Putusan itu justru memperkuat koridor hukum perpindahan ibu kota negara. Sesuai undang-undang, penetapan resmi perpindahan ibu kota dilakukan melalui Keputusan Presiden,” jelasnya.

Di hadapan insan pers, Troy juga menekankan pentingnya peran media dalam menjaga kualitas informasi publik terkait pembangunan IKN. Ia berharap media dapat menyampaikan informasi secara utuh, berimbang, dan berdasarkan fakta di lapangan.

“Melalui forum ini, kami sangat membutuhkan narasi tell the truth, the whole truth, and nothing but the truth. Artinya, yang disampaikan adalah fakta yang benar. Fakta hari ini adalah IKN terus berproses dan terus dibangun,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA