Menu ✖

Mode Gelap
Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

BERITA DAERAH · 23 Feb 2024 08:45 WITA ·

Otorita IKN Luncurkan Tinjauan Awal Voluntary Local Review (VLR) SDGs Nusantara


 Otorita IKN Luncurkan Tinjauan Awal Voluntary Local Review (VLR) SDGs Nusantara Perbesar

KUMALANEWS.ID – Ibu Kota Nusantara (IKN) dirancang menjadi kota hijau, cerdas, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan. Untuk mewujudkan hal tersebut, Otorita IKN meluncurkan tinjauan awal Voluntary Local Review (VLR). Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Sustainable Development Goals (SDGs) Nusantara sebagai landasan untuk mengevaluasi pencapaian SDGs di Nusantara.

“Atas nama Pemerintah Indonesia, saya dengan bangga mengumumkan tinjauan awal dari VLR SDGs Nusantara,” ucap Kepala Otorita IKN Bambang Susantono, pada Kamis (22/2/2023) l, di United Nations Conference Center, Bangkok, Thailand.

Lebih lanjut Bambang Susantono mengemukakan, tinjauan ini tidak hanya mewakili sebuah langkah menuju tujuan ambisius Indonesia untuk membangun kota berkelanjutan pada tahun 2045, namun juga sebuah lompatan dalam perjalanan untuk mengintegrasikan Nusantara ke dalam upaya global untuk mencapai SDGs yang digariskan dalam Agenda 2030. Menurutnya, bahwa VLR SDGs Nusantara ini merupakan satu hal yang unik.

“Dengan bangga saya sampaikan bahwa Nusantara merupakan ibu kota negara baru pertama di dunia yang menyerahkan VLR-nya,” ungkap Bambang Susantono.

Tak hanya itu, VLR SDGs Nusantara ini melibatkan pemangku kepentingan di tingkat nasional dan daerah. Dimana tinjauan awal tersebut menyajikan gambaran yang beragam.

“Di satu sisi, Nusantara diproyeksikan memberikan kontribusi signifikan dalam mengurangi kemiskinan, meningkatkan akses terhadap infrastruktur dasar, dan mengurangi emisi karbon,” terang Bambang Susantono.

Bambang Susantono juga menambahkan, tinjauan ini mengidentifikasi potensi tantangan, termasuk dampak buruk terhadap pendapatan per kapita, dan ketimpangan pendapatan.

“Wawasan seperti ini sangat berharga karena tidak hanya menyoroti keberhasilan-keberhasilan yang telah kita antisipasi, namun juga menggarisbawahi bidang-bidang yang harus kita kelola dan susun strateginya secara hati-hati untuk memitigasi dampak negative,” bebernya.

Penyusunan temuan awal VLR SDGs Nusantara ini turut didukung oleh UNESCAP, UNHABITAT, UNDP, Asian Development Bank, UCLG Asia-Pacific, dan IGES.

“Terima kasih khusus disampaikan kepada rekan-rekan yang terlibat dalam proses perumusan VLR, serta tim ahli dari SDGs Center Universitas Padjadjaran, Indonesia,” ujar Bambang Susantono.

Bambang Susantono juga berharap, seluruh mitra dan pemangku kepentingan lainnya dapat terus memberikan wawasan untuk menyempurnakan VLR SDGs Nusantara.(ikn/fz)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kebakaran Hanguskan Sekitar 75 Rumah di Tenggarong, Keterbatasan Air Jadi Kendala Pemadaman

5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

m6

Efisiensi Anggaran, Pemkab Kukar Pangkas Belanja Perjalanan Dinas hingga Operasional

5 Oktober 2026 - 21:02 WITA

m5

Lima Raperda Disepakati Dibahas, Pemkab Kukar Dorong Pencabutan Perda Kecamatan Sedulang

5 Oktober 2026 - 20:00 WITA

m4

KNPI Samarinda Sampaikan Aspirasi Pemuda, Dorong Regulasi dan Dukungan untuk OKP

5 Oktober 2026 - 18:00 WITA

m1

Viktor Soroti Keterbatasan Fiskal Samarinda, Dorong Pemuda Manfaatkan Potensi Ekonomi

5 Oktober 2026 - 17:00 WITA

l99

HUT Ke-81 TNI, Pemkab Kukar Perkuat Sinergi Jaga Ketahanan Pangan dan Keamanan Daerah

5 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l98
Trending di BERITA DAERAH