Menu

Mode Gelap
Bunda PAUD Balikpapan: Pola Asuh Sejak Usia Dini Kunci Mencetak Generasi Unggul Dishub Balikpapan Perketat Pengawasan Truk di Pos KM 13, Pelanggar Jam Operasional Langsung Diputar Balik Pascakecelakaan Maut Batu Ampar, Dishub Balikpapan Siapkan Perwali Larang Truk Kosong Melintas di Ruas Tertentu Rahmad Mas’ud Dorong Sinergi Daerah, Minta Penyaluran Dana Provinsi Dipercepat demi Kelancaran Pembangunan Otorita IKN dan PNM Jajaki Kerja Sama, Perkuat Pembiayaan UMKM Menuju Target Bebas Kemiskinan 2035

BERITA DAERAH · 20 Okt 2025 18:15 WITA ·

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda: Santri Punya Peran Panjang dalam Sejarah Kemerdekaan dan Harus Adaptif di Era Digital


 Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan pers terkait peran besar santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perbesar

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Ismail Latisi, memberikan keterangan pers terkait peran besar santri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia.

KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional yang diperingati setiap 22 Oktober, Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Ismail Latisi menegaskan bahwa santri memiliki peran besar dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun, di era modern saat ini, ia mengingatkan pentingnya santri untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar tidak tertinggal.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/10/2025), Ismail menjelaskan bahwa peringatan Hari Santri tidak bisa dilepaskan dari Resolusi Jihad yang dikeluarkan oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Resolusi itu menjadi tonggak sejarah penting, ketika para ulama dan santri menyerukan jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari agresi militer Belanda.

“Kalau kita bicara Hari Santri, tidak terlepas dari keluarnya Resolusi Jihad oleh KH. Hasyim Asy’ari yang kaitannya dengan mempertahankan Indonesia dari Belanda yang saat itu melakukan agresi militer,” ujar Ismail.

Ia menambahkan, santri memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, kontribusi kalangan santri sangat besar, terutama pada masa awal pembentukan Tentara Nasional Indonesia.

“Tentara di masa awal kemerdekaan itu sebagian besar berasal dari laskar-laskar santri, sementara para pemimpinnya dari kalangan ulama. Jadi, tidak salah jika tema Hari Santri tahun ini adalah ‘Mengawal Indonesia Merdeka, Menuntun Peradaban Dunia’, karena santri memang punya peran besar dalam perjalanan bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ismail menekankan bahwa Hari Santri bukan hanya momen untuk mengenang sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bagi pesantren agar terus bertransformasi menghadapi tantangan zaman.

“Kita berharap santri tidak tertinggal dari sekolah-sekolah umum. Pesantren memang fokus pada ilmu agama, tapi jangan sampai ketinggalan dalam hal teknologi, apalagi di era digital seperti sekarang,” ungkapnya.

Menurutnya, pesantren dan santri perlu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang telah menjadi ciri khasnya.

“Santri harus tetap menjaga jati diri dan nilai-nilai yang menjadi ciri khas mereka, tapi juga harus mampu menyesuaikan diri dengan kondisi global. Kurikulum di pesantren perlu terus menyesuaikan dengan perkembangan zaman agar tetap relevan,” tutupnya.

Peringatan Hari Santri Nasional 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuntun Peradaban Dunia”, sebagai bentuk penghormatan terhadap peran besar santri dalam menjaga, mengisi, dan memajukan kemerdekaan Indonesia hingga hari ini.

 

Pewarta: Yana
Editor : Awang
@2025
Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Bunda PAUD Balikpapan: Pola Asuh Sejak Usia Dini Kunci Mencetak Generasi Unggul

4 Agustus 2026 - 15:00 WITA

e57

Dishub Balikpapan Perketat Pengawasan Truk di Pos KM 13, Pelanggar Jam Operasional Langsung Diputar Balik

4 Agustus 2026 - 14:00 WITA

e55

Pascakecelakaan Maut Batu Ampar, Dishub Balikpapan Siapkan Perwali Larang Truk Kosong Melintas di Ruas Tertentu

4 Agustus 2026 - 13:00 WITA

e56

Rahmad Mas’ud Dorong Sinergi Daerah, Minta Penyaluran Dana Provinsi Dipercepat demi Kelancaran Pembangunan

3 Agustus 2026 - 21:00 WITA

e58

Puluhan Penerima MBG di Sebulu Alami Gejala Diduga Keracunan, Pemkab Kukar Lakukan Investigasi

3 Agustus 2026 - 19:00 WITA

e51

DPRD Samarinda Dukung Penataan Pasar, Ahmad Vananzha Minta Hak Pedagang Tetap Dilindungi

3 Agustus 2026 - 18:00 WITA

e46
Trending di BERITA DAERAH