Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 24 Mei 2026 20:00 WITA ·

Kukar Perkuat Layanan Kesehatan, Radioterapi hingga Labkesmas Siap Dikembangkan


 Aulia Rahman Basri memberikan keterangan terkait upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam meningkatkan layanan kesehatan melalui pengembangan fasilitas rumah sakit, pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat, serta pemenuhan tenaga dokter di wilayah pedalaman, Minggu (24/5/2026). Foto: Fairuzzabady. Perbesar

Aulia Rahman Basri memberikan keterangan terkait upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam meningkatkan layanan kesehatan melalui pengembangan fasilitas rumah sakit, pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat, serta pemenuhan tenaga dokter di wilayah pedalaman, Minggu (24/5/2026). Foto: Fairuzzabady.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong peningkatan layanan kesehatan melalui pengembangan fasilitas rumah sakit, pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat, hingga pemenuhan tenaga dokter di wilayah pedalaman.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, usai melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia terkait pengembangan sektor kesehatan di Kukar.

Aulia mengatakan, salah satu fokus utama yang dibahas adalah pengembangan layanan radioterapi di Rumah Sakit A.M. Parikesit. Saat ini, rumah sakit tersebut menjadi satu-satunya rumah sakit di Kukar yang memiliki layanan radioterapi untuk pasien kanker.

“Harapan kami, layanan radioterapi ini bisa mengurangi antrean pasien,” ujarnya, Minggu (24/5/2026).

Menurutnya, selama ini masyarakat yang membutuhkan layanan radioterapi harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan jadwal penanganan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie. Bahkan waktu tunggu pasien disebut bisa mencapai tiga bulan.

Dengan hadirnya layanan radioterapi di Kukar, pemerintah berharap masyarakat, khususnya para penyintas kanker, dapat memperoleh pelayanan kesehatan lebih cepat tanpa harus antre terlalu lama di rumah sakit provinsi.

Selain pengembangan radioterapi, Pemkab Kukar juga mendapatkan dukungan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) terintegrasi dari pemerintah pusat.

Aulia menjelaskan, pemerintah daerah akan menyiapkan lahan pembangunan, sedangkan gedung dan fasilitas laboratorium akan dibangun oleh Kementerian Kesehatan.

“Labkesmas ini direncanakan dibangun pada tahun 2027,” katanya.

Ia menambahkan, keberadaan laboratorium tersebut nantinya diharapkan mampu memperkuat sistem layanan kesehatan masyarakat di Kukar secara terpadu. Pemerintah daerah juga akan menyiapkan tenaga kesehatan terbaik untuk mendukung operasional laboratorium tersebut.

Dalam audiensi itu, Pemkab Kukar juga membahas persoalan kekurangan tenaga dokter di sejumlah wilayah. Saat ini masih terdapat dua puskesmas yang belum memiliki dokter, yakni Puskesmas Tabang dan Puskesmas Muara Uwis.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah daerah berencana melakukan perekrutan dokter melalui mekanisme pengadaan sesuai regulasi yang berlaku.

“Kami segera mencari solusi untuk mengatasi kekurangan dokter,” tegas Aulia.

Tak hanya itu, Pemkab Kukar juga mendorong agar Rumah Sakit A.M. Parikesit dapat berkembang menjadi rumah sakit rujukan regional bagi kabupaten dan kota di sekitar Kukar.

Menurut Aulia, saat ini RS Parikesit telah berstatus rumah sakit kelas B. Namun masih diperlukan tambahan dokter subspesialis dan sejumlah peralatan medis untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

Ia menyebut pemerintah pusat telah menyatakan komitmennya untuk membantu pemenuhan kebutuhan tenaga subspesialis dan fasilitas kesehatan penunjang.

“Kami ingin pelayanan kesehatan di Kukar bisa menyaingi rumah sakit provinsi,” ucapnya.

Aulia menegaskan, seluruh langkah pengembangan tersebut dilakukan agar masyarakat Kukar mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih cepat, lengkap, dan berkualitas tanpa harus keluar daerah.

Selain itu, Pemkab Kukar juga terus melanjutkan program berobat gratis menggunakan KTP yang diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan daerah.

“Harapan kami, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan terbaik langsung di Kukar,” tutupnya.

 

Pewarta & Editor: Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH