Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas Konser HKBP Semarakkan IKN, Perkuat Kebersamaan DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

BERITA DAERAH · 22 Okt 2025 13:15 WITA ·

Siswa SMPN 1 Tenggarong Belajar Budaya Lewat PKD 2025


 Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaeni, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait keikutsertaan siswa dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 yang dimanfaatkan sebagai pembelajaran berbasis proyek. Perbesar

Kepala SMPN 1 Tenggarong, Imam Huzaeni, memberikan keterangan pers kepada sejumlah awak media terkait keikutsertaan siswa dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 yang dimanfaatkan sebagai pembelajaran berbasis proyek.

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Keikutsertaan siswa SMPN 1 Tenggarong dalam Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) 2025 dimanfaatkan sebagai pembelajaran berbasis proyek. Kepala sekolah, Imam Huzaeni, menekankan bahwa siswa belajar langsung di lapangan melalui dokumentasi dan laporan kegiatan, bukan sekadar menjadi pengunjung.

Menurut Imam, pihak sekolah memberikan penugasan khusus kepada peserta didik agar mereka mengamati, mendokumentasikan, dan membuat laporan mengenai kebudayaan Kutai Kartanegara. Pendekatan ini menghubungkan teori di kelas dengan pengalaman nyata di lapangan.

“Anak-anak kami giring ke sini untuk melakukan kunjungan dengan tugas berbasis proyek. Mereka membuat laporan kegiatan yang nantinya akan dinilai guru sebagai bagian dari penilaian akademik,” ujar Imam, Selasa (21/10/2025).

Hasil laporan kunjungan akan menjadi bagian dari evaluasi akademik. Para guru menilai kemampuan siswa dalam mengamati, menulis, dan mendokumentasikan kegiatan budaya sebagai penerapan pembelajaran kontekstual yang nyata.

Imam menjelaskan bahwa untuk PKD 2025 ini, siswa SMPN 1 Tenggarong masih berperan sebagai pengunjung. Namun, sekolah membuka peluang agar di masa mendatang, siswa dapat menampilkan karya atau pertunjukan budaya.

“Informasinya cukup mendadak, jadi saat ini anak-anak masih sebagai pengunjung. Tapi ke depan, bukan tidak mungkin mereka ikut serta dalam pameran atau pentas seni budaya,” jelas Imam.

Selain melalui PKD, SMPN 1 Tenggarong juga aktif mengembangkan ekstrakurikuler seni dan budaya, seperti tarsul, tari tradisional, membatik, hingga berdandan adat. Kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa mengekspresikan bakat sekaligus melestarikan budaya lokal.

Prestasi siswa sekolah ini juga patut dibanggakan. Tim tarsul SMPN 1 Tenggarong berhasil meraih juara satu dan juara tiga tingkat provinsi, dan akan mewakili Kutai Kartanegara di ajang nasional pada tahun ini.

Imam menekankan bahwa kegiatan budaya penting untuk menumbuhkan kecintaan dan rasa bangga terhadap budaya daerah. Dengan memahami akar budaya sejak dini, generasi muda diharapkan mampu melestarikan warisan budaya Kutai Kartanegara.

“Harapan kami, anak-anak dapat terus mencintai budaya Kutai Kartanegara dan budaya Nusantara, agar mereka tidak kehilangan jati diri sebagai generasi muda Indonesia,” pungkas Imam Huzaeni.

 

ADV Disdikbud Kukar
Pewarta : Indirwan
Editor  : Fairuzzabady
@2025
Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Ingatkan Aksi 21 April Tetap Damai dan Jaga Kondusivitas

16 April 2026 - 13:00 WITA

ikn120098

DPRD Samarinda Apresiasi Kajari Lama, Dorong Kinerja Lebih Baik Di Era Baru

16 April 2026 - 11:00 WITA

ikn900008851

Sekda Samarinda Optimistis Sinergi Dengan Kejaksaan Terus Berlanjut

16 April 2026 - 10:00 WITA

smd999876

Pisah Sambut Kajari Samarinda, Sinergi dan Penegakan Hukum Ditegaskan

16 April 2026 - 09:00 WITA

smd8989898

Polemik 49 Ribu Peserta JKN Memanas, Wali Kota Samarinda: Ini Pengalihan Beban, Bukan Redistribusi

15 April 2026 - 18:00 WITA

andi9999991

BPS Samarinda Siap Gelar Sensus Ekonomi 2026, Data Pelaku Usaha Jadi Fokus Utama

15 April 2026 - 17:00 WITA

smd909761
Trending di BERITA DAERAH