Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 7 Mar 2025 16:15 WITA ·

Siap Salurkan Ikan Untuk MBG, Dinas Perikanan PPU Tunggu Data Kebutuhan Yang Akurat


 Siap Salurkan Ikan Untuk MBG, Dinas Perikanan PPU Tunggu Data Kebutuhan Yang Akurat Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan kesiapannya untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah daerah.

Namun, hingga kini pihak Dinas Perikanan PPU masih menunggu data yang lebih akurat terkait kebutuhan ikan, sebelum menentukan alokasi produksi perikanan.

Dalam hal itu, Kepala Dinas Perikanan PPU Rozihan Asward menegaskan bahwa, pihaknya perlu mendapatkan kepastian jumlah kebutuhan ikan agar produksi nelayan dapat disesuaikan dengan permintaan.

“Kami butuh data yang benar-benar akurat, termasuk jumlah porsi yang dibutuhkan setiap harinya. Dari situ, baru bisa dihitung berapa banyak ikan yang harus disalurkan,” ujar Rozihan saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

Menurut Rozihan Asward, hal itu penting agar sektor perikanan di Benuo Taka bisa dikelola dengan baik dan tidak mengalami kelebihan produksi yang berisiko merugikan nelayan.

“Kita harus memastikan agar produksi ikan tetap seimbang, jangan sampai pasokan berlebih tapi tidak terserap, yang akhirnya malah merugikan nelayan kita,” sebutnya.

Rozihan Asward juga menerangkan, jika data kebutuhan sudah tersedia, pihaknya bisa mengatur pola produksi dan jadwal panen ikan agar pasokan tetap terjaga tanpa mengganggu stabilitas harga di pasaran.

“Dengan perencanaan yang baik, panen bisa dilakukan tepat waktu dan sesuai dengan permintaan,” ungkapnya.

Selain itu, Rozihan Asward juga menggarisbawahi perbedaan antara ikan sungai dan ikan laut dalam rantai distribusi.

Dimana ikan sungai harus dikonsumsi dalam keadaan segar, sehingga penyalurannya memerlukan perencanaan matang agar tidak berlebih dan tetap berkualitas.

Saat ini, Dinas Perikanan PPU masih menunggu data kebutuhan harian MBG sebelum mengambil langkah penyaluran ikan.

“Ikan sungai tidak bisa disimpan lama seperti ikan laut. Oleh karena itu, harus dipastikan distribusinya berjalan sesuai kebutuhan agar kualitas tetap terjaga,” tutup Rozihan Asward.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH