Menu ✖

Mode Gelap
Tawarkan Depo Kontainer Rp100 Miliar per Tahun, Pemkot Balikpapan Bidik Investor Hong Kong Satpol PP Balikpapan Perketat Pengawasan Penjualan BBM Eceran dan POM Mini Ilegal 1.000 Pohon Ditanam di Tahura Bukit Soeharto, Basuki Hadimuljono Ajak Masyarakat Jadikan Menanam sebagai Gaya Hidup Lewat Program SiKuMas, Dispustakar Balikpapan Ajak Warga Donasikan Buku untuk Perluas Akses Literasi Raih Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unikarta, Hasan Wardana Bagikan Kunci Keberhasilannya

BERITA DAERAH · 31 Okt 2026 14:30 WITA ·

Lewat Program SiKuMas, Dispustakar Balikpapan Ajak Warga Donasikan Buku untuk Perluas Akses Literasi


 Kepala Dispustakar Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menjelaskan program SiKuMas mengusung konsep dari masyarakat untuk masyarakat dengan mengajak warga berkontribusi menyediakan bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan. Foto: Hilmansyah. Perbesar

Kepala Dispustakar Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, menjelaskan program SiKuMas mengusung konsep dari masyarakat untuk masyarakat dengan mengajak warga berkontribusi menyediakan bahan bacaan yang dapat dimanfaatkan berbagai kalangan. Foto: Hilmansyah.

KUMALANEWS.ID, BALIKPAPAN – Buku-buku yang sudah tidak terpakai di rumah ternyata masih memiliki nilai manfaat bagi orang lain. Melalui program Donasi Buku Masyarakat (SiKuMas), Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustakar) Kota Balikpapan mengajak masyarakat menyumbangkan buku yang masih layak baca agar dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat yang membutuhkan.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Dispustakar Balikpapan dalam memperluas akses terhadap bahan bacaan sekaligus menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap budaya literasi. Buku-buku yang terkumpul nantinya akan didata, diseleksi, kemudian disalurkan sesuai kebutuhan dan pemanfaatannya.

Kepala Dispustakar Kota Balikpapan, Neny Dwi Winahyu, mengatakan SiKuMas mengusung konsep dari masyarakat untuk masyarakat. Melalui program ini, warga diberikan kesempatan untuk berkontribusi dalam menyediakan bahan bacaan yang dapat dinikmati oleh berbagai kalangan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam program tersebut cukup baik. Bahkan, hampir setiap hari terdapat warga yang datang untuk menyumbangkan koleksi buku miliknya.

“Setiap hari ada saja warga yang melakukan donasi buku. Jadi, konsepnya memang dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Neny, Sabtu (31/10/2026).

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Dispustakar telah menyediakan fasilitas khusus berupa bank buku sebagai tempat penampungan sementara berbagai koleksi yang disumbangkan masyarakat.

Neny menjelaskan, buku yang diterima tidak serta-merta langsung disalurkan. Petugas terlebih dahulu melakukan pendataan dan pemilahan untuk memastikan kesesuaian buku dengan kebutuhan koleksi perpustakaan maupun tempat penyaluran lainnya.

Buku yang belum tersedia dan sesuai dengan kebutuhan koleksi perpustakaan dapat dimanfaatkan untuk menambah bahan bacaan. Sementara itu, buku yang tidak masuk dalam kebutuhan koleksi tetap memiliki kesempatan untuk disalurkan ke berbagai fasilitas pendidikan dan lingkungan masyarakat.

“Buku yang sesuai dengan kebutuhan koleksi perpustakaan akan kami manfaatkan. Sementara yang lainnya bisa disalurkan ke tempat yang membutuhkan, seperti RT maupun sekolah,” jelasnya.

Adapun jenis buku yang dapat didonasikan cukup beragam, mulai dari kategori fiksi hingga nonfiksi. Untuk buku fiksi, masyarakat dapat menyumbangkan novel, kumpulan cerita pendek, buku cerita anak, hingga komik.

Sementara untuk kategori nonfiksi, buku pengetahuan umum, ensiklopedia, kamus, serta berbagai bacaan mengenai hobi dan keterampilan juga dapat diterima selama kondisinya masih layak baca.

Meski demikian, Dispustakar tetap menerapkan sejumlah ketentuan terhadap buku yang akan disumbangkan. Buku hasil fotokopi tidak diperkenankan untuk diterima. Begitu pula bacaan yang mengandung unsur pornografi, ujaran kebencian, maupun konten bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Ketentuan tersebut diterapkan untuk memastikan seluruh koleksi yang dihimpun memiliki kualitas serta kelayakan isi sehingga dapat memberikan manfaat positif bagi masyarakat yang mengaksesnya.

Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, donasi buku dapat diserahkan secara langsung ke Kantor Dispustakar Kota Balikpapan. Prosesnya pun cukup mudah. Pendonor hanya perlu mengisi data di bagian resepsionis dengan mencantumkan nama, alamat, serta jumlah buku yang disumbangkan.

Setelah proses administrasi selesai, buku dapat ditempatkan di bank buku untuk selanjutnya menjalani pendataan dan pemilahan oleh petugas Dispustakar.

Neny berharap program SiKuMas dapat terus berkembang dan menjadi wadah partisipasi masyarakat dalam mendukung peningkatan budaya literasi di Kota Balikpapan. Menurutnya, gerakan literasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

Ia menilai, buku-buku yang sebelumnya hanya tersimpan di rumah dapat kembali memberikan manfaat apabila disalurkan kepada orang-orang yang membutuhkan. Dengan demikian, satu koleksi buku dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru melalui kegiatan membaca.

“Buku yang sudah tidak digunakan di rumah bisa kembali bermanfaat bagi orang lain. Kami berharap semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses bahan bacaan melalui donasi ini,” pungkasnya.

Melalui SiKuMas, Dispustakar Balikpapan berharap semangat berbagi buku semakin tumbuh di tengah masyarakat. Selain membantu pemerataan akses bacaan, program ini juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi serta membangun kebiasaan membaca di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat.

 

ADV Diskominfo Kota Balikpapan
Pewarta : M Hilmansyah
Editor  : Fairuzzabady
@2026
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Tawarkan Depo Kontainer Rp100 Miliar per Tahun, Pemkot Balikpapan Bidik Investor Hong Kong

31 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p69

Satpol PP Balikpapan Perketat Pengawasan Penjualan BBM Eceran dan POM Mini Ilegal

31 Oktober 2026 - 15:30 WITA

68

Raih Lulusan Terbaik Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Unikarta, Hasan Wardana Bagikan Kunci Keberhasilannya

31 Oktober 2026 - 14:00 WITA

p61

Jadi Lulusan Terbaik Yudisium FKIP Unikarta, Putri Aisyah Bertekad Lanjutkan Studi ke Jenjang S2

31 Oktober 2026 - 13:00 WITA

p60

Yudisium FKIP Unikarta Meningkat, Dekan Siapkan Pengembangan Prodi Baru dan Program Pascasarjana

31 Oktober 2026 - 12:30 WITA

p59

Yudisium FKIP Unikarta, Yayasan Dorong Pengembangan Program Pascasarjana Pendidikan

31 Oktober 2026 - 12:00 WITA

p58
Trending di BERITA DAERAH