Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Fasilitasi Sengketa Tanah Warga Gunung Lingai, Soroti Juga Kebijakan Parkir Berlangganan Perda Transportasi Samarinda Masih Menunggu Pengesahan, Dishub Dorong Relokasi Pergudangan ke Palaran Kemandirian Fiskal Samarinda Lampaui Target, Pemkot Genjot PAD dan Perkuat Peran BUMD Kemandirian Fiskal Samarinda Meningkat, DPRD Soroti Optimalisasi PAD dan Kinerja BUMD DPMPTSP Samarinda Dukung Raperda Reklame, Harapkan Aturan Lebih Komprehensif dan Berpotensi Tingkatkan PAD

BERITA DAERAH · 7 Nov 2024 21:15 WITA ·

Tekan Angka Stunting, Kelurahan Loa Ipuh Lakukan Intervensi Selama 40 Hari


 Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan (Kumalanews,id) Perbesar

Lurah Loa Ipuh, Erri Suparjan (Kumalanews,id)

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya menekan tingginya angka stunting di Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), belum lama ini pihak Kelurahan Loa Ipuh sudah melakukan intervensi selama 40 hari.

Dalam hal itu, Lurah Loa Ipuh Erri Suparjan menegaskan bahwa, hal tersebut dilakukan sebagai upaya dalam mendukung program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara yang ingin menurunkan angka stunting di wilayah Kukar menjadi 4 persen.

Maka dari itu, pihaknya akan terus melakukan langkah-langkah penanganan stunting secara komprehensif terutama di Kelurahan Loa Ipuh.

“Kemarin sudah dijalankan oleh teman-teman dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas bersama dengan relawan dari kawan-kawan kader Posyandu,” ujar Erri Suparjan, Kamis (7/11/2024).

Tak hanya itu, Erri Suparjan juga memastikan bahwa di Kelurahan Loa Ipuh angka stunting akan segera turun.

“Kemarin angkanya sekitar 36 persen awal yang terindikasi, tapi Insa Allah turun dan dipastikan angka itu akan turun,” ungkapnya.

“Karena sudah kita lakukan intervensi dan banyak juga yang sudah memenuhi ambang timbangannya,” sambungnya.

Baca juga Camat Tenggarong Sukono Imbau Masyarakat Agar Tidak Golput Pada Pilkada 2024 https://kumalanews.id/2024/11/07/camat-tenggarong-sukono-imbau-masyarakat-agar-tidak-golput-pada-pilkada-2024/

Untuk intervensi yang dilakukan oleh Kelurahan Loa Ipuh adalah Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan memberikan penyuluhan serta edukasi tentang bagaimana peran orang tua dalam melakukan treatment kepada balita, sehingga berat badannya menjadi naik.

“Kami juga memberikan makanan-makanan yang bisa menyehatkan badan anak-anak,” beber Erri Suparjan.

Erri Suparjan juga berharap, dengan melalui berbagai upaya yang dilakukan ini dapat menurunkan angka stunting di Kelurahan Loa Ipuh hingga menjadi satu digit.

“Itulah harapan kita, Kasihan balita-balita harus terindikasi dengan stunting, kami pemerintah kelurahan akan terus berupaya untuk menyehatkan putra-putri kita,” pungkasnya.(adv/diskominfokukar/fay/ruz)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Fasilitasi Sengketa Tanah Warga Gunung Lingai, Soroti Juga Kebijakan Parkir Berlangganan

22 April 2026 - 18:30 WITA

saw21

Perda Transportasi Samarinda Masih Menunggu Pengesahan, Dishub Dorong Relokasi Pergudangan ke Palaran

22 April 2026 - 18:00 WITA

dh21

Kemandirian Fiskal Samarinda Lampaui Target, Pemkot Genjot PAD dan Perkuat Peran BUMD

22 April 2026 - 17:30 WITA

nd45

Kemandirian Fiskal Samarinda Meningkat, DPRD Soroti Optimalisasi PAD dan Kinerja BUMD

22 April 2026 - 17:00 WITA

ak99

DPMPTSP Samarinda Dukung Raperda Reklame, Harapkan Aturan Lebih Komprehensif dan Berpotensi Tingkatkan PAD

22 April 2026 - 16:30 WITA

dr23

Sidak Teras Samarinda, Wali Kota Apresiasi Aksi Damai: Kerusakan Minor dan Segera Diperbaiki

22 April 2026 - 16:00 WITA

an78
Trending di BERITA DAERAH