Menu ✖

Mode Gelap
Pemkab Kukar Optimalkan MPP di 20 Kecamatan, Urus NIB hingga Paspor Makin Mudah Pemkab Kukar Benahi Pasar Tangga Arung, Dorong Pedagang Perluas Pemasaran Lewat Kukar Go Pendaftaran Kukar Go Gratis, UMKM Tanpa NIB Diberi Waktu 90 Hari Urus Legalitas Tampilkan Seni Reog Di Jalanan, Seniman Samarinda Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tenggarong Reog Ponorogo Dan 35 Paguyuban Ikapakarti Samarinda Galang Dana untuk Korban Kebakaran Tenggarong

IKN NUSANTARA · 9 Okt 2026 12:30 WITA ·

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan


 Kepala Otorita IKN, M. Basuki Hadimuljono, menghadiri Borneo Economic Forum 2026 di Kuching, Sarawak, Rabu (7/10/2026). Dalam penutupan forum, Nusantara diumumkan sebagai tuan rumah Borneo Economic Forum 2027. Foto: Humas Otorita IKN. Perbesar

Kepala Otorita IKN, M. Basuki Hadimuljono, menghadiri Borneo Economic Forum 2026 di Kuching, Sarawak, Rabu (7/10/2026). Dalam penutupan forum, Nusantara diumumkan sebagai tuan rumah Borneo Economic Forum 2027. Foto: Humas Otorita IKN.

KUMALANEWS.ID, KUCHING – Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Borneo Economic Forum 2027. Penetapan tersebut diumumkan dalam rangkaian penutupan Borneo Economic Forum 2026 bertema Shaping the Future of Borneo yang berlangsung di Hotel Hilton, Kuching, Rabu (7/10/2026).

Penunjukan IKN sebagai lokasi penyelenggaraan berikutnya menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi lintas wilayah di Pulau Borneo. Forum tersebut akan menjadi penyelenggaraan ketiga setelah sebelumnya digelar pada 2023 dan 2026.

Borneo Economic Forum merupakan forum yang mempertemukan pelaku usaha, pembuat kebijakan, serta berbagai pemangku kepentingan dari Indonesia, Malaysia, khususnya Sabah dan Sarawak, serta Brunei Darussalam. Pertemuan ini menjadi wadah untuk membahas berbagai potensi kerja sama, mulai dari perdagangan, investasi, konektivitas, hingga pengembangan ekonomi kawasan.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara, Basuki Hadimuljono, dalam forum tersebut memaparkan perkembangan pembangunan IKN yang kini memasuki tahap kedua. Ia menegaskan, pembangunan Nusantara tidak hanya berorientasi pada pembentukan pusat pemerintahan baru, tetapi juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan ekosistem investasi di Kalimantan Timur.

Menurut Basuki, posisi IKN yang berada di antara Kota Balikpapan dan Samarinda memiliki nilai strategis dalam mendukung konektivitas serta pertumbuhan ekonomi kawasan. Keberadaan IKN diharapkan mampu menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi baru sekaligus membuka peluang investasi jangka panjang bagi pelaku usaha dalam negeri maupun internasional.

“Nusantara tidak hanya dibangun sebagai ibu kota pemerintahan, tetapi juga untuk membuka peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang,” ujar Basuki.

Ia juga menilai, perkembangan pembangunan yang telah dicapai menjadi fondasi penting untuk melanjutkan pembangunan IKN sekaligus memperluas keterlibatan berbagai pihak dalam pengembangan kawasan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Basuki mengundang para pemimpin, pelaku bisnis, dan perwakilan institusi yang mengikuti forum untuk berkunjung langsung ke IKN. Kunjungan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran nyata mengenai progres pembangunan Nusantara sekaligus membuka ruang komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan Otorita IKN.

“Progres pembangunan saat ini menjadi fondasi untuk tahap berikutnya. Saya mengundang para pemimpin dan pelaku bisnis untuk mengunjungi Nusantara serta menjajaki peluang kerja sama,” katanya.

Perkuat Kerja Sama Ekonomi Borneo

Penyelenggaraan Borneo Economic Forum 2027 di IKN diharapkan menjadi momentum untuk mempererat hubungan ekonomi antara Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Melalui forum tersebut, para pemangku kepentingan akan memiliki ruang untuk bertukar gagasan, mengidentifikasi potensi bersama, serta mendorong kerja sama yang lebih konkret.

Berbagai isu strategis, seperti peningkatan perdagangan lintas batas, penguatan konektivitas antarwilayah, pengembangan investasi, dan pemanfaatan potensi ekonomi Borneo, berpeluang menjadi bagian dari pembahasan dalam forum mendatang.

Bagi IKN, menjadi tuan rumah forum ekonomi regional ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan perkembangan pembangunan Nusantara kepada komunitas bisnis dan mitra potensial dari negara-negara tetangga.

Dengan keterlibatan berbagai pihak dari kawasan Borneo, forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertemuan dan pertukaran gagasan, tetapi juga mendorong terbentuknya kemitraan yang memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Borneo.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53

Basuki Sambut Mahasiswa Angkatan Pertama Universitas Gunadarma IKN

1 Oktober 2026 - 08:30 WITA

l50

Festival Cabai Nusantara 2026 Hadir Di IKN, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Lokal

27 September 2026 - 10:00 WITA

l11
Trending di IKN NUSANTARA