Menu ✖

Mode Gelap
Kota Bangun Darat Prioritaskan Empat Ruas Jalan Poros Sepanjang 40 Kilometer Disdikbud Kukar Usulkan Beasiswa PAUD hingga SMP pada 2027 Bupati Aulia Apresiasi TMMD Ke-130, Dorong Pemerataan Pembangunan Hingga Pelosok Kukar Kualitas Udara Memburuk, Pemkot Balikpapan Terapkan PJJ Selama Tiga Hari Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Balikpapan Batasi Aktivitas Belajar di Luar Kelas

IKN NUSANTARA · 9 Sep 2026 19:00 WITA ·

Karhutla di Sejumlah Titik IKN Padam, OIKN Perkuat Patroli Cegah Api Kembali Muncul


 Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, saat mengecek sejumlah lokasi yang sebelumnya terdampak karhutla di kawasan Balsam Km 31 dan Bukit Tengkorak, IKN, pada 8–9 September 2026. Perbesar

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, saat mengecek sejumlah lokasi yang sebelumnya terdampak karhutla di kawasan Balsam Km 31 dan Bukit Tengkorak, IKN, pada 8–9 September 2026.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, telah berhasil dipadamkan. Meski tidak lagi ditemukan kobaran api, pemantauan dan patroli tetap diperkuat untuk mengantisipasi munculnya kembali titik panas maupun kebakaran baru.

Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Manajemen Kebijakan dan Strategi Konstruksi, Danis H. Sumadilaga, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah lokasi yang sebelumnya terdampak karhutla pada 8-9 September 2026.

Pengecekan dilakukan di antaranya di kawasan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) Km 31, Desa Wonotirto, Kecamatan Samboja, serta kawasan Bukit Tengkorak yang berada di dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku.

Saat mengecek kawasan Bukit Tengkorak, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 10.30 WITA, Danis memastikan tidak lagi ditemukan kebakaran aktif. Namun, asap tipis masih terlihat di beberapa titik sehingga kawasan tersebut tetap membutuhkan pengawasan.

“Alhamdulillah, kebakaran sudah tidak ada. Tinggal asap kecil di beberapa titik,” ujar Danis.

Menurutnya, kondisi tersebut merupakan hasil penanganan bersama melalui pemadaman dari darat dan dukungan pemadaman dari udara menggunakan metode water bombing. Kolaborasi lintas pihak dinilai berperan penting dalam mempercepat pengendalian api dan mencegah kebakaran meluas.

Meski api telah berhasil dipadamkan, Danis menegaskan penanganan karhutla belum sepenuhnya berakhir. Lahan yang sebelumnya terbakar masih berpotensi menyimpan bara atau titik panas yang dapat kembali memicu kebakaran apabila tidak dipantau secara berkala.

Karena itu, OIKN bersama pihak terkait akan melanjutkan monitoring dan patroli di kawasan yang sebelumnya terdampak. Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru sekaligus mendeteksi lebih awal apabila kembali muncul asap.

“Monitoring dan patroli tetap dilakukan agar kebakaran tidak kembali terjadi,” katanya.

Dalam penanganan karhutla, OIKN berkoordinasi dengan berbagai unsur terkait untuk memastikan proses pemadaman berlangsung cepat, terintegrasi, dan sesuai kondisi lapangan. Upaya tersebut dilakukan melalui pengerahan personel di darat serta dukungan operasi udara dengan water bombing pada lokasi yang membutuhkan.

Danis menyebut kerja sama lintas pihak menjadi salah satu kunci dalam penanganan kebakaran di kawasan IKN. Selain mempercepat proses pemadaman, koordinasi juga diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan agar api tidak kembali muncul di area yang telah berhasil dikendalikan.

OIKN menegaskan pemantauan akan terus dilakukan pascapemadaman, khususnya di kawasan yang memiliki potensi kembali terbakar. Patroli diarahkan untuk mendeteksi sedini mungkin keberadaan asap, bara, maupun titik panas sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Dengan berlanjutnya monitoring dan patroli, OIKN berharap kondisi kawasan IKN tetap aman dari ancaman karhutla dan upaya pencegahan dapat berjalan beriringan dengan penanganan kebakaran di lapangan.

 

Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2

Pemerintah Sepakati Delapan Langkah Penataan Tahura Bukit Soeharto

1 Oktober 2026 - 15:00 WITA

l65

Hakim Agung Tinjau IKN, Sebut Pembangunan Kawasan Yudikatif Terus Berjalan

1 Oktober 2026 - 09:00 WITA

l53
Trending di IKN NUSANTARA