Menu

Mode Gelap
IKN Cetak Generasi Muda Energi Bersih Lewat Pelatihan Desain dan Pemeliharaan PLTS untuk Siswa SMK Petala Borneo Tutup Malam Apresiasi OIKN dengan Penampilan Memukau dan Ajak Penonton Menari Jepen Perjalanan Penuh Perjuangan, Elia Nuraini Resmi Sandang Predikat Lulusan Terbaik FKIP Rektor Unikarta Apresiasi Lulusan FKIP: Siap Hadapi Era Digital dan Jadi Inovator Pendidikan Ketua Yayasan Unikarta Apresiasi Lulusan FKIP: Siap Mengajar dan Mengabdi untuk Pendidikan Daerah

BERITA DAERAH · 8 Sep 2023 02:13 WITA ·

Cegah Penyebaran Penyakit TBC, 1.087 Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda Jalani Skrining ACF


 Cegah Penyebaran Penyakit TBC, 1.087 Warga Binaan Lapas Narkotika Samarinda Jalani Skrining ACF Perbesar

Kumalanews – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda, melaksanakan deteksi dini penyebaran Tuberkolosis (TBC) dengan Skrining Active Case Finding (ACF) bagi 1.087 warga binaan, pada Kamis (7/9/23).

Kegiatan itu sendiri merupakan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang dilaksanakan secara serentak bagi 206.330 Narapidana,Tahanan, Anak pada 33 Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Samarinda Hidayat mengatakan, sebanyak 1.087 warga binaan telah menjalani Skrining AFC. Lapas Narkotika Samarinda sendiri telah melaksanakan Skrining dan Rontgen sejak 31 Agustus hingga 7 September 2023.

“Antusiasme warga binaan sangat tinggi, mereka berbondong-bondong mendaftar untuk melakukan pemerikasaan dan rongent pada fasilitas Mobile Rontgen yang telah disediakan,” terang Hidayat.

Hidayat juga mengemukakan, Skrining ACF TBC ini merupakan salah satu upaya Lapas Narkotika Samarinda dalam mencegah dan menanggulangi penyebaran penyakit TBC khususnya bagi warga binaan.

“Semoga dengan adanya pemeriksaan ini, warga binaan tidak ada yang terindikasi TBC,” singkat Hidayat.

Sementara itu, Kasi Binadik Lapas Narkotika Samarinda J. Kasogi Surya Fattah menegaskan, jika ditemukan hasil yang mengindikasi adanya TBC kepada warga binaan, maka akan dilakukan pemeriksaan dahak dengan Tes Cepat Molekuler (TCM).

“Dalam hal ini Lapas Narkotika Samarinda bekerjasama dengan Labkes Kaltim, RSUD Addul Moeis dan RSUD AW Syahranie, agar bisa ditangani cepat dan tuntas,” ungkap J. Kasoqi Surya Fattah.(adm_alf)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Petala Borneo Tutup Malam Apresiasi OIKN dengan Penampilan Memukau dan Ajak Penonton Menari Jepen

9 Desember 2025 - 19:00 WITA

lip028i

Perjalanan Penuh Perjuangan, Elia Nuraini Resmi Sandang Predikat Lulusan Terbaik FKIP

9 Desember 2025 - 17:30 WITA

lip028h

Rektor Unikarta Apresiasi Lulusan FKIP: Siap Hadapi Era Digital dan Jadi Inovator Pendidikan

9 Desember 2025 - 17:00 WITA

lip028g

Ketua Yayasan Unikarta Apresiasi Lulusan FKIP: Siap Mengajar dan Mengabdi untuk Pendidikan Daerah

9 Desember 2025 - 16:30 WITA

lip028f

Momen Bersejarah: FKIP Unikarta Lepas Lulusan Teknologi Pendidikan dan Bahasa Inggris

9 Desember 2025 - 16:00 WITA

lip028e

Ketua KPU Kukar Tanggapi Aksi Damai Terkait Transparansi Dana Hibah PSU 2025

8 Desember 2025 - 15:00 WITA

lip028c
Trending di BERITA DAERAH