Menu

Mode Gelap
PHM Tuntaskan Pemasangan Platform Manpatu 1.000 Ton, Siap Dongkrak Produksi Gas Mahakam GMKI dan DPRD Samarinda Perkuat Sinergi, Bahas Konferensi dan Pengawalan Isu Strategis Daerah Terima Audiensi GMKI, Helmi Abdullah Tegaskan DPRD Samarinda Siap Dukung Kegiatan Kepemudaan Ahmad Vananzha: Pancasila Jadi Arah Perjuangan Mewujudkan Keadilan Sosial Serunya Paddle Board di Taman Seri Loa Tuwi, Pengunjung Minta Terus Dikembangkan

IKN NUSANTARA · 1 Feb 2026 10:00 WITA ·

Satu Abad NU di IKN: Doa Kebangsaan dan Dukungan Spiritual untuk Pembangunan Nusantara


 Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji dan Rais Syuriah PWNU Kalimantan Timur KH. Muhammad Ali Cholil memanjatkan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) atau satu abad perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono bersama Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji dan Rais Syuriah PWNU Kalimantan Timur KH. Muhammad Ali Cholil memanjatkan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) atau satu abad perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA — Ribuan muslim dan muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memadati kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk memperingati Hari Lahir ke-100 NU atau satu abad perjalanan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut. Peringatan yang digelar pada Sabtu (31/01/2026) di Kantor Kemenko 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN ini menjadi momentum doa kebangsaan sekaligus simbol dukungan NU terhadap pembangunan Nusantara sebagai ibu kota masa depan Indonesia.

Acara berlangsung khidmat dengan diisi Tausiyah Kebangsaan dan doa bersama yang dipimpin oleh Prof. Dr. KH. Asep Saefuddin Chalim, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto yang juga menjabat Ketua Umum PP Pergunu PBNU. Peringatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, jajaran Pengurus Wilayah NU (PWNU) Kalimantan Timur, serta unsur TNI dan Polri.

Dalam sambutannya, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa pembangunan IKN tidak hanya bertumpu pada aspek fisik dan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan fondasi spiritual yang kuat. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan dan toleransi menjadi ruh penting dalam membangun peradaban baru di Nusantara.

“Kami berharap Bapak dan Ibu semua dapat ikut mengisi jiwa Nusantara ini. Ke depan, IKN akan menjadi laboratorium kerukunan. Saat ini kami tengah membangun masjid negara yang berada dalam satu kompleks peribadatan bersama klenteng, basilika, dan pura sebagai wujud komitmen memelihara toleransi dan persatuan di Nusantara,” ujar Basuki.

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menekankan peran strategis NU dalam mendukung pembangunan daerah maupun pembangunan IKN ke depan. Ia berharap NU terus menjadi garda terdepan dalam menjaga persatuan, stabilitas, serta harmoni sosial di Kalimantan Timur.

“NU harus terdepan dalam membangun Kalimantan Timur dan Ibu Kota Nusantara. Kami berharap kita dapat terus berdoa bersama agar Kalimantan Timur dan IKN dijauhkan dari konflik serta berbagai bencana,” tutur Seno.

Sementara itu, Rais Syuriah PWNU Kalimantan Timur, KH. Muhammad Ali Cholil, menjelaskan bahwa pemilihan IKN sebagai lokasi peringatan satu abad NU memiliki makna simbolis yang kuat. Menurutnya, kehadiran warga NU di IKN merupakan bentuk keterlibatan umat dalam mendoakan keberhasilan pembangunan Nusantara sebagai pusat pemerintahan baru.

“Kami berharap seluruh warga NU yang hadir di IKN turut mendoakan agar target pencapaian Ibu Kota Politik pada tahun 2028 dapat tuntas sesuai rencana. Ke depan, kami juga menggagas peringatan Hari Santri di Masjid Negara serta kirab tongkat dan tasbih dari Jakarta ke Nusantara sebagai simbol kepemimpinan nasional yang dilandasi nilai-nilai spiritual,” ungkapnya.

Melalui peringatan satu abad NU di IKN ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara pembangunan fisik dan penguatan nilai-nilai spiritual, kebangsaan, serta toleransi antarumat beragama. Doa, peran aktif ulama, dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan Ibu Kota Nusantara sebagai kota yang hidup, inklusif, dan berlandaskan persatuan dalam keberagaman.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
©2026
Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Iduladha Pertama di Masjid Negara IKN, Ribuan Paket Kurban Disalurkan Untuk Warga dan Pekerja

28 Mei 2026 - 12:30 WITA

nusantara01

Seminar Nasional di Unmul, Otorita IKN Tegaskan Pembangunan Nusantara Tetap Berjalan dan Ramah Lingkungan

25 Mei 2026 - 17:00 WITA

unmul02

Otorita IKN Tegaskan Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Fondasi Generasi Masa Depan

21 Mei 2026 - 19:00 WITA

ikn765

IKN Dipastikan Terus Berjalan, Otorita Tegaskan Tak Ada Istilah Mangkrak

21 Mei 2026 - 13:00 WITA

ikn89898

Warga Sukaraja Dilibatkan dalam Penataan Drainase IKN, Otorita Dorong Pemberdayaan Masyarakat

20 Mei 2026 - 13:00 WITA

ikn90909999

Dari Secangkir Kopi hingga Peluang Usaha, Ekonomi Warga Mulai Bergeliat di Kawasan IKN

19 Mei 2026 - 17:00 WITA

ikn98721
Trending di IKN NUSANTARA