Menu ✖

Mode Gelap
Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan 17 Orang Positif Narkoba Saat Operasi Ketiga di Gunung Bugis, Polda Kaltim Siapkan Rehabilitasi Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

BERITA DAERAH · 10 Okt 2026 15:00 WITA ·

Helmi Abdullah Apresiasi Arusbawah Energy Forum 2026, Dorong Penguatan Ekonomi Samarinda


 Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengapresiasi Arusbawah Energy Forum 2026 di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (10/10/2026). Forum bertema “Menjadi Tuan Rumah di Negeri Energi: Dari Perut Bumi ke PAD” ini menjadi wadah diskusi dan pertukaran gagasan untuk mendukung pembangunan daerah. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengapresiasi Arusbawah Energy Forum 2026 di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, Sabtu (10/10/2026). Forum bertema “Menjadi Tuan Rumah di Negeri Energi: Dari Perut Bumi ke PAD” ini menjadi wadah diskusi dan pertukaran gagasan untuk mendukung pembangunan daerah. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengapresiasi penyelenggaraan Arusbawah Energy Forum 2026 bertema “Menjadi Tuan Rumah di Negeri Energi” dengan subtema “Dari Perut Bumi ke PAD”. Forum yang berlangsung di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (10/10/2026), tersebut dinilai menjadi ruang strategis untuk membahas persoalan energi sekaligus menghimpun gagasan bagi pembangunan daerah.

Usai menghadiri kegiatan tersebut, Helmi menilai forum yang menghadirkan berbagai pembicara dan peserta itu memberikan banyak masukan yang dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah serta pemangku kepentingan. Menurutnya, diskusi mengenai energi penting untuk mendorong lahirnya solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi daerah, termasuk terkait ketersediaan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

“Kami mengapresiasi Arus Bawah yang telah menyelenggarakan kegiatan positif ini. Banyak masukan dari pembicara maupun peserta, khususnya terkait persoalan energi,” ujar Helmi.

Ia menyoroti antrean BBM yang kerap terjadi di Samarinda. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius melalui upaya penambahan kuota serta perbaikan distribusi agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan lebih baik.

Helmi juga menyinggung paparan Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengenai harapan penambahan kuota BBM. Namun, angka penambahan kuota yang disebutkan dalam transkrip keterangan masih perlu dikonfirmasi, termasuk satuan dan konteksnya, sebelum dijadikan informasi dalam pemberitaan.

Lebih lanjut, Helmi menegaskan bahwa kebijakan pengelolaan energi dan pertambangan perlu disesuaikan dengan karakteristik serta potensi masing-masing daerah. Menurutnya, tidak semua wilayah memiliki peluang yang sama dalam mengandalkan sektor pertambangan sebagai penggerak perekonomian.

Khusus Kota Samarinda, keterbatasan lahan pertambangan membuat pemerintah daerah perlu memperkuat sektor ekonomi alternatif yang memiliki potensi untuk meningkatkan pendapatan daerah dan membuka peluang usaha bagi masyarakat.

“Untuk Samarinda, kita lebih menekankan pengembangan usaha mikro dan sektor lainnya, seperti pariwisata, kuliner, perhotelan, serta perindustrian, karena lahan tambang kita terbatas,” jelasnya.

Ia menambahkan, daerah lain di Kaltim yang memiliki potensi pertambangan lebih besar dapat mengembangkan sektor tersebut sesuai kondisi wilayah dan kebijakan masing-masing. Sementara itu, Samarinda perlu mengoptimalkan sektor nonpertambangan agar pertumbuhan ekonomi tetap berjalan secara berkelanjutan.

Helmi berharap Arusbawah Energy Forum dapat terus diselenggarakan sebagai wadah pertukaran gagasan, kritik, dan masukan yang konstruktif. Ia juga berharap diskusi yang berlangsung tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi dapat menghasilkan rekomendasi yang relevan bagi kebijakan pembangunan.

Melalui forum tersebut, pembahasan mengenai energi dan pemanfaatan sumber daya alam diharapkan dapat berjalan seiring dengan penguatan ekonomi daerah. Bagi Samarinda, pengembangan sektor pariwisata, kuliner, perhotelan, dan industri menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97

Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan

16 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n85

Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan

16 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n84

Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027

16 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n80

Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla

16 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n83
Trending di BERITA DAERAH