Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027 Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

IKN NUSANTARA · 1 Mar 2026 13:00 WITA ·

Semangkuk Bubur Nusantara: Takjil Ramadan yang Menyatukan Umat di Masjid Negara IKN


 Bubur Nusantara menjadi takjil khas yang disajikan di Masjid Negara IKN. Setiap hari, sekitar 700 porsi disiapkan untuk warga yang datang berbuka puasa bersama. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Bubur Nusantara menjadi takjil khas yang disajikan di Masjid Negara IKN. Setiap hari, sekitar 700 porsi disiapkan untuk warga yang datang berbuka puasa bersama. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Wangi rempah yang berpadu dengan nasi tanak mengepul hangat dari dapur Masjid Negara IKN, Sabtu (28/02/2026). Di pelataran masjid terbuka, beberapa juru masak tampak telaten mengaduk Bubur Nusantara, menu takjil khas yang selalu dinantikan masyarakat.

Bubur berwarna cokelat muda dengan taburan bubuk rempah keemasan itu dimasak selama kurang lebih satu setengah jam. Setiap hari, sekitar 700 porsi disiapkan untuk warga yang datang berbuka puasa. Hangatnya bukan hanya terasa di lidah, tetapi juga menghadirkan rasa kebersamaan yang perlahan tumbuh di pelataran masjid menjelang azan Magrib.

Rempah-rempah yang diracik dalam bumbu kari menjadi kunci kelezatannya. Resepnya berasal dari Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, diwariskan turun-temurun dan biasanya hanya dihidangkan saat Ramadan tiba. Dari dapur sederhana itulah, cita rasa lokal menemukan panggungnya di Ibu Kota Nusantara.

Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menyebut kehadiran Bubur Nusantara sebagai bagian dari upaya mengangkat kearifan lokal.

“Kita mencoba mengangkat kearifan lokal sekitar IKN dan Kalimantan Timur, harapannya semakin dikenal luas. Masyarakat umum silakan datang ke Masjid Negara. Kami ikhtiarkan tempat ini menjadi simbol harmonisasi dan keberagaman,” ujarnya.

Bagi Muhammad Tasrik, salah satu juru masak, aroma kari rempah adalah identitas Bubur Nusantara.

“Bumbu utamanya adalah bumbu kari yang membuat wanginya semakin tercium,” katanya sambil terus mengaduk bubur di kuali besar.

Menjelang waktu berbuka, masyarakat mulai berdatangan. Pegawai, pekerja konstruksi, keluarga, hingga anak-anak duduk berdampingan tanpa sekat. Tidak hanya umat Muslim, masyarakat non-Muslim pun turut hadir menikmati suasana kebersamaan Ramadan. Semangkuk bubur menjadi jembatan sederhana yang mempertemukan beragam latar belakang dalam satu ruang yang sama.

Muslih, pekerja housekeeping di Rusun ASN, mengaku selalu menantikan momen berbuka di Masjid Negara IKN.

“Seru sekali berbuka di sini. Ramai masyarakat datang mencicipi takjil dengan menu beragam. Bubur Nusantara rasanya enak banget, gurih, bikin nagih,” ujarnya dengan senyum.

Selain rasanya yang khas, akses yang mudah menuju masjid membuatnya dan rekan-rekan rutin datang untuk berbuka bersama.

Di Nusantara yang tengah bertumbuh ini, Bubur Nusantara bukan sekadar hidangan pembuka puasa. Ia menjadi simbol bahwa Nusantara dibangun untuk semua, tanpa membedakan ras, agama, maupun golongan. Dalam satu atap Masjid Negara IKN, keberagaman dirayakan dengan cara yang paling sederhana: duduk bersama dan berbagi semangkuk bubur hangat.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA