Menu

Mode Gelap
DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012 Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

BERITA DAERAH · 14 Apr 2025 16:15 WITA ·

Resmikan SKB di Tiga Kecamatan, Pemkab Kukar Tekankan Perubahan di Bidang Pendidikan


 Resmikan SKB di Tiga Kecamatan, Pemkab Kukar Tekankan Perubahan di Bidang Pendidikan Perbesar

KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah telah meresmikan Lembaga Satuan Pendidikan non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Tiga Kecamatan di Kukar.

Tiga Kecamatan tersebut diantaranya Anggana, Samboja dan Muara Kaman.

Dalam hal itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menjelaskan bahwa peningkatan pendidikan melalui SKB dijadikan prioritas oleh pihaknya.

“Kenapa kami jadikan prioritas karena ini terkait penyediaan penyelenggaraan proses pembelajaran,” ucapnya pada Minggu (13/04/2025).

Lebih lanjut Edi Damansyah mengemukakan bahwa karena perbedaan ketentuan dalam regulasi yang telah melahirkan kurikulum baru terkait hal tersebut.

Oleh karenanya, Edi Damansyah menekankan adanya perubahan dalam management pengelolaan SKB untuk menarik minat belajar masyarakat.

“Setelah dievaluasi, kami menemukan beberapa kekurangan yang akan kami perbaiki, karena harus berbasis data yang ditetapkan oleh pihak desa,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Edi Darmansyah menyebut bahwa Kepala Desa seharusnya memegang data DTKS yang memuat angka putus sekolah di wilayahnya.

Dimana data tersebut nantinya akan dikaji serta dimanfaatkan untuk program pendidikan non formal ini agar memberikan hasil yang maksimal.

“Nanti kalau sudah pegang datanya tinggal diarahkan aja masuk SKB,” beber Edi Damansyah.

Orang nomor satu di Kukar itu juga menegaskan bahwa beberapa SKB tersebut telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan untuk memberikan pelatihan tambahan pasca mengikuti pendidikan di SKB.

Pelatihan yang diberikan beragam mulai dari mekanik hingga pelatihan operator alat berat.

“Begitu sudah lulus, sudah ada lapangan pekerjaan, dan ini akan menjadi nilai tambah untuk daerah Kukar kalau kita bangun ekosistemnya dengan baik,” tandas Edi Damansyah.(ADV/DiskominfoKukar)

Penulis : Indirwan | Editor : Fairuzzabady
Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

DPRD Samarinda Desak Kepastian Hibah Lahan TPU Loa Bakung, Warga Menunggu Sejak 2012

17 Juni 2026 - 21:00 WITA

kk14

Festival Budaya Dayak Kenyah 2026 Siap Digelar, Promosikan Kearifan Lokal dan Dongkrak Ekonomi Pampang

17 Juni 2026 - 20:00 WITA

kk13

Tanggapi Aksi Mahasiswa, Wawali Balikpapan Janji Percepat Penanganan PJU, Guru, BBM hingga Dampak PHK

17 Juni 2026 - 19:00 WITA

kk10

Rektor UINSI Dorong Perda Pemakaman yang Humanis dan Berkelanjutan

17 Juni 2026 - 18:00 WITA

kk9

Pemkot Balikpapan Lepas ASN Purnatugas, Bagus Susetyo: Pengabdian Tak Berakhir Saat Pensiun

17 Juni 2026 - 17:00 WITA

kk8

DPRD Samarinda Libatkan Akademisi, Raperda Pengelolaan Pemakaman Umum Diuji Publik

17 Juni 2026 - 16:00 WITA

kk7
Trending di BERITA DAERAH