Menu

Mode Gelap
Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat Bukan Sekadar Otot, Ini Aspek yang Dinilai Juri di JOS Fitness Open Bodycontest 2026 PBFI Kaltim Dorong Kompetisi Fitness Jadi Wadah Lahirkan Atlet Berprestasi Dimas Wira Jadikan JOS Fitness Open Body Contest 2026 Batu Loncatan ke Kompetisi Lebih Tinggi JOS Fitness Open Body Contest Diharapkan Jadi Kawah Atlet Fitness Kaltim

BERITA DAERAH · 20 Mar 2025 15:15 WITA ·

Miliki Ratusan Hektare Lahan, Desa Bukit Pariaman Hasilkan 3 Sampai 4 Ton Produk Pertanian Sekali Panen


 Miliki Ratusan Hektare Lahan, Desa Bukit Pariaman Hasilkan 3 Sampai 4 Ton Produk Pertanian Sekali Panen Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, merupakan salah satu desa di Kutai Kartanegara (Kukar) yang memiliki luas wilayah daratan yang cukup besar.

Pasalnya, Desa Bukit Pariaman memiliki tanah yang cukup subur serta potensi di sektor pertanian menjadi keunggulan di desa tersebut.

Dalam hal itu, Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi menyebut, luas lahan pertanian yang dimiliki wilayahnya sekitar 600 hektare.

Dimana lahan tersebut ditanami oleh berbagai tanaman palawija, sayuran dan padi yang dapat menghasilkan beberapa ton sekali panen.

“Lahan 600 Hektare itu dimanfaatkan untuk perkebunan dan persawahan,” ungkap Sugeng Riyadi, Kamis (20/03/2025).

“Tak hanya itu, para petani disini kalau sekali panen bisa hasilkan 3 sampai 4 ton,” sambung Sugeng Riyadi.

Sugeng Riyadi juga mengungkapkan bahwa, untuk pengairan persawahan di Desa Bukit Pariaman ini masih menggunakan sistem tadah hujan, sehingga para petani hanya mampu melakukan panen 2 kali dalam setahun.

Menurutnya, jika cuaca dan curah hujan bagus, para petani dapat menghasilkan hingga 4 ton dalam sekali panen.

Namun, jika cuaca tidak mendukung para petani dapat mengalami gagal panen.

“Berbeda dengan daerah luar, kita masih mengandalkan tadah hujan dan tergantung sama cuaca,” beber Sugeng Riyadi.

Dengan adanya beberapa kendala tersebut tak ayal membuat para petani kehilangan semangat untuk terus bercocok tanam.

Pasalnya, dengan keuletan dan ketekunan para petani, membuat Desa Bukit Pariaman ini menjadi salah satu daerah penyumbang padi terbesar di Kutai Kartanegara.

Meski memiliki keterbatasan, namun para petani di Desa Bukit Pariaman terus berusaha untuk memaksimalkan sektor pertanian dengan intervensi dari Pemerintah Desa dan pihak lainnya.

“Walaupun ditengah keterbatasan kita masih melakukan yang terbaik, sehingga berhasil menjadi salah satu desa yang menyumbang beras terbesar di Kukar,” ujar Sugeng Riyadi.

“Semoga kedepannya pemerintah melalui OPD terkait bisa memberikan bantuan, sehingga bisa ditingkatkan lagi produksi pertanian kita,” tutup Sugeng Riyadi.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 62 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2

Dishub Balikpapan Siapkan Pengaturan Jam BBM Bersubsidi untuk Atasi Antrean Pertalite

21 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h1

64 Jenis Jamu Mengandung BKO Ditemukan di Balikpapan, BPOM Telusuri Sumber Produksi

21 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g99

HUT ke-81 RI, Dovy Ajak Warga Samarinda Jaga Persatuan dan Ciptakan Kedamaian

21 Agustus 2026 - 13:00 WITA

g98
Trending di BERITA DAERAH