Menu

Mode Gelap
RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

BERITA DAERAH · 7 Mar 2025 16:15 WITA ·

Siap Salurkan Ikan Untuk MBG, Dinas Perikanan PPU Tunggu Data Kebutuhan Yang Akurat


 Siap Salurkan Ikan Untuk MBG, Dinas Perikanan PPU Tunggu Data Kebutuhan Yang Akurat Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan kesiapannya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah daerah.

Namun, hingga kini pihak Dinas Perikanan PPU masih menunggu data yang lebih akurat terkait kebutuhan ikan, sebelum menentukan alokasi produksi perikanan.

Dalam hal itu, Kepala Dinas Perikanan PPU Rozihan Asward menegaskan bahwa, pihaknya perlu mendapatkan kepastian jumlah kebutuhan ikan agar produksi nelayan dapat disesuaikan dengan permintaan.

“Kami butuh data yang benar-benar akurat, termasuk jumlah porsi yang dibutuhkan setiap harinya. Dari situ, baru bisa dihitung berapa banyak ikan yang harus disalurkan,” ujar Rozihan saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurut Rozihan Asward, hal itu penting agar sektor perikanan di Benuo Taka bisa dikelola dengan baik dan tidak mengalami kelebihan produksi yang berisiko merugikan nelayan.

“Kita harus memastikan agar produksi ikan tetap seimbang, jangan sampai pasokan berlebih tapi tidak terserap, yang akhirnya malah merugikan nelayan kita,” sebutnya.

Rozihan Asward juga menerangkan, jika data kebutuhan sudah tersedia, pihaknya bisa mengatur pola produksi dan jadwal panen ikan agar pasokan tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas harga di pasaran.

“Dengan perencanaan yang baik, panen bisa dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan permintaan,” ungkapnya.

Selain itu, Rozihan Asward juga menggarisbawahi perbedaan antara ikan sungai dan ikan laut dalam rantai distribusi.

Dimana ikan sungai harus dikonsumsi dalam keadaan segar, sehingga penyalurannya memerlukan perencanaan matang agar tidak berlebih dan tetap berkualitas.

Saat ini, Dinas Perikanan PPU masih menunggu data kebutuhan harian MBG sebelum mengambil langkah penyaluran ikan.

“Ikan sungai tidak bisa disimpan lama seperti ikan laut. Oleh karena itu, harus dipastikan distribusinya berjalan sesuai kebutuhan agar kualitas tetap terjaga,” tutup Rozihan Asward.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

RDP Pasar Pagi Samarinda Catat 14 Persoalan, DPRD Siap Kawal Tindak Lanjut

1 September 2026 - 18:30 WITA

h52

Pemkot Samarinda Dorong Solusi Bersama Untuk Benahi Persoalan Pasar Pagi

1 September 2026 - 18:00 WITA

h51

Dishub Samarinda Beri Penjelasan Soal Parkir dan Akses Kendaraan di Pasar Pagi

1 September 2026 - 17:30 WITA

h50

Akses dan Tarif Parkir Jadi Sorotan Pedagang Pasar Pagi Samarinda

1 September 2026 - 17:00 WITA

h49

Konflik Pengelolaan IPA Bendang 1 Memanas, PT WATS Klaim Hak 22 Tahun Diambil Sepihak

1 September 2026 - 11:30 WITA

h48

Direktur PT WATS Menangis, Persoalkan Pengambilalihan IPA Bendang 1

1 September 2026 - 11:00 WITA

h47
Trending di BERITA DAERAH