Menu ✖

Mode Gelap
36 Orang Positif Narkoba dalam Operasi Sarang Narkoba di Gunung Bugis Balikpapan Samri Shaputra Dorong Samarinda Miliki TPU di Setiap Kecamatan, Raperda Pemakaman Masuk Finalisasi Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan Wakasat Lantas Polresta Samarinda Dukung Pengawasan Kendaraan Berat di Jalan Pustaka TP PKK Balikpapan Perkuat Digitalisasi, Bagikan Masker, dan Dorong Pengelolaan Sampah Bernilai Ekonomi

IKN NUSANTARA · 6 Jul 2026 09:00 WITA ·

Hari Doa Nasional 2026 Ukir Sejarah di IKN, Ratusan Umat Kristiani Doakan Bangsa


 Puncak penutupan Hari Doa Nasional (HDN) V Tahun 2026 yang digelar Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) berlangsung khidmat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Minggu (5/7/2026). Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Puncak penutupan Hari Doa Nasional (HDN) V Tahun 2026 yang digelar Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) berlangsung khidmat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Minggu (5/7/2026). Foto: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Puncak penutupan Hari Doa Nasional (HDN) V Tahun 2026 yang diselenggarakan Forum Umat Kristiani Indonesia (FUKRI) berlangsung khidmat di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang diikuti sekitar 700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia ini menjadi penutup rangkaian empat hari perjalanan doa yang dimulai dari BSSC Dome Balikpapan.

Pelaksanaan HDN di Ibu Kota Nusantara (IKN) dinilai menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya mempertemukan pimpinan delapan aras gereja di kawasan calon pusat pemerintahan Indonesia. Selain dihadiri ratusan peserta secara langsung, ibadah dan doa bersama juga diikuti jemaat dari berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri melalui siaran langsung.

Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja dan Lembaga-Lembaga Injili Indonesia (PGLII) sekaligus Pimpinan FUKRI, Pdt. Tommy O. Lengkong, M.Th., mengatakan penyelenggaraan Hari Doa Nasional di IKN merupakan tonggak penting bagi perjalanan FUKRI dan umat Kristiani Indonesia.

“Ini menjadi sejarah bagi FUKRI dan umat Kristiani Indonesia untuk bersama-sama mendoakan bangsa dari IKN,” ujar Tommy dalam khotbahnya.

Ia menegaskan, doa bersama tersebut dipanjatkan bagi Indonesia, para pemimpin bangsa, serta keberlangsungan pembangunan Ibu Kota Nusantara agar berjalan sesuai harapan seluruh masyarakat.

Ketua Umum Panitia Hari Doa Nasional 2026, Fanny Jossy Kusumo, menjelaskan bahwa perjalanan doa selama empat hari bukan sekadar berpindah lokasi, tetapi menjadi proses membangun iman, mempererat persatuan, serta memperkuat kasih di tengah keberagaman.

“Hari Doa Nasional mempersatukan kita dalam kasih Tuhan, meski berasal dari latar belakang yang berbeda,” katanya.

Semangat yang sama juga disampaikan para peserta dari berbagai daerah. Pendeta Gereja Bethany Nusantara House of Restoration Kota Auckland, Selandia Baru, Marcel Kanon, mengaku hadir sebagai bagian dari gerakan doa bagi Indonesia, mulai dari Papua hingga Aceh.

“Indonesia membutuhkan doa, dan kami datang untuk mendoakan bangsa dari IKN,” ucap Marcel.

Sementara itu, Bupati Tolikara, William Wandik, yang hadir bersama rombongan rohaniawan dari Papua Pegunungan, menilai Nusantara menjadi simbol persatuan sekaligus tempat yang tepat untuk menyuarakan doa dan harapan bagi masa depan Indonesia.

“Dari Nusantara kita gaungkan doa dan pengharapan untuk Indonesia,” katanya.

Selain ibadah dan doa bersama, rangkaian puncak Hari Doa Nasional juga diisi dengan kegiatan penanaman pohon di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis KIPP Nusantara sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, mengatakan pembangunan IKN tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan melalui program reforestasi dan rewilding.

“IKN dibangun dengan tetap menjaga kelestarian alam Kalimantan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, turut menyampaikan apresiasi kepada FUKRI yang telah memilih Nusantara sebagai lokasi puncak Hari Doa Nasional 2026. Menurutnya, doa menjadi fondasi penting dalam setiap proses pembangunan.

“Pembangunan akan semakin bermakna jika diawali dengan doa,” tutur Basuki.

Melalui pelaksanaan Hari Doa Nasional di IKN, FUKRI berharap semangat persatuan, toleransi, dan doa bagi bangsa terus tumbuh seiring pembangunan Nusantara sebagai ibu kota masa depan Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA