Menu ✖

Mode Gelap
Selamat Ulang Tahun Ke-55 H. Viktor Yuan, S.H., M.H. Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

BERITA DAERAH · 5 Okt 2024 10:15 WITA ·

Terkendala Masalah Administrasi, 13 Desa di PPU Belum Lakukan Pencairan ADD


 Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Tita Deritayati Perbesar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) PPU, Tita Deritayati

KUMALANEWS.ID, PENAJAM – Pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami kendala.

Dimana sebanyak 13 desa, terutama yang berada di Kecamatan Babulu dan Sepaku, belum berhasil mencairkan dana tersebut.

Hal itu dikemukakan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten PPU, Tita Deritayati, saat ditemui belum lama ini.

“Desa di Kecamatan Sepaku dan Babulu memang paling banyak, sehingga memerlukan waktu lebih dalam proses verifikasinya,” ujar Tita Deritayati.

Dalam hal itu, Tita Deritayati menyebut bahwa, kendala utama yang dihadapi desa-desa tersebut adalah masalah administrasi.

Dimana menurutnya, banyak perangkat desa yang belum melengkapi persyaratan administrasi, seperti Surat Pertanggungjawaban (SPJ).

“Saat mereka merasa sudah lengkap, ternyata ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi,” ungkap Tita Deritayati.

Baca juga Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Pj Bupati PPU Muhammad Zainal Arifin Ajak Masyarakat Untuk Perkuat Tali Silaturahmi dan Kebersamaan https://kumalanews.id/2024/10/05/peringati-maulid-nabi-muhammad-saw-pj-bupati-ppu-muhammad-zainal-arifin-ajak-masyarakat-untuk-perkuat-tali-silaturahmi-dan-kebersamaan/

Tita Deritayati juga menegaskan bahwa, pihaknya akan terus berupaya mempercepat proses pencairan dengan berkolaborasi dengan pendamping tenaga profesional desa dan tim verifikasi kecamatan.

Namun, proses verifikasi di tingkat kecamatan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena setiap dokumen harus diperiksa secara detail.

“Kami akan bekerja sama dengan pendamping profesional desa dan tim verifikasi kecamatan agar segera menyelesaikan permasalahan administrasi mereka,” beber Tita Deritayati.

“DPMD PPU terus mendorong percepatan pencairan ADD tahap kedua ini,” sambung Tita Deritayati.

Tita Deritayati juga berharap, agar desa-desa yang belum selesai bisa segera memenuhi persyaratan administrasi, sehingga dana tersebut dapat segera dicairkan dan dimanfaatkan untuk pembangunan desa.

“Kami berharap desa-desa yang belum selesai bisa segera memenuhi persyaratan administrasi agar dana bisa segera dicairkan,” tutupnya.(adv)

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hadiri Pelantikan PMII Samarinda, Celni Pita Sari Dorong Sinergi Mahasiswa dan Pemerintah

17 Oktober 2026 - 21:00 WITA

o6

Distanak Kukar Sediakan Klinik Hewan Gratis, Bisa Periksa hingga Operasi

17 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o5

DP2KB Kukar Tegaskan Layanan KB Gratis Tersedia di Puskesmas hingga Rumah Sakit

17 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o4

Sunggono Buka Sertifikasi dan Munaqosyah Akbar 500 Guru Mengaji se-Kukar

17 Oktober 2026 - 13:00 WITA

o3

Operasi Narkoba Gunung Bugis Diapresiasi, Pemerintah dan DPRD Balikpapan Dorong Penindakan Berkelanjutan

17 Oktober 2026 - 09:30 WITA

o1

Helmi Abdullah Ajak Masyarakat Perbanyak Shalawat dan Istigfar di Kaltim Bershalawat XIV

17 Oktober 2026 - 08:30 WITA

n97
Trending di BERITA DAERAH