Menu

Mode Gelap
SFA Samarinda Turunkan Atlet Lapis Kedua dan Ketiga di Kebun Ndesa Open Fun Swimming KONI Samarinda Dorong Pembinaan Atlet Usia Dini untuk Perkuat Regenerasi Menuju PON 500 Atlet Ramaikan Kebun Ndesa Open Fun Swimming, Akuatik Samarinda Dorong Kompetisi Diperbanyak Dispora Samarinda Apresiasi Kebun Ndesa Open Fun Swimming, Jadi Ajang Jaring Bibit Atlet Porprov 500 Atlet dari Tujuh Daerah Ramaikan Kebun Ndesa Open Fun Swimming 2026 di Samarinda

BERITA DAERAH · 13 Agu 2026 13:00 WITA ·

Viktor Yuan Ajak Tokoh Adat Jaga Kondusivitas Tabang, Tegaskan Kasus Bukan Konflik SARA


 Ketua Umum DAD Kalimantan Timur, Viktor Yuan, mengimbau masyarakat, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tabang, Kukar, bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan kondusivitas wilayah pascaterjadinya tindak pidana. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Umum DAD Kalimantan Timur, Viktor Yuan, mengimbau masyarakat, tokoh adat, dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tabang, Kukar, bersama-sama menjaga keamanan, persatuan, dan kondusivitas wilayah pascaterjadinya tindak pidana. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Timur, Viktor Yuan, mengimbau masyarakat serta para tokoh adat dan tokoh masyarakat di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah pascaterjadinya tindak pidana yang sempat menjadi perhatian publik.

Imbauan tersebut disampaikan Viktor kepada awak media usai menghadiri Apel Sabuk Kamtibmas Tahun 2026 di GOR Stadion Sempaja, Samarinda, Kamis (13/8/2026).

Viktor mengatakan, persoalan yang terjadi di Kecamatan Tabang telah ditangani aparat penegak hukum. Ia mengapresiasi langkah kepolisian, termasuk jajaran Polres dan Polda Kaltim, yang telah melakukan pengamanan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu mengambil tindakan sendiri dan menyerahkan seluruh proses kepada aparat penegak hukum agar perkara dapat ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

“Biarkan proses hukum berjalan,” ujar Viktor.

Ia meminta masyarakat, khususnya para tokoh adat dan tokoh masyarakat, ikut mendukung kepolisian dalam menjaga situasi tetap aman selama proses hukum berlangsung. Dukungan tersebut, kata dia, dapat dilakukan dengan membantu memberikan informasi yang diperlukan aparat, sekaligus mencegah munculnya isu yang berpotensi memperkeruh keadaan.

Viktor juga menekankan pentingnya pengungkapan motif dari tindak pidana tersebut. Namun, ia mengingatkan agar persoalan hukum tidak ditarik ke dalam isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

“Ini murni kejadian pidana, bukan persoalan SARA,” tegasnya.

Menurut Viktor, membawa perkara tersebut ke ranah SARA justru berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan memperbesar persoalan di tengah masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak tetap tenang dan memberikan ruang kepada aparat untuk menjalankan proses penyelidikan maupun penyidikan secara profesional.

Ia secara khusus meminta para tokoh yang berada di Kecamatan Tabang mengambil peran aktif dalam meredam potensi konflik. Tokoh adat dan tokoh masyarakat dinilai memiliki posisi penting karena dapat menjadi jembatan komunikasi sekaligus memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah terprovokasi.

“Mari kita jaga Tabang tetap damai dan kondusif,” katanya.

Viktor meyakini hubungan persaudaraan antarmasyarakat di Kecamatan Tabang dapat tetap terpelihara apabila seluruh pihak mengedepankan komunikasi, musyawarah, dan kepentingan bersama.

Selain persoalan keamanan, Viktor juga mengingatkan bahwa Tabang memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Menurutnya, potensi tersebut harus dijaga agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat setempat dan mendukung pembangunan daerah.

Karena itu, kondisi keamanan dan stabilitas wilayah dinilai menjadi salah satu modal penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas masyarakat maupun kegiatan ekonomi di Kecamatan Tabang.

“Tabang memiliki sumber daya alam yang besar. Mari kita jaga untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas Viktor.

Ia kembali mengajak seluruh tokoh adat, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat Tabang untuk tidak memperpanjang persoalan di luar koridor hukum. Menurutnya, kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci untuk memastikan Tabang tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Viktor berharap proses hukum terhadap perkara tersebut dapat berjalan secara transparan dan profesional hingga tuntas, sementara masyarakat tetap menjaga persatuan serta tidak terprovokasi oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Meriahkan HUT RI, PWI Kukar Satukan Anggota Lewat Lomba dan Kebersamaan

15 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g9

Evakuasi Korban Kecelakaan di Samarinda Berujung Pemukulan Wakapolsek

14 Agustus 2026 - 23:00 WITA

g6

KUA-PPAS 2027 Disepakati, Samarinda Segera Masuk Tahap Pembahasan RAPBD

14 Agustus 2026 - 22:00 WITA

g5

DPRD Samarinda Dorong Penguatan PAD di Tengah Efisiensi Anggaran 2027

14 Agustus 2026 - 21:00 WITA

g4

APBD Samarinda 2027 Diproyeksi Rp3,3 Triliun, Andi Harun Tekankan Efisiensi dan Belanja Prioritas

14 Agustus 2026 - 19:00 WITA

g1

DPRD dan Pemkot Samarinda Sepakati KUA-PPAS 2027, Penyusunan APBD Masuk Tahap Berikutnya

14 Agustus 2026 - 18:00 WITA

f99
Trending di BERITA DAERAH