KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kebakaran yang melanda kawasan permukiman di Jalan Jenderal Sudirman RT 7, Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (9/10/2026) dini hari, menghanguskan sejumlah bangunan, termasuk rumah, toko, dan kantor Bank BPD Kaltimtara. Kerugian material sementara diperkirakan mencapai Rp2 miliar.
Kapolsek Muara Muntai, IPTU Jaelani, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.00 WITA. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, api diduga pertama kali muncul dari bagian dapur rumah sekaligus toko milik H. Idis yang menjual pakaian dan kosmetik.
“Saksi melihat kepulan asap tebal disertai kobaran api yang sudah membesar. Warga sempat berusaha memadamkan api, sebelum meminta bantuan Damkar dan relawan,” jelas Jaelani.
Sekitar pukul 00.20 WITA, petugas pemadam kebakaran bersama relawan tiba di lokasi dan melakukan pemadaman menggunakan mesin portabel serta peralatan yang tersedia. Upaya tersebut turut dibantu relawan dari sejumlah desa di Kecamatan Muara Muntai.
Proses pemadaman menghadapi kendala karena api cepat membesar akibat cuaca panas dan angin kencang. Selain itu, lokasi kebakaran berada di kawasan permukiman padat yang sebagian besar bangunannya terbuat dari kayu, sehingga api sulit dikendalikan.
Sejumlah unsur turut membantu penanganan di lapangan, di antaranya Koramil Muara Muntai, Polsek Muara Muntai, Dinas Perhubungan, dan pihak kecamatan. Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 02.35 WITA.
Tidak Ada Korban Jiwa
Jaelani menyebutkan, berdasarkan pendataan sementara, terdapat tujuh pemilik bangunan yang terdampak, yakni H. Idis, H. Alui atau Mencik, Fahmi, Madi, H. Juhri, Ibu Rok, dan Baidah, serta kantor Bank BPD Kaltimtara. Sementara itu, Kuryadi dan Midol tercatat sebagai warga yang turut terdampak.
“Untuk sementara, tidak ada korban jiwa. Namun, pendataan terhadap warga terdampak masih dapat berkembang,” ujarnya.
Kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Petugas juga telah mengumpulkan keterangan saksi serta mengamankan puing-puing bangunan yang terbakar sebagai bagian dari penanganan awal.
Dugaan Korsleting Listrik
Terkait penyebab kebakaran, Jaelani mengatakan dugaan awal mengarah pada korsleting atau hubungan arus pendek listrik yang berasal dari rumah sekaligus toko milik H. Idis. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan.
“Penyebab kebakaran masih kami selidiki. Olah TKP akan dilakukan untuk memastikan sumber api dan mengetahui penyebab pastinya,” tegasnya.
Polsek Muara Muntai akan melanjutkan pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan yang diperlukan untuk mengungkap penyebab kebakaran.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat dengan bangunan berbahan kayu. Masyarakat diimbau memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan peralatan listrik digunakan dengan aman guna mengurangi risiko kebakaran.
Pewarta : Fairuzzabady Editor : Fairuzzabady @2026

















