KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menggelar Rapat Senat Terbuka Yudisium bagi puluhan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Bahasa Inggris, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Fatma Tenggarong tersebut menjadi momen penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan dan tugas akhir di jenjang strata satu (S1). Yudisium ini sekaligus menandai keberhasilan mereka dalam menyelesaikan proses akademik sebelum menyandang gelar sarjana.
Ketua Yayasan Kutai Kartanegara, Agus Setia Gunawan, menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh mahasiswa FKIP yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi kebahagiaan bagi para lulusan dan keluarga, tetapi juga merupakan pencapaian positif bagi Unikarta maupun yayasan sebagai badan penyelenggara pendidikan.
Ia menilai, lulusan FKIP memiliki peluang yang cukup besar untuk berkiprah di dunia kerja, khususnya dalam bidang pendidikan. Karena itu, kualitas lulusan harus terus dijaga dan ditingkatkan agar mampu bersaing serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Kami tentunya sangat bangga. Para mahasiswa FKIP telah menyelesaikan tugas akhir dan berhasil meraih gelar sarjana. Ini menjadi kabar baik bagi yayasan maupun universitas,” ujarnya.
Agus juga menyambut positif adanya gagasan pengembangan pendidikan ke jenjang pascasarjana, khususnya melalui pembukaan program magister di bidang pendidikan. Menurutnya, rencana tersebut memiliki potensi untuk direalisasikan dengan mempertimbangkan keberadaan FKIP sebagai salah satu fakultas tertua di Unikarta yang telah berdiri sejak 1984.
Dengan jumlah alumni yang terus bertambah, ia melihat peluang besar bagi FKIP untuk mengembangkan program pendidikan lanjutan. Kehadiran program pascasarjana nantinya diharapkan dapat menjadi wadah bagi para lulusan maupun tenaga pendidik yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik dari jenjang S1 ke S2 tanpa harus melanjutkan studi ke luar daerah.
“Kami menyambut baik jika FKIP dapat mengembangkan program pascasarjana. Ini menjadi peluang bagi para alumni yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang magister,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus berharap FKIP Unikarta terus melakukan pembenahan dan peningkatan mutu pendidikan, baik dalam proses pembelajaran, pengembangan kurikulum, maupun penerapan metode pengajaran. Menurutnya, dunia pendidikan terus mengalami perkembangan sehingga perguruan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.
Pembaruan kurikulum dan metode pembelajaran dinilai penting agar materi yang diberikan kepada mahasiswa tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan agar FKIP mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi, kreativitas, dan kesiapan menghadapi tantangan di dunia pendidikan.
Melalui pelaksanaan yudisium tersebut, FKIP Unikarta diharapkan terus memperkuat perannya dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya tenaga pendidik yang profesional dan mampu berkontribusi terhadap kemajuan pendidikan di Kutai Kartanegara maupun Kalimantan Timur.
Momentum yudisium ini pun diharapkan menjadi awal perjalanan baru bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan kompetensi yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan, sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah.
Pewarta : Fairuzzabady Editor : Fairuzzabady @2026

















