Menu

Mode Gelap
Gerindra Samarinda Mulai Siapkan Kader Hadapi Pilwali 2029, Nama Helmi Abdullah Mengemuka Karang Taruna Kaltim Salurkan Bantuan untuk 50 Relawan Karhutla di Tenggarong Bupati Kukar Serahkan Bantuan untuk Relawan Karhutla di Tenggarong Balikpapan Siapkan Rp12 Miliar Hadapi Porprov Kaltim VIII, Fokus pada Nomor Potensial Medali Kaltim Juara Umum MTQ Nasional XXXI, Seluruh Kafilah Dapat Apresiasi

POLITIK · 21 Sep 2026 15:00 WITA ·

Gerindra Samarinda Mulai Siapkan Kader Hadapi Pilwali 2029, Nama Helmi Abdullah Mengemuka


 Ketua DPRD Samarinda sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, menyebut Gerindra mulai membenahi struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan anak ranting sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pilwali Samarinda 2029. Foto: Yana Ashari. Perbesar

Ketua DPRD Samarinda sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Samarinda, Helmi Abdullah, menyebut Gerindra mulai membenahi struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan anak ranting sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pilwali Samarinda 2029. Foto: Yana Ashari.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Partai Gerindra Kota Samarinda mulai mempersiapkan kader internal untuk menghadapi kontestasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Samarinda yang direncanakan berlangsung pada 2029 mendatang.

Ketua DPRD Kota Samarinda sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan persiapan dilakukan dengan membenahi struktur organisasi partai hingga ke tingkat kecamatan dan anak ranting.

Hal tersebut disampaikan Helmi saat memberikan keterangan kepada awak media, Senin (21/9/2026). Menurutnya, Gerindra perlu mulai mempersiapkan kader penerus setelah Wali Kota Samarinda Andi Harun yang juga merupakan kader Gerindra telah menjalani dua periode kepemimpinan.

“Pak Andi Harun sudah dua periode. Karena itu, Gerindra tentu mempersiapkan generasi penerus dari kader internal,” ujar Helmi.

Helmi menyebut namanya menjadi salah satu kader yang telah direkomendasikan DPC Gerindra Kota Samarinda. Namun, ia menegaskan saat ini masih fokus menjalankan tugas sebagai Ketua DPC, termasuk memastikan kesiapan struktur organisasi partai.

Menurut Helmi, pembenahan dilakukan mulai dari tingkat kecamatan hingga anak ranting. Struktur yang masih belum lengkap akan segera dilengkapi sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda politik mendatang.

“Yang pertama kita benahi infrastruktur partai, dari tingkat kecamatan sampai anak ranting,” katanya.

Selain memperkuat struktur internal, Helmi mengatakan kader Gerindra juga diarahkan untuk terus turun ke masyarakat dan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan warga. Aktivitas tersebut dinilai menjadi bagian dari kerja politik yang harus dijalankan secara berkelanjutan.

Ia menambahkan, partai juga akan melakukan survei sebagai salah satu bahan evaluasi terhadap kader yang dipersiapkan. Menurutnya, hasil survei nantinya dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan langkah selanjutnya.

“Kalau popularitas masih kurang, tentu kerja politik harus lebih dimaksimalkan,” jelasnya.

Mesin Partai Mulai Dipersiapkan

Helmi mengatakan mesin partai di tingkat daerah mulai dijalankan. Selain persiapan menghadapi Pilwali, Gerindra Samarinda juga mulai melakukan persiapan menghadapi proses verifikasi partai politik pada agenda pemilu mendatang.

Ia menyebut kesiapan struktur hingga tingkat anak ranting menjadi salah satu perhatian, termasuk dalam menghadapi proses pendataan dan verifikasi yang dilakukan penyelenggara pemilu.

“Mesin partai sudah mulai berjalan. Kita juga mempersiapkan verifikasi partai politik,” ungkapnya.

Terkait pelaksanaan Pilwali Samarinda, Helmi menyebut waktunya masih cukup panjang. Ia mengatakan dinamika dan regulasi kepemiluan masih dapat berkembang sehingga partai memiliki waktu untuk melakukan konsolidasi serta menyiapkan kader.

“Kalau normalnya Pilwali 2029. Jadi masih cukup panjang waktunya,” katanya.

Menurut Helmi, waktu tersebut akan dimanfaatkan Gerindra untuk mempersiapkan kader yang dinilai siap meneruskan kepemimpinan di Samarinda.

