KUMALANEWS.ID, SAMARINDA — Usianya baru tujuh tahun, tetapi keberanian Ayesha Mikhayla Aritza untuk terjun ke kompetisi renang mulai terlihat. Siswi kelas 2 SD Muhammadiyah 1 Samarinda itu mengikuti Fun Swimming Kejuaraan Renang Antarpelajar Tahun 2026 di Kolam Renang Agrowisata Kebun Ndesa, Jalan Merapi RT 14, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Minggu (16/8/2026).
Bagi Ayesha, kejuaraan tersebut bukan sekadar perlombaan untuk mengejar medali. Ajang yang mempertemukan para pelajar dari berbagai sekolah itu menjadi kesempatan baginya untuk menambah pengalaman, meningkatkan keberanian, sekaligus mengukur kemampuan setelah sebelumnya baru satu kali mengikuti perlombaan renang.
Ayesha merupakan putri pasangan Ketua Umum KONI Samarinda Wahyudi atau Haji Yudi dan Heny Aryani (Hani). Meski masih tergolong pemula, Ayesha berani mengikuti sejumlah nomor pertandingan dalam kejuaraan tersebut.
Hani mengatakan keikutsertaan putrinya menjadi pengalaman penting dalam proses pembelajaran. Apalagi, jumlah nomor yang diikuti Ayesha pada kejuaraan kali ini lebih banyak dibandingkan perlombaan sebelumnya.
“Ini baru kedua kalinya dia ikut lomba. Banyak pengalaman yang didapat,” ujar Hani kepada awak media Kumalanews.id seusai acara penutupan.
Menurut Hani, pada awalnya Ayesha sempat merasa kurang percaya diri ketika mengetahui harus mengikuti beberapa nomor pertandingan. Maklum, pengalaman bertandingnya masih terbatas sehingga ia masih membutuhkan dorongan untuk berani tampil di hadapan peserta lainnya.
Namun, dukungan dari pelatih membuat Ayesha akhirnya berani mencoba. Sang pelatih memberikan motivasi agar Ayesha tidak terlalu memikirkan hasil dan menjadikan pertandingan sebagai pengalaman untuk belajar.
“Awalnya dia tidak berani. Tapi coach bilang, coba saja,” kata Hani.
Dorongan tersebut ternyata memberikan hasil positif. Dalam beberapa seri yang diikuti, Ayesha mampu menunjukkan performa cukup baik dengan menempati posisi ketiga dan kedua. Meski demikian, hasil akhir belum membawanya meraih medali.
Bagi Hani, pencapaian tersebut bukan menjadi persoalan utama. Ia justru melihat adanya perkembangan dalam kemampuan dan mental bertanding putrinya dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, ada kemajuan,” ungkapnya.
Hani mengatakan semangat latihan Ayesha juga meningkat setelah mengikuti kompetisi. Pengalaman bertanding membuat sang anak semakin termotivasi untuk memperbaiki kemampuan dan tidak mudah merasa takut ketika harus berhadapan dengan peserta lain.
Menurutnya, proses tersebut menjadi bagian penting dalam membangun mental atlet sejak usia dini. Ia menilai anak-anak yang baru memulai olahraga kompetitif perlu diberikan ruang untuk mencoba tanpa dibebani target medali.
Ke depan, Hani berencana meminta porsi latihan yang lebih intensif bagi Ayesha, termasuk mendapatkan pembinaan langsung dari pelatih kepala SFA Samarinda, Jonathan Gultom. Menurutnya, perubahan kemampuan Ayesha terlihat ketika mendapat kesempatan berlatih bersama pelatih tersebut.
“Beberapa hari latihan dengan Coach Jonathan sudah terlihat perubahannya,” katanya.
Hani berharap kesempatan berlatih lebih intensif dapat membantu Ayesha mengembangkan teknik sekaligus meningkatkan kepercayaan dirinya di dalam perlombaan. Namun, ia menegaskan target utama bukan semata-mata mengejar medali dalam waktu singkat.
“Yang penting berani dan terus berkembang,” ujarnya.
Menurut Hani, prestasi akan mengikuti proses apabila latihan dilakukan secara konsisten. Karena itu, pengalaman mengikuti kompetisi seperti Fun Swimming dinilai menjadi bagian penting dalam perjalanan Ayesha mengenal dunia olahraga renang.
Ia juga mengapresiasi penyelenggaraan Fun Swimming Kejuaraan Renang Antarpelajar 2026 karena memberikan kesempatan kepada perenang muda, termasuk atlet pemula, untuk merasakan atmosfer pertandingan secara langsung.
Bagi Ayesha, pengalaman di Kolam Renang Agrowisata Kebun Ndesa menjadi satu langkah kecil dalam perjalanan olahraga yang masih panjang. Meski belum membawa pulang medali, keberaniannya mengikuti beberapa nomor dan mampu bersaing hingga menempati posisi kedua dan ketiga menjadi modal penting untuk terus berkembang.
Dengan dukungan keluarga, pelatih, dan kesempatan mengikuti kompetisi secara rutin, Ayesha diharapkan semakin percaya diri dan mampu meningkatkan kemampuan renangnya secara bertahap. Fun Swimming 2026 pun menjadi pengalaman berharga yang dapat menjadi pijakan awal bagi Ayesha untuk menapaki perjalanan sebagai atlet renang di masa mendatang.
Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















