KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan kajian untuk mendukung evaluasi pelaksanaan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Kajian tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi perbaikan yang dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas program pembangunan agar lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Kepala BRIDA Kukar, Bahari Joko Susilo, mengatakan peran lembaganya tidak selalu terlibat langsung dalam pelaksanaan program di lapangan. BRIDA berkontribusi melalui penelitian, pengkajian, serta penyusunan rekomendasi berbasis data untuk mendukung pengambilan kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, evaluasi diperlukan untuk mengetahui sejauh mana program dedikasi memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih perlu dibenahi. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah perbaikan pada pelaksanaan program selanjutnya.
“Melalui kajian ini, kami berharap dapat memberikan rekomendasi perbaikan terhadap implementasi 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik,” ujar Bahari, Sabtu (24/10/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah kajian telah dilakukan untuk mendukung evaluasi pembangunan daerah, di antaranya kajian mengenai indeks infrastruktur dan persepsi masyarakat terhadap pelaksanaan program dedikasi. Hasil kajian tersebut menjadi bahan untuk melihat kondisi pembangunan sekaligus memahami penilaian masyarakat terhadap program yang telah dijalankan.
Data yang dihimpun melalui penelitian dan pengkajian itu kemudian dapat digunakan untuk mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan. Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah diharapkan memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kebutuhan masyarakat serta tantangan pelaksanaan program di berbagai wilayah Kukar.
Bahari menegaskan, rekomendasi yang dihasilkan BRIDA tidak seharusnya berhenti sebagai dokumen kajian. Hasil penelitian perlu dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam penyempurnaan kebijakan agar pelaksanaan program pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas.
Salah satu aspek yang turut menjadi perhatian adalah kebijakan pemekaran desa. Menurut Bahari, kebijakan tersebut berkaitan dengan upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki cakupan geografis luas dan jarak antarpemukiman relatif berjauhan.
Melalui pemekaran desa, pelayanan administrasi pemerintahan diharapkan menjadi lebih mudah dijangkau masyarakat. Selain itu, penataan wilayah pemerintahan desa juga diharapkan dapat mendukung peningkatan akses terhadap pelayanan dasar, sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing wilayah.
“Pemekaran desa diharapkan mempermudah pelayanan administrasi. Pelayanan pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur juga diharapkan semakin baik,” jelasnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam evaluasi pembangunan. Akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur perlu terus didorong agar masyarakat di berbagai wilayah memperoleh pelayanan yang memadai.
Meski demikian, pelaksanaan kebijakan pembangunan tetap memerlukan perencanaan yang matang dan evaluasi berdasarkan kondisi faktual di lapangan. Karena itu, kajian berbasis data menjadi salah satu instrumen penting untuk membantu pemerintah daerah memahami kebutuhan masyarakat sebelum menentukan langkah kebijakan berikutnya.
BRIDA Kukar akan terus mendukung proses evaluasi melalui penelitian dan pengkajian yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Hasil kajian tersebut diharapkan dapat menjadi masukan bagi perangkat daerah terkait dalam menilai capaian program, mengidentifikasi kekurangan, serta merumuskan langkah perbaikan.
Melalui dukungan riset dan rekomendasi berbasis data, pelaksanaan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik diharapkan dapat terus disempurnakan. Dengan demikian, kebijakan pembangunan daerah dapat berjalan lebih efektif, pelayanan publik semakin baik, dan manfaat program dapat dirasakan masyarakat secara lebih merata di Kabupaten Kutai Kartanegara.
ADV Diskominfo Kutai Kartanegara Pewarta : Indirwan Editor : Rudy M @2026

















