KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Akuatik Indonesia Kota Samarinda memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Kebun Ndesa Open Fun Swimming Kejuaraan Renang Antar Pelajar Tahun 2026. Kejuaraan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat pembinaan sekaligus meningkatkan prestasi atlet renang di Kota Samarinda.
Ketua Akuatik Indonesia Kota Samarinda, Kornelius Thalar, menyampaikan apresiasi tersebut usai pembukaan kejuaraan di Kolam Renang Agrowisata Kebun Ndesa, Jalan Merapi RT 14, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Sabtu (15/8/2026).
Menurut Kornelius, keberadaan kompetisi renang yang digelar secara rutin oleh klub memiliki peran besar dalam menciptakan proses pembinaan atlet yang berkelanjutan. Ia menilai klub merupakan fondasi utama dalam menemukan, membina, dan mengembangkan atlet sejak usia dini hingga mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Pembinaan paling substantif memang ada di klub,” ujar Kornelius.
Ia juga mengapresiasi klub-klub renang yang aktif menggelar kompetisi. Menurutnya, semakin banyak event yang tersedia, semakin besar pula kesempatan atlet untuk mendapatkan pengalaman bertanding, mengukur kemampuan, dan meningkatkan mental kompetitif.
Kebun Ndesa Open Fun Swimming tahun ini menjadi salah satu gambaran meningkatnya minat dan pembinaan olahraga renang di Samarinda. Panitia mencatat sekitar 500 atlet ambil bagian dengan total mencapai 3.170 nomor pertandingan.
“Ini luar biasa. Pesertanya mencapai 500 atlet,” katanya.
Kornelius menilai jumlah tersebut menunjukkan perkembangan positif dalam pembinaan renang. Ia berharap penyelenggaraan kejuaraan serupa dapat terus ditingkatkan, baik dari sisi jumlah peserta maupun kualitas pertandingan.
Ke depan, ia bahkan mendorong agar kejuaraan tersebut dikembangkan menjadi ajang open swimming dengan cakupan peserta yang lebih luas. Dengan demikian, atlet dari berbagai daerah dapat ikut berkompetisi dan memberikan pengalaman bertanding yang lebih beragam bagi perenang Samarinda.
Selain jumlah peserta, Kornelius juga mengapresiasi konsep pembagian klaster yang diterapkan panitia. Menurutnya, pembagian berdasarkan kelompok kemampuan dan kategori pertandingan dapat membantu menciptakan kompetisi yang lebih seimbang sekaligus mendukung proses regenerasi atlet.
“Pembagian klaster ini bagus untuk regenerasi,” jelasnya.
Ia menilai pola tersebut menunjukkan bahwa penyelenggaraan kompetisi renang di Samarinda mulai bergerak ke arah yang lebih terstruktur. Sistem pembinaan dan kompetisi yang berkesinambungan dinilai penting untuk mempersiapkan atlet menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi.
Persiapan Menuju Porprov Paser
Kornelius berharap semakin banyaknya kompetisi renang di Samarinda dapat memberikan dampak langsung terhadap kesiapan atlet menghadapi berbagai kejuaraan, termasuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang akan digelar di Kabupaten Paser.
Menurutnya, atlet membutuhkan jam terbang yang cukup agar mampu tampil lebih matang ketika menghadapi pertandingan resmi. Karena itu, kompetisi antarpelajar maupun kejuaraan terbuka dinilai dapat menjadi bagian dari tahapan pembinaan menuju level prestasi yang lebih tinggi.
Akuatik Indonesia Kota Samarinda, lanjut Kornelius, siap bersinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Pemerintah Kota Samarinda dalam memperkuat pembinaan cabang olahraga renang.
“Kami siap membantu KONI, Dispora, dan Pemkot Samarinda,” tegasnya.
Ia berharap cabang olahraga renang dapat mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi yang selama ini telah diraih. Dengan pembinaan yang konsisten, dukungan klub, serta semakin banyaknya kompetisi, atlet renang Samarinda diharapkan mampu memberikan kontribusi maksimal bagi kontingen Kota Samarinda pada Porprov di Paser mendatang.
Kornelius juga menilai sinergi antara klub, organisasi olahraga, pemerintah, dan KONI menjadi kunci untuk menciptakan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Dengan dukungan tersebut, kompetisi seperti Kebun Ndesa Open Fun Swimming diharapkan tidak hanya menjadi ajang mencari juara, tetapi juga menjadi bagian dari proses panjang melahirkan atlet renang berprestasi.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















