Menu ✖

Mode Gelap
Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

IKN NUSANTARA · 29 Agu 2025 09:15 WITA ·

Menanam Harapan, Merawat Nusantara: Otorita IKN dan Petani Sepaku Tumbuhkan Asa Melalui Kopi Liberika


 Kegiatan Gerakan Tanam Kopi Liberika Sepaku dilaksanakan di Pendopo Kopi, Desa Tengin Baru, Sepaku pada hari Kamis (28/08/2025) mulai dari diskusi bersama, penanaman pohon kopi, hingga mencicipi secangkir kopi khas liberika. (Foto. Dok: Humas Otorita IKN) Perbesar

Kegiatan Gerakan Tanam Kopi Liberika Sepaku dilaksanakan di Pendopo Kopi, Desa Tengin Baru, Sepaku pada hari Kamis (28/08/2025) mulai dari diskusi bersama, penanaman pohon kopi, hingga mencicipi secangkir kopi khas liberika. (Foto. Dok: Humas Otorita IKN)

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Tak hanya Arabika dan Robusta, biji kopi Liberika hadir sebagai varietas istimewa yang kini kembali diangkat menjadi primadona. Aroma kopinya yang khas dan diseduh dengan air panas menandai dimulainya sebuah kegiatan. Bersama Komunitas Petani Kopi Liberika Sepaku, Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menggelar Gerakan Tanam Kopi Liberika Sepaku di Pendopo Kopi, Desa Tengin Baru, Sepaku, Kamis (28/08/2025).

Sebagai langkah awal, puluhan peserta ikut serta dalam gerakan ini dengan menanam 23 bibit kopi Liberika. Bibit tersebut menjadi penanda lahirnya pohon-pohon selanjutnya, sejalan dengan tema kegiatan “Melestarikan kopi Liberika sebagai produk unggulan daerah”. Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas upaya revitalisasi produk lokal masyarakat Sepaku.

Ketua Komunitas Petani Kopi Liberika Sepaku, Sugiman, menyampaikan bahwa gagasan mengembalikan “mutiara hitam” ini merupakan tindak lanjut dari dialog saat Nusantara Liberica Coffee Exhibition.

“Kami dibawa kembali ke dunia ‘hitam’ (kopi). Dulu pernah menjadi primadona dan tulang punggung bagi keluarga kami. Dan, mengapa kami memilih kopi liberika? kopi ini khusus dan tahan banting. Kami berpikir kopi ini merupakan idola, tahan penyakit, bahkan mampu hidup di lahan gambut,” ujarnya.

Hal ini mendapat sambutan positif dari Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN, Myrna Asnawati Safitri.

“Kami menyampaikan ada enam orang sebagai pendamping dari kami. Saya harap di tahun depan, komunitas ini nantinya bisa menjadi supplier pertama oleh-oleh kopi khas Nusantara,” seru Myrna. Ia juga menyebutkan adanya tiga spesies kopi Liberika yang ditanam, yaitu coffee liberica, coffee dewevrei (excelsa), dan coffee klainei.

Dalam kesempatan itu, Myrna pun melakukan survei sederhana mengenai produk konsumsi kopi harian kepada setiap peserta. Hasilnya, hanya satu orang yang mengonsumsi kopi hasil dari kebun pribadi, sementara sebagian besar lainnya masih mengonsumsi kopi hitam dari pabrikan.

Salah satu warga, Radyo, menyambut baik adanya upaya perencanaan pengelolaan usaha biji kopi ini. “Sekarang ini kan produk kopi peminatnya banyak, pemasarannya jelas. Sementara, kalau dulu kan orangnya sulit memasarkan, maka itu, sekarang melalui program ini harapannya mendapatkan penampungan dan arahan yang lebih jelas,” ulasnya.

Melalui gerakan ini, Otorita IKN menegaskan komitmen untuk bergerak bersama masyarakat di wilayah delineasi. Dari usaha sederhana menampilkan berbagai produk kopi, kini masyarakat Sepaku menatap harapan baru, yaitu menghadirkan kopi Liberika sebagai oleh-oleh khas pertama dari tanah Nusantara di tahun mendatang.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
Artikel ini telah dibaca 32 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA