Menu ✖

Mode Gelap
Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota Pemkot Balikpapan Dorong Digitalisasi Data Bansos, Tekan Risiko Salah Sasaran 131 Paguyuban Jadi Kekuatan Balikpapan, Bagus Susetyo Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Lestarikan Budaya ISPA Tembus 3.100 Kasus, Dinkes Balikpapan Imbau Warga Waspadai Paparan Asap Karhutla Aris Mulyanata Imbau Warga Samarinda Tidak Membakar Sampah Sembarangan

BERITA DAERAH · 14 Okt 2026 13:30 WITA ·

Deni Hakim Anwar Imbau Warga Waspada Asap Karhutla, Cegah Pembakaran Lahan di Samarinda


 Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengimbau masyarakat mewaspadai dampak asap karhutla serta berperan aktif mencegah kebakaran lahan. Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah, petugas, dan masyarakat untuk melindungi kesehatan warga serta menjaga lingkungan selama musim kemarau. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengimbau masyarakat mewaspadai dampak asap karhutla serta berperan aktif mencegah kebakaran lahan. Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah, petugas, dan masyarakat untuk melindungi kesehatan warga serta menjaga lingkungan selama musim kemarau. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kota Samarinda. Selain melindungi kesehatan dari paparan asap, masyarakat diminta berperan aktif mencegah kebakaran agar tidak terus berulang, terutama selama musim kemarau.

Imbauan tersebut disampaikan Deni kepada awak media, Rabu (14/10/2026). Ia menegaskan, penanganan karhutla membutuhkan sinergi antara pemerintah kota, petugas terkait, dan masyarakat untuk mengantisipasi kebakaran sekaligus meminimalkan dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan warga.

Menurut Deni, pemerintah kota perlu memperkuat koordinasi dalam upaya pencegahan dan penanganan karhutla. Di sisi lain, masyarakat juga harus mengambil langkah perlindungan diri, khususnya ketika kualitas udara terganggu akibat asap kebakaran.

Ia menyarankan warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah. Masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan juga diminta lebih berhati-hati dan membatasi kegiatan di luar ruangan apabila kondisi udara tidak memungkinkan.

“Gunakan masker saat berada di luar rumah. Bagi warga yang memiliki gangguan kesehatan, sebaiknya membatasi aktivitas di luar ruangan,” ujar Deni.

Selain menyoroti dampak asap, Deni juga mengingatkan dugaan praktik pembakaran lahan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk kepentingan pematangan lahan. Ia menyebut kebakaran telah berulang di sejumlah kawasan, di antaranya Samarinda Utara, Sambutan, dan Palaran.

Menurutnya, praktik pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak luas, mulai dari pencemaran udara, gangguan kesehatan, hingga kerusakan lingkungan. Karena itu, upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama dan tidak hanya mengandalkan pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran.

“Jangan membakar lahan untuk kepentingan pematangan lahan. Mari bersama-sama menjaga Samarinda karena dampaknya bisa merugikan banyak orang,” tegasnya.

Deni juga mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar dengan melaporkan indikasi kebakaran sedini mungkin kepada petugas berwenang. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat segera dilakukan sebelum api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Ia berharap keterlibatan aktif masyarakat dapat membantu menekan potensi karhutla di Samarinda. Pengawasan lingkungan secara bersama-sama juga diperlukan untuk mencegah terulangnya kebakaran di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.

Di samping penanganan karhutla, Deni mengingatkan pemerintah kota dan masyarakat agar memanfaatkan masa kemarau untuk mempersiapkan diri menghadapi musim hujan. Salah satu langkah yang perlu dilakukan ialah membenahi infrastruktur drainase dan membersihkan saluran air dari sampah yang berpotensi menghambat aliran air.

Menurutnya, persiapan menghadapi banjir perlu dilakukan sejak dini melalui perbaikan saluran drainase, pembersihan lingkungan, serta kegiatan gotong royong yang melibatkan masyarakat di berbagai kawasan.

“Selagi belum memasuki musim hujan, mari persiapkan penanganan banjir. Drainase perlu dibenahi dan saluran air dibersihkan sejak sekarang,” pungkasnya.

Deni berharap sinergi pemerintah dan masyarakat dapat berjalan secara berkelanjutan, baik dalam mencegah karhutla selama musim kemarau maupun mengurangi risiko banjir saat musim hujan. Dengan langkah antisipasi yang dilakukan sejak dini, keselamatan warga dan kondisi lingkungan Kota Samarinda diharapkan dapat lebih terjaga.

 

ADV DPRD Kota Samarinda
Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Dorong Digitalisasi Data Bansos, Tekan Risiko Salah Sasaran

14 Oktober 2026 - 18:00 WITA

n57

131 Paguyuban Jadi Kekuatan Balikpapan, Bagus Susetyo Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Lestarikan Budaya

14 Oktober 2026 - 17:30 WITA

n55

ISPA Tembus 3.100 Kasus, Dinkes Balikpapan Imbau Warga Waspadai Paparan Asap Karhutla

14 Oktober 2026 - 17:00 WITA

n56

Aris Mulyanata Imbau Warga Samarinda Tidak Membakar Sampah Sembarangan

14 Oktober 2026 - 16:30 WITA

n48

Deni Hakim Anwar Dorong Integrasi Data OPD, Cegah Jalan Samarinda Dibongkar Berulang

14 Oktober 2026 - 16:00 WITA

n45

Penempatan Lapak Pasar Pagi Samarinda Dievaluasi, Pedagang Usulkan Lokasi Berdekatan

14 Oktober 2026 - 15:30 WITA

42
Trending di BERITA DAERAH