Menu

Mode Gelap
DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi Warga Sukaraja Dilibatkan dalam Penataan Drainase IKN, Otorita Dorong Pemberdayaan Masyarakat Dari Secangkir Kopi hingga Peluang Usaha, Ekonomi Warga Mulai Bergeliat di Kawasan IKN

BERITA DAERAH · 12 Mar 2025 10:15 WITA ·

Sekda Kukar Sebut GPM Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi


 Sekda Kukar Sebut GPM Sebagai Upaya Pengendalian Inflasi Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono menghadiri dan membuka secara resmi kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung selama dua hari dari tanggal 11-12 Maret 2025, di Halaman Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman Tenggarong.

Dalam sambutannya, Sekda Kukar Sunggono mengatakan bahwa, GPM merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menanggulangi terjadinya inflasi daerah.

“Agenda ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan rapat pengendalian inflasi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN),” ujar Sunggono, pada Selasa (11/03/2025).

melalui GPM ini, Sunggono menginginkan hasil yang maksimal dan mampu menggerakkan potensi perekonomian  masyarakat agar lebih sejahtera serta berdaya.

oleh karenanya, sudah menjadi kewajiban bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar untuk menjaga ketahanan pangan dalam mewujudkan hal tersebut.

Tak hanya itu, hal ini juga termasuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pokok strategis serta memastikan keterjangkauan pangan bagi seluruh masyarakat.

“Kami dari Pemkab Kukar selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegas Sunggono.

Lebih lanjut Sunggono mengungkapkan bahwa, ada beberapa hambatan seperti rantai distribusi yang tidak efisien, ketidakcukupan pasokan di wilayah tertentu, variasi waktu panen, serta keterbatasan sarana dan prasarana transportasi seringkali menjadi kendala dalam mewujudkan stabilitas pasokan dan harga pangan.

Dimana hal tersebut akan berdampak pada terjadinya fluktuasi pasokan dan harga pangan yang dapat menimbulkan ketidakpastian bagi produsen maupun konsumen.

“Pemkab Kukar terus berupaya untuk mengatasi dan mengurangi dampak serta menstabilkan pasokan maupun harga pangan,” pungkas Sunggono.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 12 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Kediri Pelajari Sekolah Digital di Samarinda, Siapkan Pengembangan Pendidikan Modern

20 Mei 2026 - 16:00 WITA

dprdkediri01

DPRD Kediri Studi Banding ke Samarinda, Bahas Transformasi Pendidikan Digital di Era Modern

20 Mei 2026 - 15:00 WITA

dprdkota45

DPRD Samarinda Tunggu SLF Terowongan Rampung, Deni: Jangan Sampai Proyek Belum Siap Dipaksakan Berfungsi

20 Mei 2026 - 14:00 WITA

dprdkota44

PWI Kukar dan Diskominfo Perkuat Sinergi, Dorong Kompetensi Wartawan dan Keterbukaan Informasi

19 Mei 2026 - 14:00 WITA

pwi001

DPRD Samarinda Soroti Infrastruktur dan Lingkungan, Arif Kurniawan: Pembangunan Jangan Abaikan Risiko Banjir

19 Mei 2026 - 13:00 WITA

dprdkota43

DPRD Samarinda Prihatin Munculnya “Kampung Narkoba”, Aris Mulyanata Dorong Pengawasan dan Edukasi Diperkuat

19 Mei 2026 - 12:00 WITA

dprdkota42
Trending di BERITA DAERAH