Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

IKN NUSANTARA · 4 Agu 2025 19:15 WITA ·

Harmoni Diaspora di Nusantara: Simfoni Kebersamaan dan Perayaan Masa Depan


 Harmoni Diaspora di Nusantara: Simfoni Kebersamaan dan Perayaan Masa Depan Perbesar

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Di bawah langit Nusantara, Congress of Indonesian Diaspora (CID) ke-8 menggelar malam kebersamaan yang penuh makna. Dalam harmoni musik tradisional, gerak tari, dan kehangatan pertemuan lintas bangsa, Nusantara menggema bukan hanya dalam nada, tetapi dalam jiwa.

Dari kolintang Sulawesi Utara hingga busana ramah lingkungan (eco-fashion) yang dikenakan oleh para peserta, suasana semarak di Plaza Seremoni IKN, Minggu (3/08/2025), menjadi penanda bahwa kota ini dibangun oleh dan untuk seluruh anak bangsa, di manapun mereka berada.

Nusantara menggema bersama diaspora. Itulah ungkapan kebersamaan yang ingin disampaikan dalam rasa persatuan pada malam itu.

Tak ada lagi warna dan perbedaan, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono melebur dalam lantunan musik Nusantara bersama peserta Indonesian Diaspora Network (IDN) Global, orang IKN—sebutan Basuki kepada masyarakat yang ada di IKN dan wilayah delineasinya—bahkan, terdapat warga negara asing (WNA) mancanegara yang turut memeriahkan.

Sai Anju Ma Au, karya Tigor Gipsy Marpaung, asal Batak pun jadi lagu pembuka yang memulai rangkaian kegiatan malam kebersamaan ini. Ada energi musik Nusantara yang timbul sehingga mendorong masyarakat ikut menari bersama.

Meski begitu, kesan inklusif tetap hangat dirasakan oleh orang-orang IKN. Ada yang mengabadikan momen pertama kali di Nusantara. Ada yang berfoto bersama, ada pula yang berbincang langsung dengan Kepala Otorita IKN, para diaspora, serta WNA yang tampil dengan atribut Nusantara ramah lingkungan (eco-fashion).

Penutupan CID ke-8 bukan hanya mengakhiri rangkaian acara, tetapi menegaskan arah IKN ke depan: bahwa kota ini tidak hanya dibangun dengan cetak biru infrastruktur, tetapi dengan semangat kebersamaan, warisan budaya, dan keterbukaan lintas bangsa. Dengan wajah yang ramah, suara yang bersatu, dan langkah yang seirama, IKN telah memperlihatkan bahwa city of the future bukan sekadar narasi, melainkan pengalaman kolektif yang hidup dan dirayakan.

Sebagaimana pesan Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, kepada para diaspora: “Saya ucapkan terima kasih banyak-banyak atas kunjungan ke IKN. Semoga, semua indahnya memori dibawah pulang. Kabarkan kepada dunia, IKN akan tetap maju ke depan.”

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA