Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Kukar Optimalkan MPP di 20 Kecamatan, Urus NIB hingga Paspor Makin Mudah Pemkab Kukar Benahi Pasar Tangga Arung, Dorong Pedagang Perluas Pemasaran Lewat Kukar Go Pendaftaran Kukar Go Gratis, UMKM Tanpa NIB Diberi Waktu 90 Hari Urus Legalitas Tampilkan Seni Reog Di Jalanan, Seniman Samarinda Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tenggarong Reog Ponorogo Dan 35 Paguyuban Ikapakarti Samarinda Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tenggarong

IKN NUSANTARA · 9 Okt 2026 11:00 WITA ·

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara


 Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, bersama jajaran menyambut peserta kunjungan teknik Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (8/10/2026). Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, bersama jajaran menyambut peserta kunjungan teknik Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara, Kamis (8/10/2026). Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Peserta Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 meninjau langsung perkembangan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kamis (8/10/2026). Kunjungan teknik yang berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara tersebut menjadi kesempatan bagi para akademisi, pakar, dan praktisi untuk melihat penerapan rekayasa teknik dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, saat membacakan sambutan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan gambaran nyata mengenai transformasi pembangunan jalan dan jembatan di Nusantara.

“Kunjungan teknik ini menjadi kesempatan untuk melihat langsung transformasi pembangunan jalan dan jembatan di IKN,” ujar Bimo.

Kegiatan ini merupakan rangkaian lanjutan KRTJ ke-16 yang diselenggarakan pada 5–8 Oktober 2026 di Balikpapan. Forum yang digelar Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) tersebut mempertemukan berbagai kalangan untuk bertukar gagasan, pengalaman, serta inovasi dalam pengembangan infrastruktur jalan dan jembatan di Indonesia.

Konferensi kali ini mengangkat tema ketahanan infrastruktur jalan dan jembatan terhadap bencana serta perubahan iklim. Tema tersebut dinilai relevan dengan konsep pembangunan Nusantara sebagai forest city, smart city, dan sponge city, yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, dan pelestarian lingkungan.

Melalui kunjungan tersebut, para peserta dapat melihat bagaimana aspek rekayasa teknik diterapkan dengan tetap memperhatikan kondisi ekosistem. Sejumlah infrastruktur yang ditinjau meliputi ruas jalan tol IKN dan Jembatan Pulau Balang, yang menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas menuju kawasan Nusantara.

Sekretaris Umum HPJI, Heddy Agah, mengapresiasi perkembangan pembangunan infrastruktur yang dinilainya semakin maju dibandingkan kunjungan sebelumnya. Ia menyoroti peningkatan konektivitas jalan menuju kawasan IKN yang kini semakin berkembang.

“Dulu jalan tol belum tersambung dan masih ada akses berupa jalan tanah. Sekarang progresnya cukup baik,” ungkap Heddy.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi para anggota HPJI untuk mempelajari penerapan teknologi dan inovasi konstruksi yang dapat menjadi referensi dalam pengembangan infrastruktur di daerah masing-masing.

Dalam rangkaian kegiatan itu, rombongan meninjau pembangunan jalan tol IKN dan Jembatan Pulau Balang. Peserta kemudian melanjutkan kunjungan teknik ke Kantor Bersama serta sejumlah titik pembangunan di KIPP Nusantara, termasuk kawasan Istana Negara dan Masjid Negara.

Pengalaman berkunjung langsung ke IKN juga memberikan kesan positif bagi Salsabila, salah seorang peserta KRTJ ke-16 yang baru pertama kali datang ke Nusantara. Ia mengaku sebelumnya sempat mendengar anggapan di media sosial bahwa pembangunan IKN terhenti. Namun, setelah melihat kondisi di lapangan, ia menilai pembangunan masih terus berjalan.

“Pembangunan ibu kota membutuhkan proses dan tahapan, tidak bisa dilakukan secara instan. Jadi, kalau ingin menilai IKN, datanglah dan lihat langsung perkembangannya,” kata Salsabila.

Kunjungan teknik ini diharapkan dapat memperluas wawasan para peserta mengenai pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan yang tangguh, adaptif terhadap perubahan iklim, serta selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan tersebut menjadi ruang berbagi pengetahuan untuk mendorong inovasi dan meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur di Indonesia.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53

Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

1 Oktober 2026 - 08:30 WITA

l50

Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

27 September 2026 - 10:00 WITA

l11
Trending di IKN NUSANTARA