Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian 23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

BERITA DAERAH · 21 Feb 2025 17:15 WITA ·

Harapkan Bantuan Pemerintah Daerah, Jonggon Desa ingin Kembangkan Wisata Keham Pehuluan


 Harapkan Bantuan Pemerintah Daerah, Jonggon Desa ingin Kembangkan Wisata Keham Pehuluan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Keham Pehuluan merupakan salah satu objek wisata yang menyuguhkan keindahan alam di desa Jonggon Desa, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar).

Untuk dapat menikmati keindahannya, para pengunjung harus menempuh jarak sekitar 30 menit perjalanan baik dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Sayangnya, karena wisata ini masuk ke dalam wilayah salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Hutan Tanaman Industri (HTI), yakni PT. Itci Hutani Manunggal (PT IHM) banyak serangkaian prosedur yang harus dilalui untuk mendapatkan akses menuju ke lokasi tersebut.

“Permasalahannya itu karena sekarang ada di dalam konsesi IHM, jadi kami agak sulit mau arah ke situ banyak prosedur yang harus kita lalui untuk memasuki Keham Pehuluan,” ujar Sekretaris Desa (Sekdes) Jonggon Desa, Dedi Suganda, Jum’at (21/2/2025).

Lebih lanjut Dedi Suganda mengemukakan bahwa, akses jalan menuju objek wisata Keham Pehuluan tersebut merupakan milik PT. IHM, sehingga Pemdes Jonggon Desa tidak dapat berbuat banyak.

Untuk itu, diharapkan adanya bantuan pemerintah daerah, dimana hal tersebut dibutuhkan guna mengambil alih kewenangan pengelolaan wisata dan pembangunan infrastruktur seperti pembangunan akses jalan yang memadai.

“Caranya kabupaten ini mengambil aset-aset pemerintah yang potensial, supaya mudah aksesnya sehingga bisa kita kelola dan kita kembangkan,” harap Dedi Suganda.

Dalam hal itu, Dedi Suganda menilai bahwa objek wisata Keham Pehuluan tersebut, dapat mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar jika dikembangkan lebih lanjut.

Pasalnya, pada hari-hari besar keagamaan seperti lebaran dan juga tahun baru banyak masyarakat yang berkunjung, sehingga hal tersebut menjadi peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

“Tentunya ini bisa meningkatkan ekonomi masyarakat dan menambah PAD desa, karena potensinya cukup besar untuk menjadi daya masyarakat,” ungkap Dedi Suganda.

“Semoga pemerintah daerah segera mengambil Tindakan, supaya kami juga dapat bergerak leluasa dan masyarakat pun akan menikmati hasilnya,” pungkas Dedi Suganda.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Minta Jalur Afirmasi SPMB Lebih Fleksibel, Ronal: Jangan Hanya Bergantung pada Data Desil

19 Juni 2026 - 17:00 WITA

a25

Disdikbud Samarinda Tegaskan Jalur Afirmasi SPMB 2026 Berdasarkan Data Desil Nasional, SKTM Tetap Jadi Solusi

19 Juni 2026 - 16:00 WITA

a24

UMKM Kreatif Weekend Fair 2026 Hadir di Samarinda, Belanja Murah hingga Hiburan Seru Menanti

19 Juni 2026 - 15:00 WITA

a23

Dari Petani hingga Legislator: Arbain Jadikan Politik Sebagai Jalan Pengabdian

19 Juni 2026 - 14:00 WITA

a22

23 Tahun Mengabdi, Kadisdikbud Kukar Raih Satyalancana Karya Satya: “Ini Amanah, Bukan Sekadar Penghargaan”

19 Juni 2026 - 13:00 WITA

a21

Akademisi Nilai Raperda Kebakaran Samarinda Jadi Payung Hukum Strategis dan Perkuat Sistem Penyelamatan

18 Juni 2026 - 21:00 WITA

a20
Trending di BERITA DAERAH