Menu

Mode Gelap
Antisipasi Kekeringan dan Karhutla, OIKN-BMKG Jalankan Operasi Modifikasi Cuaca Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

BERITA DAERAH · 7 Nov 2024 21:15 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Kelurahan Loa Ipuh Lakukan Intervensi Selama 40 Hari


 Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan (Kumalanews,id) Perbesar

Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan (Kumalanews,id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya menekan tingginya angka stunting di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), belum lama ini pihak Kelurahan Loa Ipuh sudah melakukan intervensi selama 40 hari.

Dalam hal itu, Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan menegaskan bahwa, hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara yang ingin menurunkan angka stunting di wilayah Kukar menjadi 4 persen.

Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah penanganan stunting secara komprehensif terutama di Kelurahan Loa Ipuh.

“Kemarin sudah dijalankan oleh teman-teman dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas bersama dengan relawan dari kawan-kawan kader Posyandu,” ujar Erri Suparjan, Kamis (7/11/2024).

Tak hanya itu, Erri Suparjan juga memastikan bahwa di Kelurahan Loa Ipuh angka stunting akan segera turun.

“Kemarin angkanya sekitar 36 persen awal yang terindikasi, tapi Insa Allah turun dan dipastikan angka itu akan turun,” ungkapnya.

“Karena sudah kita lakukan intervensi dan banyak juga yang sudah memenuhi ambang timbangannya,” sambungnya.

Baca juga Camat Tenggarong Sukono Imbau Masyarakat Agar Tidak Golput Pada Pilkada 2024 https://kumalanews.id/2024/11/07/camat-tenggarong-sukono-imbau-masyarakat-agar-tidak-golput-pada-pilkada-2024/

Untuk intervensi yang dilakukan oleh Kelurahan Loa Ipuh adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan memberikan penyuluhan serta edukasi tentang bagaimana peran orang tua dalam melakukan treatment kepada balita, sehingga berat badannya menjadi naik.

“Kami juga memberikan makanan-makanan yang bisa menyehatkan badan anak-anak,” beber Erri Suparjan.

Erri Suparjan juga berharap, dengan melalui berbagai upaya yang dilakukan ini dapat menurunkan angka stunting di Kelurahan Loa Ipuh hingga menjadi satu digit.

“Itulah harapan kita, Kasihan balita-balita harus terindikasi dengan stunting, kami pemerintah kelurahan akan terus berupaya untuk menyehatkan putra-putri kita,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/fay/ruz)

Artikel ini telah dibaca 53 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Pemkot Balikpapan Atur Jam Layanan Pertalite dan Biosolar, Lima SPBU Disiapkan Kurangi Antrean

24 Agustus 2026 - 17:00 WITA

h16

Temui Ratusan Sopir, Andi Harun Buka Ruang Evaluasi Fuel Card Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 16:00 WITA

h15

DPRD Samarinda Dorong Pemerintah Libatkan Sopir dalam Penataan Kupon Solar Subsidi

24 Agustus 2026 - 15:00 WITA

h14

Semarak HUT ke-81 RI, Warga Tiga RT di Gunung Arjuna Gelar Jalan Sehat

23 Agustus 2026 - 18:00 WITA

h13

CFD Terpadu Resmi Diluncurkan di Taman Tiga Generasi, Jadi Ruang Sehat dan Penggerak UMKM

23 Agustus 2026 - 11:00 WITA

h6

Semarak HUT ke-81 RI, CFR Samarinda Gelar Lomba Mancing Antaranggota

22 Agustus 2026 - 19:00 WITA

h2
Trending di BERITA DAERAH