KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda memastikan persiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur (Kaltim) telah berjalan optimal. Berbagai kebutuhan pendukung, mulai dari transportasi, akomodasi hingga pemberangkatan atlet, telah dipersiapkan secara bertahap guna menunjang kelancaran keikutsertaan Samarinda dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Kesiapan itu disampaikan Ketua KONI Kota Samarinda, Wahyudi, saat memberikan keterangan kepada awak media di Kantor KONI Samarinda, Senin (2/11/2026). Ia menyebutkan, proses pemberangkatan sejumlah atlet bahkan sudah mulai dilakukan, diawali dari cabang olahraga (cabor) sepatu roda.
“Alhamdulillah, persiapan Porprov sudah berjalan. Transportasi dan akomodasi telah disiapkan, bahkan pemberangkatan atlet sudah dimulai dari cabor sepatu roda,” ungkapnya.
Untuk memastikan kebutuhan kontingen di lokasi pertandingan terpenuhi, KONI Samarinda juga telah menugaskan tiga orang pengurus ke Kabupaten Paser. Mereka terdiri dari Sekretaris Umum dan dua pengurus lainnya yang bertugas membantu koordinasi serta memastikan kesiapan teknis kontingen selama mengikuti pertandingan.
Selanjutnya, pemberangkatan atlet akan dilakukan secara bertahap sesuai jadwal yang telah disusun. Pada 7 November dijadwalkan keberangkatan sejumlah cabor, sementara pada 8 November giliran atlet gulat bersama tim sekretariat KONI Samarinda yang diberangkatkan.
Wahyudi menjelaskan, total kontingen Samarinda yang dipersiapkan mencapai sekitar 1.500 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 1.219 atlet yang akan berlaga pada 64 cabang olahraga, serta ofisial dan pendamping yang turut mendukung kebutuhan para atlet selama kompetisi berlangsung.
Meski persiapan telah berjalan, ia mengakui kondisi efisiensi anggaran menjadi salah satu tantangan dalam pelaksanaan Porprov kali ini. Namun, keterbatasan tersebut tidak menyurutkan semangat pengurus cabang olahraga maupun atlet untuk tetap berjuang meraih prestasi terbaik.
Menurutnya, target yang telah dicanangkan Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yakni mempertahankan predikat juara umum, tetap menjadi motivasi utama seluruh kontingen.
“Efisiensi anggaran memang berpengaruh terhadap kondisi kami. Namun, semangat pengurus cabor dan atlet tetap tinggi untuk memenuhi target mempertahankan juara umum,” katanya.
Terkait kesiapan sebagai tuan rumah untuk sejumlah pertandingan, Wahyudi memastikan tujuh cabang olahraga yang menjadi tanggung jawab Samarinda telah dipersiapkan. Secara teknis, seluruh kebutuhan penyelenggaraan dinilai sudah siap dan tinggal menunggu pelaksanaan pertandingan.
Sementara itu, untuk peluang perolehan medali emas, ia menyebut sejumlah cabang olahraga unggulan yang berpotensi memberikan kontribusi besar bagi Samarinda. Di antaranya gulat, beberapa cabang olahraga bela diri, serta renang.
Ia menilai, kesiapan atlet sejauh ini cukup menjanjikan karena masing-masing cabang olahraga tetap menjalankan program latihan secara berkelanjutan. Hasil evaluasi dari pelaksanaan kompetisi sebelumnya juga menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam mengukur potensi prestasi atlet.
Meski demikian, Wahyudi mengingatkan seluruh atlet agar tidak terlalu cepat merasa puas. Menurutnya, dinamika pertandingan dapat memengaruhi hasil akhir sehingga konsistensi performa dan kesiapan mental harus terus dijaga hingga kompetisi berlangsung.
“Kami tidak boleh terlalu percaya diri. Kesiapan atlet harus terus dipantau karena setiap kompetisi memiliki dinamika tersendiri. Namun, kami optimistis bisa memberikan hasil terbaik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyebut keikutsertaan dalam Porprov bukan hanya menjadi ajang mempertahankan gelar juara umum, tetapi juga kesempatan bagi atlet Samarinda untuk mengukur kemampuan dan meningkatkan kualitas persaingan. Hasil yang diraih nantinya diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus modal pembinaan untuk menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Samarinda yang juga Bendahara Umum KONI Samarinda, Nur Zaid, menyebut cabang olahraga gulat menjadi salah satu andalan Samarinda dalam perburuan medali emas.
Ia memastikan persiapan atlet gulat sejauh ini tidak mengalami kendala berarti. Program latihan terus berjalan sesuai rencana, sementara para atlet juga telah memahami target dan tanggung jawab masing-masing dalam menghadapi pertandingan.
Menurut Nur Zaid, hal yang lebih banyak menjadi perhatian saat ini justru berkaitan dengan pembiayaan keikutsertaan serta kebutuhan pendukung kontingen. Karena itu, ia berharap berbagai kebutuhan tersebut dapat terpenuhi sehingga atlet bisa lebih fokus menjalani pertandingan.
“Insyaallah seluruh atlet siap memberikan performa terbaik. Sebagai juara bertahan, kami harus terus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing dan meraih hasil lebih baik,” pungkasnya.
Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KONI Samarinda berharap seluruh kontingen dapat tampil maksimal dan mempertahankan prestasi sebagai juara umum Porprov Kaltim. Selain mengejar medali, ajang tersebut juga diharapkan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas atlet Samarinda untuk menghadapi persaingan olahraga di tingkat nasional.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















