Menu ✖

Mode Gelap
Kompensasi Lahan Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Baru Dibayar 40 Persen, DPRD Samarinda Minta Kejelasan Akses Jalan Tembusan Sambutan–Merdeka Belum Tercatat sebagai Aset Daerah, BPKAD Samarinda Telusuri Dokumen Perencanaan Ahmad Yani Soroti Minimnya Peralatan Balakarcana Sukarame, DPRD Kukar Dorong Anggaran 2027 Mahasiswa Untag Samarinda Soroti Pengawasan Tata Ruang dan Penanganan Karhutla Ahmad Yani Dorong Evaluasi Instalasi Listrik Pascakebakaran di Tenggarong, DPRD Siap Koordinasi dengan PLN

IKN NUSANTARA · 21 Apr 2026 14:00 WITA ·

Presiden Sahkan Desain Kawasan Legislatif IKN, MPR Apresiasi Konsep Megah dan Berwibawa


 Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN, yang mendapat apresiasi saat kunjungan Pimpinan MPR RI ke lokasi pembangunan kawasan legislatif. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara. Perbesar

Presiden Prabowo Subianto telah menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN, yang mendapat apresiasi saat kunjungan Pimpinan MPR RI ke lokasi pembangunan kawasan legislatif. Dok: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara.

KUMALANEWS.ID, NUSANTARA – Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani desain pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif di Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat posisi Nusantara sebagai pusat pemerintahan sekaligus ibu kota politik Indonesia di masa depan.

Penetapan desain tersebut mendapat apresiasi dari Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan kawasan legislatif pada Senin (20/04/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan serta progres pembangunan infrastruktur kelembagaan negara di kawasan IKN.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, mengungkapkan bahwa desain kawasan telah melalui proses penyempurnaan sesuai arahan Presiden. “Bapak Presiden telah menandatangani desain tersebut pekan lalu. Target penyelesaian kawasan legislatif dan yudikatif adalah pada tahun 2027, dan paling lambat semester I tahun 2028. Presiden menekankan bahwa filosofi bangunan harus tegas, lurus, dan berwibawa, karena dari kawasan inilah akan dihasilkan keputusan-keputusan besar negara,” ujarnya.

Ia menambahkan, perancangan kawasan ini dilakukan melalui studi banding ke sejumlah negara seperti Turki, India, dan Mesir, guna menghadirkan konsep yang tidak hanya representatif dan fungsional, tetapi juga mencerminkan identitas kebangsaan Indonesia.

Sementara itu, Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menilai desain yang diusung mampu menghadirkan perpaduan antara kemegahan dan nilai keindonesiaan.
“Untuk calon pembangunan Gedung MPR, DPR, dan DPD sangat bagus. Konturnya tinggi berada di sebelah kiri Istana, lebih tinggi dari rata-rata gedung pemerintahan. Gedung ini akan terasa megah dan mencerminkan Keindonesiaan yang kokoh,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi perkembangan pesat pembangunan IKN yang dinilai telah menunjukkan transformasi nyata dari perencanaan ke tahap realisasi.
“Di sini semua perencanaan yang matang kini mulai terwujud. Kami menyaksikan bagaimana yang dulu masih konsep, sekarang sudah menjadi kenyataan, termasuk bandara, Istana Wakil Presiden, dan Masjid Negara. Kemegahannya sudah bisa kita lihat dan rasakan,” tambahnya.

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif sendiri telah berkontrak sejak akhir 2025 dan mengalami penyesuaian pada awal 2026 untuk penyempurnaan desain. Pengesahan desain ini menandai fase penting dalam pembangunan IKN, khususnya dalam menyiapkan ekosistem kelembagaan negara yang kokoh, terintegrasi, dan berwibawa di masa mendatang.

 

Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
@2026
Artikel ini telah dibaca 66 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Kongres XX PDHI Digelar di IKN, Perkuat Sinergi Kesehatan Hewan dan Kedaulatan Pangan

15 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n66

Otorita IKN Teken Kerja Sama Investasi Rp3,7 Triliun, Bangun Hunian ASN dan Fasilitas Kota

14 Oktober 2026 - 19:00 WITA

n53

Otorita IKN Buka Kanal Aspirasi RDTR Kawasan Penyangga, Masyarakat Bisa Beri Masukan hingga 22 Oktober

12 Oktober 2026 - 10:00 WITA

n12

IKN Jadi Tuan Rumah Borneo Economic Forum 2027, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Kalimantan

9 Oktober 2026 - 12:30 WITA

m63

Peserta KRTJ ke-16 Tinjau Infrastruktur IKN, Apresiasi Progres Pembangunan Nusantara

9 Oktober 2026 - 11:00 WITA

m57

Delegasi REAAA Kagumi Perkembangan Nusantara, Soroti Konsep Kota Berkelanjutan

5 Oktober 2026 - 19:00 WITA

m2
Trending di IKN NUSANTARA