KUMALANEWS.ID, SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah, menerima audiensi perwakilan Sanggar Pilar Samarinda di Ruang Ketua DPRD Kota Samarinda, Lantai 2, Senin (26/10/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana keikutsertaan Sanggar Pilar dalam turnamen seni dan budaya yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada 26–27 November 2026.
Audiensi ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus kesempatan bagi Sanggar Pilar untuk menyampaikan rencana kegiatan dan memohon dukungan DPRD Kota Samarinda agar dapat berpartisipasi dalam agenda tersebut. Keikutsertaan ini diharapkan menjadi peluang bagi sanggar untuk mengembangkan kemampuan sekaligus memperkenalkan seni dan budaya daerah di tingkat nasional.
Helmi Abdullah menyambut positif rencana tersebut. Menurutnya, kegiatan seni dan budaya merupakan bagian penting dalam upaya menjaga kelestarian tradisi sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan bakat dan kreativitas.
Ia menyampaikan, DPRD Kota Samarinda pada prinsipnya mendukung kegiatan positif yang mendorong pengembangan potensi seni dan budaya masyarakat. Dukungan terhadap Sanggar Pilar diharapkan dapat membantu mereka mempersiapkan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut dengan baik.
“Mereka menyampaikan agenda kegiatan di Jakarta. Kami akan berupaya mendukung agar Sanggar Pilar bisa berpartisipasi dan membawa hasil membanggakan bagi Samarinda,” ujar Helmi.
Ia berharap keikutsertaan Sanggar Pilar tidak hanya menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga menjadi sarana memperluas pengenalan seni dan budaya Kalimantan kepada masyarakat di luar daerah. Dengan demikian, kekayaan budaya lokal dapat semakin dikenal dan memperoleh apresiasi yang lebih luas.
Sanggar Seni Jadi Wadah Kreativitas Generasi Muda
Lebih lanjut, Helmi menilai keberadaan sanggar seni memiliki peran penting dalam membina generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan media sosial. Sanggar dapat menjadi wadah bagi anak-anak muda untuk menyalurkan minat, mengasah keterampilan, serta terlibat langsung dalam kegiatan yang positif dan produktif.
Menurutnya, mengajak generasi muda untuk menekuni seni tradisional dan budaya daerah bukanlah hal yang mudah. Karena itu, keberadaan komunitas dan sanggar yang konsisten memberikan ruang belajar perlu diapresiasi dan didukung.
“Kita mengapresiasi sanggar yang mampu mewadahi generasi muda untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan kemampuan di bidang seni budaya,” jelasnya.
Helmi berharap Sanggar Pilar Samarinda terus berperan aktif dalam menjaga kelestarian budaya daerah serta melahirkan generasi muda yang kreatif dan berprestasi. Ia juga mendorong agar kegiatan seni tidak hanya berhenti pada pelestarian tradisi, tetapi dapat berkembang menjadi sarana peningkatan kemampuan dan pembentukan karakter.
Selain memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal, keterlibatan dalam kegiatan seni dan budaya diharapkan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring, serta mengembangkan potensi diri.
Melalui rencana keikutsertaan dalam turnamen di Jakarta pada November mendatang, Sanggar Pilar diharapkan mampu membawa nama baik Kota Samarinda sekaligus menunjukkan bahwa seni dan budaya daerah tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan generasi muda.
ADV DPRD Kota Samarinda Pewarta : Yana Ashari Editor : Fairuzzabady @2026

















