Menu

Mode Gelap
Jelang Idulfitri, Polres Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah di Tenggarong Pekerja Pencucian Mobil di Sebulu Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Masalah Asmara Kontrakan Pink di Muara Jawa Digerebek, Polisi Temukan 8 Poket Sabu Rampas Perhiasan Nenek di Loa Janan, Dua Pelaku Curas Ditangkap Saat Berpesta Hasil Kejahatan Jelang Idulfitri, Otorita IKN Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan

IKN NUSANTARA · 29 Nov 2024 17:15 WITA ·

Pemahaman Mendalam tentang Pengelolaan Pembangunan Besar: Seminar Daring Otorita IKN dan IAMPI


 Pemahaman Mendalam tentang Pengelolaan Pembangunan Besar: Seminar Daring Otorita IKN dan IAMPI Perbesar

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Tingkatkan pemahaman pengelolaan pembangunan berskala besar di Ibu Kota Nusantara (IKN), Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga, M.Eng.Sc. selaku Plt. Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN sekaligus Ketua Satgas Pelaksanaan Pembangunan Infrastruktur IKN Kementerian Pekerjaan Umum menjadi narasumber utama dalam seminar daring berjudul, “Managing Complex Project: Experience from IKN Development” pada Jumat (29/11/2024).

Seminar yang diselenggarakan oleh Ikatan Ahli Manajemen Proyek Indonesia (IAMPI) ini bertujuan untuk berbagi wawasan dan pengalaman dalam mengelola pembangunan berskala besar seperti IKN, yang mencerminkan kompleksitas manajemen lintas sektor, tata kelola sumber daya, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.

“Dari webinar ini, kita dapat belajar banyak dari pembangunan IKN yang memiliki tingkat kompleksitas tinggi namun tetap berhasil berjalan sesuai perencanaan. Pengalaman ini penting untuk dibagikan dan menjadi bahan pembelajaran bagi manajemen proyek di seluruh Indonesia, sehingga standar keberhasilan yang sama dapat diterapkan secara luas,” ujar Ketua IAMPI, Prof. Dr. Ir. Khrisna Suryanto.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan bahwa saat ini, 58% Produk Domestik Bruto (GDP) Indonesia berasal dari Pulau Jawa, mencerminkan ketimpangan konsentrasi ekonomi yang signifikan di wilayah tersebut. Hal ini menyebabkan ketergantungan ekonomi yang tinggi pada Jawa dan tekanan besar terhadap infrastruktur serta lingkungan di wilayah tersebut. Pembangunan IKN di Kalimantan Timur bertujuan untuk mendiversifikasi pusat ekonomi nasional, sehingga mendorong pertumbuhan wilayah lain, terutama di Indonesia tengah dan timur.

Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) merupakan proyek berskala besar yang kompleks, mencakup pengembangan konektivitas infrastruktur untuk menghubungkan IKN dengan wilayah lain di Kalimantan dan seluruh Indonesia melalui jaringan jalan raya serta pelabuhan udara dan laut. Proyek ini merupakan kolaborasi multisektor yang melibatkan berbagai kementerian, sektor swasta, dan pemangku kepentingan mulai dari tingkat lokal, nasional, hingga internasional, sehingga membutuhkan koordinasi yang kuat.

“Kami perlu memastikan koordinasi dan pengelolaan proyek dilakukan secara matang dan terstruktur agar rencana dapat direalisasikan dengan baik. Salah satu langkah strategis yang kami tempuh adalah membentuk koordinator yang mampu mengakomodir kepentingan bersama, dengan tetap mengacu pada rencana induk dan capaian proyek yang telah ditargetkan. Selain itu, implementasi kebijakan Dokumen Satu Peta (One Map Policy) menjadi krusial untuk memastikan perencanaan dan pemetaan pembangunan dapat termonitor secara menyeluruh,” pungkas Danis.

Ia juga menyampaikan Dokumen One Map pada tingkat yang lebih rinci untuk suatu kawasan (sub-sub WP atau blok) membutuhkan adanya Rencana Tapak Kawasan (RTK) sebagai panduan sinkronisasi pelaksanaan. RTK berfungsi sebagai kerangka kerja yang mengintegrasikan perencanaan dan pelaksanaan tapak kawasan dari berbagai proyek pembangunan, baik di atas maupun di bawah tanah. Fokus utama RTK adalah mencegah terjadinya tumpang tindih (interface/clash) antara desain dari berbagai paket pekerjaan. Selain itu, RTK juga berperan dalam memantau progres pembangunan serta menjadi alat evaluasi untuk memastikan bahwa desain dapat diterapkan secara tepat di lapangan.

Acara ini dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para peserta yang mengikuti dengan antusias, harapannya agenda ini dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam bagi para peserta mengenai pengelolaan pembangunan berskala besar yang penuh tantangan, seperti yang dihadapi dalam pembangunan IKN.

Melalui berbagi pengalaman dan pengetahuan, diharapkan para profesional di bidang manajemen proyek dapat memperkuat kapasitas mereka dalam menangani kompleksitas manajemen lintas sektor, tata kelola sumber daya, serta pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak terkait.

Sumber : Humas Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Idulfitri, Otorita IKN Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan

12 Maret 2026 - 22:30 WITA

ikn099999

Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara

10 Maret 2026 - 16:00 WITA

WhatsApp Image 2026 03 10 at 14.26.23

Ribuan Jamaah Padati Masjid Negara IKN, Peringatan Nuzulul Quran Gaungkan Pesan Ekologi dan Perdamaian

8 Maret 2026 - 14:30 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 84

Safari Ramadan Otorita IKN: Pererat Silaturahmi, Dengarkan Aspirasi Warga di Wilayah Penyangga

6 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 77

Perwakilan Kedutaan Austria Kunjungi IKN, Jajaki Peluang Kolaborasi Teknologi dan Pembangunan Kota Masa Depan

5 Maret 2026 - 17:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 75

Menkopolkam RI Tinjau IKN, Apresiasi Progres dan Kesiapan Infrastruktur Kawasan Nusantara

3 Maret 2026 - 16:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 60
Trending di IKN NUSANTARA