Komunikasi Politik Tetap Berjalan

Mengenai komunikasi dengan sejumlah nama yang mulai muncul dalam bursa Pilwali Samarinda, Helmi mengatakan komunikasi politik tetap dilakukan. Namun, ia menyebut pembahasan mengenai calon dan pasangan masih berada pada tahap awal.

“Kalau komunikasi ada saja. Tetapi untuk calon kepala daerah, itu masih menjadi pembahasan internal masing-masing partai,” tuturnya.

Helmi juga belum menentukan siapa yang akan menjadi calon wakil apabila dirinya nantinya diusung sebagai calon wali kota. Ia mengatakan setiap partai memiliki mekanisme masing-masing dalam menentukan pasangan.

“Belum ada pembicaraan soal pasangan. Masing-masing partai punya mekanisme,” ujarnya.

Ia menegaskan, apabila Gerindra nantinya mengusung kader internal sebagai calon wali kota, hal tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya melanjutkan kepemimpinan Andi Harun yang juga merupakan kader Gerindra.

“Kalau dari Gerindra, kita punya wali kota. Jadi arahnya meneruskan kepemimpinan Pak Andi Harun,” tegas Helmi.

Meski demikian, Helmi tidak menutup peluang terbentuknya koalisi dengan partai politik lain. Menurutnya, keputusan mengenai pasangan maupun koalisi akan mengikuti mekanisme dan keputusan partai di tingkat yang lebih tinggi.

“Tidak menutup kemungkinan koalisi dengan partai lain. Politik itu dinamis,” ujarnya.

Sebut Banyak Kader Berpotensi

Helmi juga menyebut Gerindra memiliki sejumlah kader yang berpotensi untuk dipersiapkan dalam kontestasi kepala daerah. Salah satu nama yang disebutnya adalah Agus Suwandi.

Menurut Helmi, banyaknya kader yang memiliki potensi justru menunjukkan proses kaderisasi dan dinamika internal partai berjalan.

“Gerindra tidak kekurangan kader. Semua punya potensi, termasuk Pak Agus Suwandi,” katanya.

Ia menambahkan, keputusan mengenai siapa yang nantinya akan maju tetap menjadi kewenangan partai di tingkat atas dengan mempertimbangkan berbagai proses dan penilaian internal.

“Pada akhirnya partai di tingkat atas yang menilai siapa yang serius,” imbuhnya.

Setelah namanya direkomendasikan DPC Gerindra Kota Samarinda, Helmi mengaku memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan kerja organisasi. Ia mengatakan fokusnya saat ini adalah memperkuat struktur partai sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

“Berarti saya harus serius membenahi struktur partai dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” katanya.

Peluang Koalisi Tetap Terbuka

Sementara itu, terkait kemungkinan berpasangan dengan kader dari partai politik lain, termasuk PDI Perjuangan, Helmi menyebut pembicaraan tersebut masih terlalu dini.

Menurutnya, seluruh kemungkinan masih terbuka karena penentuan pasangan calon akan melalui mekanisme masing-masing partai dan perkembangan komunikasi politik menjelang tahapan Pilwali.

“Kalau bicara duet, masih panjang. Nanti ada mekanismenya,” ujarnya.

Helmi menegaskan komunikasi dengan seluruh partai politik di Samarinda akan tetap dibangun. Ia menyebut komunikasi antarpimpinan partai merupakan bagian dari dinamika politik daerah sebelum keputusan akhir ditetapkan.

“Komunikasi harus tetap berjalan dengan semua partai. Nanti mekanismenya dari DPC ke DPD, kemudian ke pusat,” pungkasnya.

 

Pewarta : Yana Ashari
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

PAN Samarinda Bidik Enam Kursi DPRD, Perkuat Struktur Partai hingga Tingkat Bawah

18 Agustus 2026 - 17:00 WITA

g50

PAN Samarinda Perkuat Mesin Partai, Bidik Tujuh Kursi DPRD

18 Agustus 2026 - 16:00 WITA

g49

Musda Golkar Samarinda Buka Sinyal Pilkada, Novan Dorong Andi Satya Maju

8 Agustus 2026 - 20:30 WITA

f4

Andi Satya Pimpin Golkar Samarinda, Target Besar: Kembali Jadi Kekuatan Utama

8 Agustus 2026 - 19:30 WITA

f3

Helmi Abdullah Dorong Golkar Samarinda Solid, Perkuat Sinergi Lintas Partai

8 Agustus 2026 - 18:30 WITA

f2

Andi Harun Sindir Politik “Musiman”: Jangan Hadir Saat Butuh Suara

8 Agustus 2026 - 17:30 WITA

f1
Trending di BERITA DAERAH