Menu

Mode Gelap
Polda Kaltim Periksa Kepala Dinas Balikpapan Terkait Kasus Narkoba Internasional Rahmad Mas’ud Minta OPD Perkuat Pengawasan Internal, Jangan Tunggu Inspektorat SAKIP Naik ke Predikat BB, Tata Kelola Pemkot Balikpapan Semakin Berorientasi Hasil Hamas Soroti Rangkap Jabatan Pimpinan Dua RSUD di Kaltim Celni Pita Sari Dorong ABS Segera Beradaptasi di DPRD Kaltim

IKN NUSANTARA · 21 Apr 2026 14:00 WITA ·

Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa


 Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN, yang mendapat apresiasi saat kunjungan Pimpinan MPR RI ke lokasi pembangunan kawasan legislatif. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN, yang mendapat apresiasi saat kunjungan Pimpinan MPR RI ke lokasi pembangunan kawasan legislatif. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Nusantara sebagai pusat pemerintahan sekaligus ibu kota politik Indonesia di masa depan.

Penetapan desain tersebut mendapat apresiasi dari Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan kawasan legislatif pada Senin (20/04/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan serta progres pembangunan infrastruktur kelembagaan negara di kawasan IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa desain kawasan telah melalui proses penyempurnaan sesuai arahan Presiden. “Bapak Presiden telah menandatangani desain tersebut pekan lalu. Target penyelesaian kawasan legislatif dan yudikatif adalah pada tahun 2027, dan paling lambat semester I tahun 2028. Presiden menekankan bahwa filosofi bangunan harus tegas, lurus, dan berwibawa, karena dari kawasan inilah akan dihasilkan keputusan-keputusan besar negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, perancangan kawasan ini dilakukan melalui studi banding ke sejumlah negara seperti Turki, India, dan Mesir, guna menghadirkan konsep yang tidak hanya representatif dan fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas kebangsaan Indonesia.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menilai desain yang diusung mampu menghadirkan perpaduan antara kemegahan dan nilai keindonesiaan.
“Untuk calon pembangunan Gedung MPR, DPR, dan DPD sangat bagus. Konturnya tinggi berada di sebelah kiri Istana, lebih tinggi dari rata-rata gedung pemerintahan. Gedung ini akan terasa megah dan mencerminkan Keindonesiaan yang kokoh,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan pesat pembangunan IKN yang dinilai telah menunjukkan transformasi nyata dari perencanaan ke tahap realisasi.
“Di sini semua perencanaan yang matang kini mulai terwujud. Kami menyaksikan bagaimana yang dulu masih konsep, sekarang sudah menjadi kenyataan, termasuk bandara, Istana Wakil Presiden, dan Masjid Negara. Kemegahannya sudah bisa kita lihat dan rasakan,” tambahnya.

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif sendiri telah berkontrak sejak akhir 2025 dan mengalami penyesuaian pada awal 2026 untuk penyempurnaan desain. Pengesahan desain ini menandai fase penting dalam pembangunan IKN, khususnya dalam menyiapkan ekosistem kelembagaan negara yang kokoh, terintegrasi, dan berwibawa di masa mendatang.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 55 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Patroli Udara Otorita IKN Temukan Asap Kembali Muncul di Sejumlah Titik Karhutla

11 September 2026 - 11:00 WITA

i57

Patroli Udara Temukan Titik Api Baru di Deliniasi IKN, 275 Hotspot Terdeteksi

10 September 2026 - 18:00 WITA

i53

Karhutla di Sejumlah Titik IKN Padam, OIKN Perkuat Patroli Cegah Api Kembali Muncul

9 September 2026 - 19:00 WITA

i47

OIKN Laporkan Perusahaan Sawit Ke Aparat Hukum Terkait Karhutla Di IKN

8 September 2026 - 17:30 WITA

i33

Karhutla Di Deliniasi IKN Berjarak 30–40 Kilometer Dari Kawasan Inti

8 September 2026 - 16:30 WITA

i32

Otorita IKN Soroti Dugaan Pembukaan Lahan di Tengah Kebakaran Tahura Bukit Soeharto

6 September 2026 - 09:00 WITA

i9
Trending di IKN NUSANTARA