Menu ✖

Mode Gelap
Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

BERITA DAERAH · 19 Mar 2025 10:15 WITA ·

Dishub PPU Perketat Pengelolaan Parkir untuk Tingkatkan PAD


 Dishub PPU Perketat Pengelolaan Parkir untuk Tingkatkan PAD Perbesar

KUMALANEWS.ID, PENAJAM PASER UTARA – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengambil langkah strategis dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parker.

Dengan memperketat pengawasan dan menerapkan sistem berbasis teknologi, Dishub menargetkan peningkatan efisiensi serta transparansi dalam pengelolaan retribusi parkir.

Kepala Dishub PPU Alimuddin menyebut bahwa, dengan optimalisasi retribusi parkir ini menjadi salah satu fokus utama dalam upaya meningkatkan pemasukan daerah.

Menurutnya, salah satu langkah konkret yang telah diambil adalah pemasangan sistem portal otomatis (barrier gate) di sejumlah lokasi strategis yang memiliki volume kendaraan tinggi, seperti Pasar Induk Penajam, Pasar Riko, dan Pasar Babulu.

“Kami terus memperbaiki sistem pengelolaan retribusi parkir, termasuk dengan pemasangan barrier gate di beberapa titik utama,” sebut Alimuddin, Selasa (18/03/2025).

“Dengan langkah ini, kami berharap dapat menekan potensi kebocoran dan memastikan retribusi masuk ke kas daerah secara optimal,” sambung Alimuddin.

Lebih lanjut Alimuddin menjelaskan, selain penerapan teknologi, Dishub PPU juga tengah menggodok regulasi baru dalam bentuk peraturan daerah (Perda) guna memperkuat dasar hukum bagi pengelolaan retribusi parkir yang lebih efektif.

Dengan adanya regulasi yang lebih jelas, maka diharapkan sistem tersebut dapat berjalan lebih tertib dan memberikan dampak signifikan terhadap pemasukan daerah.

Tak hanya itu, Dishub PPU juga berencana memperluas cakupan retribusi parkir ke fasilitas umum lainnya.

Dimana langkah itu akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur dan efektivitas pengawasan di lapangan.

Melalui berbagai upaya itu, Dishub PPU terus optimistis dapat menjadikan retribusi parkir sebagai salah satu sumber PAD yang lebih maksimal, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi di wilayah PPU

“Regulasi yang lebih ketat dan sistem yang lebih modern, diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dari sektor parkir, sekaligus memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat,” tutup Alimuddin.(ADV/DiskominfoPPU)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Resmikan SAE PASTARUNG, Bupati Kukar Dorong Pemberdayaan dan Kemandirian Warga Binaan

27 Oktober 2026 - 18:30 WITA

p13

Rodi Arianto Harap UMKM Kembali Beraktivitas di Teras Samarinda, RDP Berlanjut Besok

27 Oktober 2026 - 18:00 WITA

p12 2

Bapemperda DPRD Samarinda Bahas Raperda APBD 2027, Anggaran Awal Rp3,46 Triliun

27 Oktober 2026 - 17:30 WITA

p11 2

Perumda Varia Niaga Buka Peluang UMKM Kembali Berjualan di Teras Samarinda

27 Oktober 2026 - 17:00 WITA

p10

DPRD Samarinda Bahas Penghentian UMKM di Teras Samarinda, Pihak Terkait Dipanggil

27 Oktober 2026 - 16:30 WITA

p9

IWAPI Samarinda Siap Jadi Mitra Strategis DPRD, Perjuangkan Aspirasi Pengusaha Perempuan

27 Oktober 2026 - 16:00 WITA

p8
Trending di BERITA DAERAH