KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Persiapan kontingen Kota Samarinda menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur 2026 masih menghadapi dua kendala utama, yakni belum adanya kepastian cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan dan belum tersedianya anggaran operasional pada tahap awal persiapan.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, saat menghadiri Pembukaan Rapat Kerja Kota (Rakerkot) Cabang Olahraga Anggota KONI Samarinda 2026 di Gedung B Lantai 4 Kantor Bapperida Samarinda, Jalan Dahlia, Sabtu (18/7/2026).
Novan mengatakan, kepastian cabor yang dipertandingkan menjadi kebutuhan mendesak agar setiap pengurus dapat menyusun program latihan dan strategi secara tepat.
“Kami masih menunggu keputusan KONI Kaltim terkait cabang olahraga yang dipertandingkan di Porprov,” ujarnya.
Menurutnya, hasil rapat KONI Kalimantan Timur akan menjadi acuan bagi KONI Samarinda dalam mempersiapkan kontingen. Dari 64 cabor yang ada, hingga kini belum dipastikan apakah seluruhnya akan dipertandingkan di Porprov yang digelar di Kabupaten Paser.
Selain itu, Novan menyoroti persoalan anggaran. Meski dana telah direncanakan melalui Anggaran Perubahan, sejumlah kebutuhan teknis seperti pemesanan penginapan, persiapan venue, dan operasional awal harus dipenuhi sebelum anggaran tersebut dapat dicairkan.
“Kebutuhan awal harus segera dicarikan solusinya tanpa mengabaikan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Ia menjelaskan, seluruh usulan anggaran dari cabang olahraga sebenarnya telah melalui proses verifikasi bersama KONI dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Samarinda. Karena itu, persoalan saat ini bukan lagi administrasi, melainkan ketersediaan pembiayaan pada tahap awal persiapan.
Novan berharap Pemerintah Kota Samarinda, KONI, dan Dispora segera menemukan solusi agar persiapan atlet tidak terhambat. Menurutnya, kesiapan pembiayaan sejak awal sangat penting agar kontingen Samarinda dapat tampil maksimal dan meraih prestasi terbaik di ajang Porprov Kalimantan Timur 2026.
Jika diinginkan, saya juga bisa menyesuaikan gaya penulisannya agar lebih khas berita koran, media online, atau mengikuti gaya penulisan LKBN Antara.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















