KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Proses validasi dan verifikasi data atlet yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kalimantan Timur 2026 terus berjalan. Berdasarkan data yang dipantau hingga Jumat (16/10/2026), sebanyak 9.082 atlet dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Timur telah mengajukan data pendaftaran untuk mengikuti ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda, Wahyudi, menyampaikan perkembangan tersebut sebagai bagian dari pemantauan kesiapan administrasi atlet menjelang pelaksanaan Porprov VIII Kaltim 2026. Proses verifikasi dilakukan untuk memastikan data yang diajukan setiap kontingen memenuhi persyaratan sebelum atlet mengikuti pertandingan.
Dari total 9.082 atlet yang telah mengajukan data, sebanyak 8.468 atlet dinyatakan lolos verifikasi. Sementara itu, 546 atlet ditolak, 42 atlet masih dalam proses revisi, dan 26 atlet lainnya berada dalam tahap proses.
Selain status verifikasi tersebut, tercatat pula 659 atlet yang belum memiliki nomor tanding. Kondisi ini menjadi salah satu hal yang perlu ditindaklanjuti oleh masing-masing kontingen agar seluruh kelengkapan administrasi atlet dapat diselesaikan sesuai ketentuan.
Penyelesaian data menjadi tahapan penting dalam persiapan Porprov karena berkaitan dengan kepastian keikutsertaan atlet serta kelancaran pelaksanaan pertandingan. Kontingen yang masih memiliki data bermasalah diharapkan segera melakukan perbaikan dan melengkapi persyaratan yang diperlukan.
Berdasarkan distribusi pengajuan atlet, Kabupaten Paser tercatat sebagai kontingen dengan jumlah pengajuan terbanyak, yakni 1.366 atlet. Posisi berikutnya ditempati Kota Samarinda dengan 1.230 atlet dan Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 1.221 atlet.
Selanjutnya, Kota Balikpapan mengajukan 1.074 atlet, Kabupaten Kutai Timur sebanyak 1.067 atlet, Kota Bontang 882 atlet, Kabupaten Penajam Paser Utara 693 atlet, Kabupaten Kutai Barat 687 atlet, Kabupaten Berau 606 atlet, serta Kabupaten Mahakam Ulu sebanyak 256 atlet.
Sebaran tersebut memperlihatkan besarnya partisipasi kontingen dari seluruh wilayah Kalimantan Timur dalam mempersiapkan atlet untuk berlaga pada Porprov VIII 2026. Tingginya jumlah peserta juga menuntut ketelitian dalam proses pemeriksaan data agar tidak terjadi kendala administrasi ketika pertandingan berlangsung.
KONI berharap tahapan validasi dan verifikasi dapat memastikan seluruh data atlet sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui proses tersebut, setiap kontingen diharapkan memiliki data peserta yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kontingen yang atletnya masih berstatus ditolak atau memerlukan revisi diminta segera menindaklanjuti hasil pemeriksaan. Begitu pula dengan data atlet yang belum memiliki nomor tanding, sehingga kelengkapan administrasi dapat diselesaikan sebelum memasuki tahapan persiapan pertandingan berikutnya.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















