Menu

Mode Gelap
Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

BERITA DAERAH · 19 Agu 2026 23:00 WITA ·

HUT ke-81 RI, Ronal Dorong Kemerdekaan yang Berkeadilan dan Menyejahterakan


 Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, mengatakan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan hak masyarakat. Foto dan Grafis : Yana Ashari – Kumalanews.id. Perbesar

Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, mengatakan HUT ke-81 RI menjadi momentum untuk memperkuat keadilan dan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” harus diwujudkan melalui peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan hak masyarakat. Foto dan Grafis : Yana Ashari – Kumalanews.id.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk kembali menegaskan pentingnya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Kota Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, saat menanggapi tema nasional HUT ke-81 RI, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Rabu (19/8/2026).

Menurut Ronal, kemerdekaan tidak cukup hanya dimaknai sebagai terbebas dari penjajahan. Lebih dari itu, kemerdekaan harus diwujudkan melalui kebijakan yang mampu memberikan rasa keadilan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok yang masih membutuhkan perhatian pemerintah.

Ia menilai kelompok rentan seperti masyarakat kurang mampu, janda yang membutuhkan bantuan, hingga anak-anak terlantar harus menjadi bagian dari perhatian negara. Menurutnya, keberpihakan kepada kelompok tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dalam mewujudkan keadilan sosial.

“Adil itu bagaimana kita memperhatikan orang-orang yang susah,” ujar Ronal.

Ronal mengatakan pemerintah perlu memastikan pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial dinilai menjadi sektor penting yang harus terus diperkuat.

Ia berharap akses pendidikan semakin luas dengan penambahan dan pemerataan fasilitas sekolah. Di sektor kesehatan, pelayanan masyarakat juga perlu ditingkatkan agar setiap anak memperoleh kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Perbanyak sekolah dan tingkatkan pelayanan kesehatan,” katanya.

Menurut Ronal, kualitas generasi muda sangat menentukan masa depan bangsa. Karena itu, pemerintah dan seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang sehat, berpendidikan, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Ia juga mengajak generasi muda mengisi kemerdekaan dengan memperkuat rasa cinta tanah air serta ikut memperjuangkan hak-hak masyarakat. Semangat kemerdekaan, kata dia, harus diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai kemampuan masing-masing.

“Mari isi kemerdekaan dengan cinta tanah air dan memperjuangkan hak masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Ronal memandang makna kemerdekaan harus diterapkan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari politik, ekonomi hingga kebudayaan. Dalam bidang politik, Indonesia dinilai harus mampu menjaga kedaulatan dan menentukan arah kebijakan nasional tanpa intervensi pihak asing.

Sementara di bidang ekonomi, ia mendorong Indonesia semakin mandiri dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang dimiliki. Kekayaan alam, menurutnya, harus dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia harus berdaulat secara politik dan mandiri secara ekonomi,” jelasnya.

Selain itu, aspek kebudayaan juga dinilai tidak kalah penting. Ronal mengingatkan agar perkembangan zaman dan modernisasi tidak membuat masyarakat kehilangan identitas serta nilai-nilai budaya bangsa.

Menurutnya, karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi adab, gotong royong, dan nilai kebudayaan perlu tetap dipertahankan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.

Pandangan tersebut, kata Ronal, sejalan dengan gagasan Trisakti Bung Karno, yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan.

“Semangat Trisakti harus terus kita jaga,” pungkasnya.

Ronal berharap momentum HUT ke-81 RI tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan kesejahteraan, serta mewujudkan kemerdekaan yang benar-benar dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Lahan di Samarinda Naik Lima Kali Lipat, 90 Persen Dipicu Aktivitas Manusia

8 September 2026 - 12:30 WITA

i31

Kemarau Panjang Ganggu Dua IPA, PTMB Siapkan 17 Truk Tangki Untuk Warga Balikpapan

7 September 2026 - 23:00 WITA

i30

Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan SAMS Sepinggan, Penumpang Turun 30 Persen

7 September 2026 - 22:00 WITA

i29

Pantai Dusit Markoni Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Bahari Unggulan Balikpapan

7 September 2026 - 21:00 WITA

i28

Penataan Lantai Enam Dan Tujuh Pasar Pagi Samarinda Gunakan Partisi, Pemkot Tunggu Data Pedagang

7 September 2026 - 20:00 WITA

i27

Komisi II DPRD Samarinda Apresiasi Komunikasi Pemkot Dan Pedagang Pasar Pagi

7 September 2026 - 19:04 WITA

i26
Trending di BERITA DAERAH