Menu

Mode Gelap
Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi Erau 2026 Ditargetkan Tembus 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata dan UMKM Tiga Ormas Daerah Protes Tak Dilibatkan Kirab Erau 2026, Pemkab Kukar Beri Penjelasan Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

BERITA DAERAH · 2 Okt 2025 14:15 WITA ·

Pemkot Samarinda Perketat Pengawasan Penyaluran Program Makanan Bergizi Gratis


 Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis untuk siswa penerima manfaat di Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan kualitas bahan baku dan proses distribusi guna memastikan program berjalan aman dan sesuai standar. (Hendrikus Gantur/ Fairuzzabady/Kumalanews.id) Perbesar

Petugas menyiapkan makanan bergizi gratis untuk siswa penerima manfaat di Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda memperketat pengawasan kualitas bahan baku dan proses distribusi guna memastikan program berjalan aman dan sesuai standar. (Hendrikus Gantur/ Fairuzzabady/Kumalanews.id)

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memperketat pengawasan terhadap penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia. Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi atas potensi permasalahan keamanan pangan yang sebelumnya sempat terjadi di sejumlah daerah lain.

Pengawasan distribusi MBG di Samarinda melibatkan berbagai pihak untuk memastikan proses penyaluran berjalan lancar, aman, serta memberikan manfaat maksimal bagi pertumbuhan anak-anak penerima program.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menegaskan bahwa perhatian khusus perlu diberikan pada tahap persiapan bahan baku makanan. Menurutnya, kesalahan dalam pengelolaan bahan baku dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan siswa. Karena itu, ia menekankan perlunya perbaikan menyeluruh terhadap sistem operasional yang digunakan oleh para vendor lokal.

“Kesalahan dalam pengelolaan bahan baku sangat berdampak negatif bagi para siswa. Karena itu pengawasan harus diperketat. Vendor juga harus menyediakan freezer untuk menjaga kualitas dan kesegaran bahan makanan,” tegas Andi Harun.

Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Samarinda, Suwarso, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pengawasan ketat di lapangan. Selain itu, Satgas juga menggelar pelatihan bagi vendor dan petugas pengawas guna memastikan seluruh pihak memahami standar yang telah ditetapkan.

“Evaluasi dan perbaikan sistem akan terus dilakukan. Kami juga mengimbau vendor untuk selalu mematuhi ketentuan yang ada demi keberhasilan program ini,” ujar Suwarso.

Dengan pengawasan ketat serta sistem yang terus diperbaiki, Pemkot Samarinda berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan menjadi solusi nyata bagi pemenuhan gizi anak-anak di kota ini.

 

Pewarta : Hendrikus Gantur
Editor  : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali

20 September 2026 - 18:00 WITA

k60

Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi

20 September 2026 - 17:00 WITA

k59

Erau 2026 Ditargetkan Tembus 40 Ribu Pengunjung, Dispar Kukar Perkuat Promosi Wisata dan UMKM

20 September 2026 - 16:00 WITA

k57

Tiga Ormas Daerah Protes Tak Dilibatkan Kirab Erau 2026, Pemkab Kukar Beri Penjelasan

20 September 2026 - 15:00 WITA

k51

Erau 2026 Masuk KEN, Hetifah Dorong Budaya Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif

20 September 2026 - 14:00 WITA

k50

Rendi Solihin Dorong One District One Festival untuk Perkuat Pariwisata Kukar

20 September 2026 - 13:00 WITA

k49
Trending di BERITA DAERAH