Menu ✖

Mode Gelap
Helmi Abdullah Dukung Pengembangan Olahraga Domino di Samarinda, ORADO Siapkan Eksibisi Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar Samarinda Tampil di Turnamen Seni dan Budaya Jakarta Kasus ISPA di Balikpapan Turun Jadi 6.157, Dinkes Imbau Warga Tetap Gunakan Masker MGRM Kukar Targetkan SPBN Rampung Akhir 2026, Operasional Dimulai Januari 2027

BERITA DAERAH · 25 Okt 2026 17:00 WITA ·

BFF 2026 Hadirkan 351 Film dari 102 Daerah, Sineas India Turut Berpartisipasi


 Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengapresiasi penyelenggaraan Balikpapan Film Festival (BFF) 2026 sebagai wadah apresiasi karya sineas sekaligus sarana mendorong kreativitas dan pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. Foto: M Hilmansyah. Perbesar

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengapresiasi penyelenggaraan Balikpapan Film Festival (BFF) 2026 sebagai wadah apresiasi karya sineas sekaligus sarana mendorong kreativitas dan pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. Foto: M Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Balikpapan Film Festival (BFF) 2026 menjadi ruang pertemuan bagi ratusan sineas dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Memasuki penyelenggaraan tahun ketujuh, festival ini mencatat sebanyak 351 film dari 102 kota dan kabupaten di Indonesia, serta partisipasi sineas India yang menambah keragaman karya dalam perhelatan perfilman tersebut.

BFF 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 23 hingga 25 Oktober 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan pemutaran film selama dua hari pertama, kemudian ditutup dengan malam penganugerahan penghargaan kepada para sineas yang digelar di Gedung Kesenian Balikpapan, Minggu (25/10/2026).

Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menyambut positif penyelenggaraan festival tersebut. Menurutnya, kegiatan perfilman tidak hanya menjadi wadah kompetisi dan apresiasi karya, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat dunia sinema sekaligus mendorong pertumbuhan kreativitas di daerah.

“Terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Banyak manfaat dari kegiatan ini. Mudah-mudahan BFF bisa terus diselenggarakan,” ujar Rahmad Mas’ud.

Ia menilai, keberadaan festival film di Balikpapan dapat memperluas akses masyarakat terhadap karya-karya sineas dari berbagai latar belakang. Melalui pemutaran film dan rangkaian kegiatan yang diselenggarakan, masyarakat memiliki kesempatan untuk menikmati beragam cerita, perspektif, serta kreativitas yang dituangkan melalui medium audiovisual.

Rahmad juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan meramaikan kegiatan BFF 2026. Menurutnya, keterlibatan publik dalam kegiatan kreatif menjadi salah satu faktor penting untuk membangun ekosistem seni dan budaya yang lebih berkembang di Kota Balikpapan.

Selain memberikan ruang apresiasi, festival ini juga dinilai berpotensi mendukung pertumbuhan sektor ekonomi kreatif. Kehadiran sineas, pelaku industri film, dan penonton dalam satu kegiatan dapat membuka peluang kolaborasi sekaligus memperluas jaringan antarpelaku kreatif.

Partisipasi 351 film dari 102 kota dan kabupaten menunjukkan beragamnya potensi perfilman yang tumbuh di berbagai wilayah Indonesia. Setiap karya membawa cerita, budaya, dan karakter daerah masing-masing sehingga memberikan warna tersendiri bagi perkembangan perfilman nasional.

Melalui festival seperti BFF, para sineas memperoleh kesempatan untuk memperkenalkan karya kepada penonton yang lebih luas, sekaligus membangun jejaring dengan sesama pelaku perfilman. Pertemuan tersebut juga dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan pengalaman dalam mengembangkan kualitas produksi film.

Kehadiran karya dari sineas India turut memberikan dimensi internasional pada penyelenggaraan BFF tahun ini. Partisipasi tersebut memperluas cakupan festival sekaligus membuka kesempatan bagi penonton untuk mengenal perspektif cerita dari luar Indonesia.

Bagi Balikpapan, penyelenggaraan BFF menjadi salah satu upaya memperkuat posisi kota sebagai ruang tumbuh bagi kegiatan seni dan ekonomi kreatif. Festival ini tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berinteraksi dengan karya serta mengenal proses kreatif di balik produksi film.

Memasuki tahun ketujuh, BFF diharapkan dapat terus berkembang sebagai agenda perfilman yang mampu menjangkau lebih banyak sineas dan penonton. Dengan keterlibatan berbagai daerah dan partisipasi internasional, festival ini diharapkan berkontribusi terhadap penguatan ekosistem perfilman sekaligus mendorong perkembangan ekonomi kreatif di Balikpapan.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rahmad Mas’ud Rotasi 17 Pejabat Pemkot Balikpapan, Sejumlah Jabatan Strategis Berganti

26 Oktober 2026 - 16:30 WITA

o98

Helmi Abdullah Dukung Pengembangan Olahraga Domino di Samarinda, ORADO Siapkan Eksibisi

26 Oktober 2026 - 16:00 WITA

o95

Perkuat Sinergi dengan Pemda, PHSS Gelar Pertandingan Persahabatan di Samarinda

26 Oktober 2026 - 15:30 WITA

o96

Helmi Abdullah Dukung Sanggar Pilar Samarinda Tampil di Turnamen Seni dan Budaya Jakarta

26 Oktober 2026 - 15:00 WITA

o94

Kasus ISPA di Balikpapan Turun Jadi 6.157, Dinkes Imbau Warga Tetap Gunakan Masker

26 Oktober 2026 - 14:30 WITA

o92

MGRM Kukar Targetkan SPBN Rampung Akhir 2026, Operasional Dimulai Januari 2027

26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

o91
Trending di BERITA DAERAH