Menu

Mode Gelap
Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut Otorita IKN–Universitas Brawijaya Buka Beasiswa untuk Warga Kawasan Nusantara DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

BERITA DAERAH · 17 Apr 2025 15:15 WITA ·

PPU Terpilih Bangun Sekolah Rakyat, Pemkab Siapkan Lahan 7 Hektar


 PPU Terpilih Bangun Sekolah Rakyat, Pemkab Siapkan Lahan 7 Hektar Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan menjadi salah satu dari empat daerah di Kalimantan Timur (Kaltim), terpilih sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR), yang merupakan program pendidikan unggulan Presiden Prabowo Subianto.

Perihal itu disampaikan saat rapat koordinasi (rakor) dalam rangka memastikan kesiapan lahan dan tindak lanjut rencana pembangunan SR di PPU, yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PPU Tohar, di Kantor Bupati PPU, pada Kamis (17/04/2025).

Dalam hal itu, Tohan menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU merespon positif dan telah menyiapkan lahan yang berada di Kelurahan Lawe-lawe, Kecamatan Penajam.

“Rencana pembangunan SR ini agar segera ditindaklanjuti, dengan melengkapi seluruh persyaratan-persyaratan yang sekiranya dibutuhkan nantinya,” ujarnya.

“Sesuai arahan bapak Bupati agar segera ditindaklanjuti, lengkapi seluruh dokomennya dan siapkan apa yang menjadi persyaratan lebih lanjut,” imbuhnhya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten PPU Saidin mengatakan, pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati PPU dan surat Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) terkait persiapan lahan untuk pembangunan SR di Kabupaten PPU.

“Proposal kita sudah masuk ke Kementerian dan telah disetujui, tinggal sekarang kita melakukan cek kelengkapan dokomen untuk persyaratan Pembangunan itu,” ungkapnya.

“Dipastikan terkait wilayah area sekolah rakyat, kebetulan kita punya lahan kurang lebih 6-7 hektar di kelurahan Lawe-lawe, Penajam seperti yang diminta Kementerian,” sambungnya.

Saidin juga menegaskan bahwa, seluruh kelengkapan yang diminta terkait rencana pembangunan sekolah rakyat tersebut hampir dipastikan telah terpenuhi.

“Alhamdulillah memang terkait ini sudah siap semua insa Allah dokumen kita telah sesuai dengan permintaan Kementerian tinggal nanti kelayakan lokasinya yang belum dipastikan di lapangan,” terangnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) telah mengusulkan empat lokasi calon pembangunan SR, yakni sekolah yang merupakan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto untuk meningkatkan SDM sekaligus memutus rantai kemiskinan.

Keberadaan SR ini menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dan akan didanai dari APBN, sedangkan daerah berperan dalam menetapkan lokasi, merekrut siswa, hingga menyiapkan tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan.

“Empat lokasi di Kaltim yang ditawarkan ke pemerintah pusat tersebut masing-masing lahan milik Pemprov Kaltim di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kedua di lahan milik Pemkab Kukar, ketiga lahan milik Pemkot Samarinda, dan keempat lahan milik Kabupaten PPU,” tutup Saidin. (ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Soroti Relokasi Pasar Pagi, PAD hingga Evaluasi BUMD

11 Maret 2026 - 13:00 WITA

ISWANDI0001

DPRD Samarinda Pastikan Pajak Banjar Sari Catering Tak Bermasalah

11 Maret 2026 - 12:00 WITA

DOVI0001

Pemancing Terjatuh dari Kapal Saat Badai, Tim SAR Balikpapan Lakukan Pencarian di Perairan Laut

11 Maret 2026 - 11:00 WITA

SAR001

DPMPTSP Samarinda Ungkap Temuan Perizinan Saat Dampingi Sidak DPRD

10 Maret 2026 - 15:00 WITA

smd00001

Komisi I DPRD Samarinda Sidak Pergudangan Suryanata, Soroti Izin dan Dampak Lingkungan

10 Maret 2026 - 14:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 100

62 Kasus Campak di Samarinda Masih Suspect, Dinkes Kirim Sampel ke Laboratorium Kalsel

10 Maret 2026 - 09:00 WITA

Melalui buku ini kami ingin menunjukkan bahwa pembangunan IKN tahap I dilaksanakan dengan perencanaan yang matang standar teknis yang jelas serta visi besar pembangunan berkelanjutan 97
Trending di BERITA DAERAH