Menu

Mode Gelap
Jelang Idulfitri, Polres Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah di Tenggarong Pekerja Pencucian Mobil di Sebulu Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Masalah Asmara Kontrakan Pink di Muara Jawa Digerebek, Polisi Temukan 8 Poket Sabu Rampas Perhiasan Nenek di Loa Janan, Dua Pelaku Curas Ditangkap Saat Berpesta Hasil Kejahatan Jelang Idulfitri, Otorita IKN Gelar Gerakan Pangan Murah di Empat Kecamatan

BERITA DAERAH · 20 Mar 2025 15:15 WITA ·

Miliki Ratusan Hektare Lahan, Desa Bukit Pariaman Hasilkan 3 Sampai 4 Ton Produk Pertanian Sekali Panen


 Miliki Ratusan Hektare Lahan, Desa Bukit Pariaman Hasilkan 3 Sampai 4 Ton Produk Pertanian Sekali Panen Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Desa Bukit Pariaman, Kecamatan Tenggarong Seberang, merupakan salah satu desa di Kutai Kartanegara (Kukar) yang memiliki luas wilayah daratan yang cukup besar.

Pasalnya, Desa Bukit Pariaman memiliki tanah yang cukup subur serta potensi di sektor pertanian menjadi keunggulan di desa tersebut.

Dalam hal itu, Kepala Desa Bukit Pariaman, Sugeng Riyadi menyebut, luas lahan pertanian yang dimiliki wilayahnya sekitar 600 hektare.

Dimana lahan tersebut ditanami oleh berbagai tanaman palawija, sayuran dan padi yang dapat menghasilkan beberapa ton sekali panen.

“Lahan 600 Hektare itu dimanfaatkan untuk perkebunan dan persawahan,” ungkap Sugeng Riyadi, Kamis (20/03/2025).

“Tak hanya itu, para petani disini kalau sekali panen bisa hasilkan 3 sampai 4 ton,” sambung Sugeng Riyadi.

Sugeng Riyadi juga mengungkapkan bahwa, untuk pengairan persawahan di Desa Bukit Pariaman ini masih menggunakan sistem tadah hujan, sehingga para petani hanya mampu melakukan panen 2 kali dalam setahun.

Menurutnya, jika cuaca dan curah hujan bagus, para petani dapat menghasilkan hingga 4 ton dalam sekali panen.

Namun, jika cuaca tidak mendukung para petani dapat mengalami gagal panen.

“Berbeda dengan daerah luar, kita masih mengandalkan tadah hujan dan tergantung sama cuaca,” beber Sugeng Riyadi.

Dengan adanya beberapa kendala tersebut tak ayal membuat para petani kehilangan semangat untuk terus bercocok tanam.

Pasalnya, dengan keuletan dan ketekunan para petani, membuat Desa Bukit Pariaman ini menjadi salah satu daerah penyumbang padi terbesar di Kutai Kartanegara.

Meski memiliki keterbatasan, namun para petani di Desa Bukit Pariaman terus berusaha untuk memaksimalkan sektor pertanian dengan intervensi dari Pemerintah Desa dan pihak lainnya.

“Walaupun ditengah keterbatasan kita masih melakukan yang terbaik, sehingga berhasil menjadi salah satu desa yang menyumbang beras terbesar di Kukar,” ujar Sugeng Riyadi.

“Semoga kedepannya pemerintah melalui OPD terkait bisa memberikan bantuan, sehingga bisa ditingkatkan lagi produksi pertanian kita,” tutup Sugeng Riyadi.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 42 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Jelang Idulfitri, Polres Kukar Gelar Gerakan Pangan Murah di Tenggarong

13 Maret 2026 - 14:00 WITA

polres3

Pekerja Pencucian Mobil di Sebulu Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Dipicu Masalah Asmara

13 Maret 2026 - 13:00 WITA

sebulu1

Empat Santri Tuntaskan 30 Juz, Haru Warni Haflah Akhirussanah Rumah Tahfidz Saunah Kaltim

12 Maret 2026 - 20:00 WITA

khatam1

Kontraktor Tagih Kepastian, Pemkab Kukar Targetkan Bayar Utang Proyek Pekan Depan

12 Maret 2026 - 19:00 WITA

aulia1

Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Polres Kukar Siap Amankan Mudik Lebaran

12 Maret 2026 - 14:00 WITA

polres1

Damkar Samarinda Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran Saat Mudik Lebaran

12 Maret 2026 - 13:00 WITA

damkasmd1
Trending di BERITA DAERAH