KUMALANEWS.ID – Peringatan Hari Guru Nasional dan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 78 menjadi ajang bagi guru SDN 005 Tenggarong untuk berbagi cerita tentang perkembangan mereka dalam mengajar. Mereka mengaku sudah bisa menyesuaikan metode belajar mengajar dengan minat, bakat, dan karakter siswa.
Leni Ermawati, salah satu guru di SDN 005 Tenggarong, mengungkapkan bahwa tahun ini merupakan tugas guru untuk mengembangkan karya anak-anak. Ia mengatakan bahwa sekolahnya sudah menerapkan kurikulum merdeka yang memberikan kebebasan kepada siswa untuk berekspresi.
“Kami punya dua guru penggerak yang selalu berbagi pengalaman positif kepada guru-guru lain. Jadi kami bisa mengajar anak sesuai dengan karakter mereka. Kami juga bisa menghadapi anak yang beda karakter sesuai minat bakat anak seperti apa,” kata Leni Ermawati Sabtu (25/11/23).

Guru-guru SDN 005 Tenggarong di stand booth HGN dan HUT PGRI (Foto : Istimewa)
Leni menuturkan bahwa sebelumnya sekolahnya masih menggunakan kurikulum KTSP yang lebih kaku. Namun sekarang sudah beralih ke kurikulum merdeka yang lebih fleksibel.
“Alhamdulillah sekarang sudah banyak perkembangan. Anak-anak juga jadi lebih kreatif. Kami juga membuat banyak program di sekolah yang menumbuhkan kepemimpinan anak,” ujarnya.
Ia berharap bahwa hari guru nasional dan HUT PGRI ini bisa menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus meningkatkan kualitas dan kreativitas dalam mengajar. Ia juga mengapresiasi dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung proses belajar mengajar di SDN 005 Tenggarong.(adv/disdikbudkukar)

















