KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Viktor Yuan, mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda agar memberikan perhatian lebih besar kepada pengusaha dan pelaku usaha lokal dalam setiap peluang ekonomi yang berkembang di Kota Tepian.
Menurut Viktor, keterbukaan terhadap investasi dan peluang usaha tetap penting. Namun, perkembangan ekonomi di Samarinda diharapkan tidak mengesampingkan keberadaan pelaku usaha lokal yang selama ini telah menjalankan kegiatan usahanya dan turut menggerakkan perekonomian daerah.
Hal tersebut disampaikan Viktor kepada awak media, Rabu (7/10/2026), usai menghadiri Milad ke-1 sekaligus Pengukuhan Pengurus Persaudaraan Paguyuban Blitar Kalimantan Timur (PPBK) Masa Bakti 2026-2031 di Gedung Taman Budaya Provinsi Kalimantan Timur, Jalan Kemakmuran, Samarinda.
Viktor menegaskan, pada prinsipnya setiap peluang usaha dapat diikuti oleh siapa saja. Meski demikian, pemerintah daerah dinilai perlu memberikan keberpihakan kepada pengusaha lokal agar mereka tetap memiliki ruang untuk berkembang.
“Semua peluang usaha terbuka untuk siapa pun. Tapi saya minta, utamakan pengusaha lokal,” ujar Viktor.
Selain sektor usaha, Viktor turut menyoroti keberadaan kendaraan dan transportasi lokal yang selama ini melayani kebutuhan masyarakat Samarinda. Ia meminta Pemkot tidak hanya memperhatikan masuknya moda atau pelaku usaha transportasi baru, tetapi juga memastikan transportasi lokal tetap mendapatkan ruang untuk bertahan.
Menurutnya, angkutan kota (angkot) masih memiliki peran dalam mendukung mobilitas masyarakat. Ia mencontohkan kondisi transportasi angkot di Bogor yang dinilai masih mampu bertahan dan beroperasi hingga saat ini.
“Utamakan kendaraan lokal dan hidupkan angkot yang ada di Samarinda,” tegasnya.
Viktor menilai, perkembangan sektor transportasi perlu diikuti dengan kebijakan yang cermat, terutama ketika terdapat peluang usaha yang melibatkan transportasi antardaerah. Pemerintah, kata dia, perlu mempertimbangkan kondisi pelaku usaha dan sopir lokal agar persaingan yang muncul tetap berlangsung secara sehat.
Ia mengingatkan, kondisi ekonomi yang dinamis dapat meningkatkan persaingan di antara pelaku usaha. Karena itu, pemerintah daerah harus mampu membaca kebutuhan dan potensi persoalan sejak awal sehingga kebijakan yang diambil tidak menimbulkan konflik di lapangan.
“Pemerintah harus jeli melihat persaingan usaha, terutama dalam kondisi ekonomi seperti sekarang,” jelasnya.
Viktor berharap Pemkot Samarinda dapat menyusun kebijakan yang mampu menjaga keseimbangan antara keterbukaan peluang usaha dan perlindungan terhadap pelaku usaha lokal. Hal tersebut dinilai penting agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat dirasakan secara lebih merata oleh masyarakat Samarinda.
Menurutnya, perhatian terhadap transportasi lokal juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan mata pencaharian para pengusaha, sopir, dan pekerja yang menggantungkan penghasilan dari sektor tersebut.
“Jangan sampai terjadi gesekan antar-pengusaha, sopir, maupun kendaraan angkot,” pungkas Viktor.
ADV DPRD Kota Samarinda Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















