Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027 Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

IKN NUSANTARA · 28 Mar 2026 13:00 WITA ·

Libur Lebaran Dongkrak Ekonomi IKN, UMKM Raup Omzet hingga Puluhan Juta per Hari


 Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara Perbesar

Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Momentum libur Idulfitri 1447 Hijriah membawa berkah bagi pelaku usaha di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Tingginya antusiasme masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan turut mendorong geliat ekonomi, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Lonjakan jumlah pengunjung selama libur Lebaran tidak hanya menciptakan keramaian di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan pendapatan masyarakat lokal.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik sekaligus Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menyebut arus kunjungan masyarakat menjadi faktor utama penggerak ekonomi di kawasan tersebut.

“Arus kunjungan masyarakat yang datang untuk melihat langsung progres pembangunan tidak hanya menciptakan keramaian, tetapi juga menguatkan aktivitas ekonomi, terutama bagi pelaku UMKM. Kami melihat kunjungan ini mendorong peningkatan pendapatan masyarakat setempat,” ujar Troy, Sabtu (28/03/2026).

Sejumlah pelaku UMKM mengaku merasakan langsung dampak positif tersebut. Kevin, pedagang di Rumah Makan Global yang berjualan di area glamping, menyebut omzetnya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung.

“Awalnya kami memulai dengan omzet sekitar Rp1 juta per hari. Namun, melihat tingginya antusiasme pengunjung, kami meningkatkan kualitas dan jumlah produk, sehingga omzet kini bisa melampaui Rp1 juta per hari,” katanya.

Hal serupa disampaikan Nita, pelaku usaha dari Café Sepaku Empat. Ia mengungkapkan lonjakan penjualan terjadi pada hari-hari awal Lebaran.

“Awalnya omzet sekitar Rp1,8 juta per hari. Namun, selama hari pertama hingga ketiga Lebaran, omzet meningkat signifikan menjadi sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta per hari,” ujarnya.

Menurut Nita, produk mochi menjadi favorit pengunjung, terutama anak-anak. “Meskipun proses pembuatannya cukup lama, penjualannya sangat cepat karena banyak diminati,” tambahnya.

Peningkatan omzet juga dirasakan Wahyu, penjual dawet ayu “Bang Brewok” di Plaza Seremoni. Ia mencatat pendapatan hariannya mencapai Rp10 hingga Rp12 juta selama periode liburan.

Sementara itu, Dina, pelaku UMKM souvenir Nusantara, menyebut omzet usahanya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa, terutama dari penjualan baju bertema Nusantara.

Di sektor kuliner modern, Ichi dari Goffee Latte dan BJ Resto juga mengaku mengalami lonjakan pendapatan saat libur dan adanya kegiatan di kawasan IKN.

“Kalau momen liburan atau ada event, omzet bisa tembus Rp10 sampai Rp15 juta. Kalau hari biasa tanpa event, sekitar Rp2 sampai Rp3 juta,” jelasnya.

Sri Mus Mulyawati dari D’sweet Nusantara turut merasakan dampak serupa. Ia mengatakan menu bakwan Malang menjadi daya tarik utama yang membuat pengunjung kembali datang.

“Rasanya bikin kangen, itu testimoni pengunjung sendiri. Katanya kalau ke IKN, yang diingat bakwan Malang D’sweet,” ujarnya.

Ia menambahkan, selama Lebaran omzet usahanya bisa mencapai Rp10 hingga Rp20 juta per hari. “Banyak pengunjung datang kembali karena mengingat menu kami,” katanya.

Sri juga menyoroti pentingnya aksesibilitas menuju kawasan IKN. Menurutnya, pembukaan akses jalan selama periode libur turut berkontribusi terhadap tingginya jumlah kunjungan.

Menanggapi hal tersebut, Troy Pantouw menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha yang telah berpartisipasi membuka usaha di kawasan IKN.

“Otorita IKN memberikan apresiasi kepada pelaku usaha yang telah membuka outlet di berbagai titik di KIPP, baik pelaku UMKM makanan, minuman, maupun penjual merchandise dari warga sekitar,” ujarnya.

Ia menegaskan, peningkatan aktivitas ekonomi ini bukan sekadar berkah musiman, tetapi juga mencerminkan optimisme terhadap masa depan IKN.

“Ini bukan sekadar berkah liburan, tetapi juga menandai optimisme untuk berusaha dan berinvestasi di Ibu Kota Nusantara. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memulai usaha dan berinvestasi di sini,” tegas Troy.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA