KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengajak masyarakat memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” secara lebih substantif. Menurutnya, momentum kemerdekaan tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi pengingat untuk memperkuat persatuan, menjaga kedamaian dan meningkatkan semangat nasionalisme.
Pesan tersebut disampaikan Andi Harun saat memberikan keterangan kepada awak media, Rabu (12/8/2026). Ia menilai suasana daerah yang aman dan kondusif merupakan salah satu modal penting dalam menjalankan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Andi Harun mengawali pesannya dengan mengajak masyarakat bersyukur atas kondisi Samarinda yang tetap aman dan damai.
“Pertama, kita bersyukur,” ujar Andi Harun.
Menurutnya, persatuan dan kondusivitas daerah merupakan hal yang harus terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Terlebih, momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi ruang untuk memperkuat rasa kebersamaan di tengah berbagai dinamika sosial yang berkembang.
“Yang paling penting, daerah kita bersatu, damai dan kondusif,” katanya.
Ia menegaskan kemerdekaan Indonesia merupakan warisan berharga dari para pejuang bangsa yang diperoleh melalui perjuangan dan pengorbanan panjang. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk menjaga kemerdekaan sekaligus melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa melalui pembangunan dan kontribusi nyata.
“Bangsa ini dibangun dengan perjuangan,” tegasnya.
Andi Harun mengatakan cita-cita kemerdekaan telah dirumuskan para pendiri bangsa dan dituangkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus terus diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk melalui pembangunan di daerah.
Untuk mewujudkannya, ia menilai diperlukan kekompakan dan persatuan seluruh masyarakat. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri karena pembangunan membutuhkan dukungan dan partisipasi berbagai elemen masyarakat.
“Pertama kompak, kedua bersatu, ketiga perkuat nasionalisme,” jelasnya.
Selain menjaga persatuan, Andi Harun juga mengajak masyarakat mengambil peran positif sesuai kapasitas, profesi, tugas dan tanggung jawab masing-masing. Menurutnya, kontribusi terhadap bangsa tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan besar, tetapi dapat dimulai dari lingkungan dan bidang pekerjaan masing-masing.
“Ambil peran sesuai tugas kita masing-masing,” pungkasnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat menjadi pengingat bersama bahwa mengisi kemerdekaan merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Dengan menjaga persatuan, meningkatkan nasionalisme dan berkontribusi melalui peran masing-masing, masyarakat Samarinda diharapkan turut memperkuat pembangunan menuju Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur.
Peringatan kemerdekaan, menurut Andi Harun, pada akhirnya bukan sekadar tentang kemeriahan perayaan, tetapi tentang bagaimana semangat perjuangan para pendahulu diteruskan melalui kehidupan masyarakat yang rukun, daerah yang kondusif dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh warga.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















