KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, Viktor Yuan, mengimbau masyarakat serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah pascaterjadinya tindak pidana yang sempat menjadi perhatian publik.
Imbauan tersebut disampaikan Viktor kepada awak media usai menghadiri Apel Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 di GOR Stadion Sempaja, Samarinda, Kamis (13/8/2026).
Viktor mengatakan, persoalan yang terjadi di Kecamatan Tabang telah ditangani aparat penegak hukum. Ia mengapresiasi langkah kepolisian, termasuk jajaran Polres dan Polda Kaltim, yang telah melakukan pengamanan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Menurutnya, masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan seluruh proses kepada aparat penegak hukum agar perkara dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.
“Biarkan proses hukum berjalan,” ujar Viktor.
Ia meminta masyarakat, khususnya para tokoh adat dan tokoh masyarakat, ikut mendukung kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman selama proses hukum berlangsung. Dukungan tersebut, kata dia, dapat dilakukan dengan membantu memberikan informasi yang diperlukan aparat, sekaligus mencegah munculnya isu yang berpotensi memperkeruh keadaan.
Viktor juga menekankan pentingnya pengungkapan motif dari tindak pidana tersebut. Namun, ia mengingatkan agar persoalan hukum tidak ditarik ke dalam isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).
“Ini murni kejadian pidana, bukan persoalan SARA,” tegasnya.
Menurut Viktor, membawa perkara tersebut ke ranah SARA justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memperbesar persoalan di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak tetap tenang dan memberikan ruang kepada aparat untuk menjalankan proses penyelidikan maupun penyidikan secara profesional.
Ia secara khusus meminta para tokoh yang berada di Kecamatan Tabang mengambil peran aktif dalam meredam potensi konflik. Tokoh adat dan tokoh masyarakat dinilai memiliki posisi penting karena dapat menjadi jembatan komunikasi sekaligus memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah terprovokasi.
“Mari kita jaga Tabang tetap damai dan kondusif,” katanya.
Viktor meyakini hubungan persaudaraan antarmasyarakat di Kecamatan Tabang dapat tetap terpelihara apabila seluruh pihak mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kepentingan bersama.
Selain persoalan keamanan, Viktor juga mengingatkan bahwa Tabang memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Menurutnya, potensi tersebut harus dijaga agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan mendukung pembangunan daerah.
Karena itu, kondisi keamanan dan stabilitas wilayah dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas masyarakat maupun kegiatan ekonomi di Kecamatan Tabang.
“Tabang memiliki sumber daya alam yang besar. Mari kita jaga untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Viktor.
Ia kembali mengajak seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat Tabang untuk tidak memperpanjang persoalan di luar koridor hukum. Menurutnya, kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk memastikan Tabang tetap aman, nyaman, dan kondusif.
Viktor berharap proses hukum terhadap perkara tersebut dapat berjalan secara transparan dan profesional hingga tuntas, sementara masyarakat tetap menjaga persatuan serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















