KUMALANEWS.ID, KUTAI KARTANEGARA – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah telah meresmikan Lembaga Satuan Pendidikan non Formal Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di Tiga Kecamatan di Kukar.
Tiga Kecamatan tersebut diantaranya Anggana, Samboja dan Muara Kaman.
Dalam hal itu, Bupati Kukar Edi Damansyah menjelaskan bahwa peningkatan pendidikan melalui SKB dijadikan prioritas oleh pihaknya.
“Kenapa kami jadikan prioritas karena ini terkait penyediaan penyelenggaraan proses pembelajaran,” ucapnya pada Minggu (13/04/2025).
Lebih lanjut Edi Damansyah mengemukakan bahwa karena perbedaan ketentuan dalam regulasi yang telah melahirkan kurikulum baru terkait hal tersebut.
Oleh karenanya, Edi Damansyah menekankan adanya perubahan dalam management pengelolaan SKB untuk menarik minat belajar masyarakat.
“Setelah dievaluasi, kami menemukan beberapa kekurangan yang akan kami perbaiki, karena harus berbasis data yang ditetapkan oleh pihak desa,” ungkapnya.
Tak hanya itu, Edi Darmansyah menyebut bahwa Kepala Desa seharusnya memegang data DTKS yang memuat angka putus sekolah di wilayahnya.
Dimana data tersebut nantinya akan dikaji serta dimanfaatkan untuk program pendidikan non formal ini agar memberikan hasil yang maksimal.
“Nanti kalau sudah pegang datanya tinggal diarahkan aja masuk SKB,” beber Edi Damansyah.
Orang nomor satu di Kukar itu juga menegaskan bahwa beberapa SKB tersebut telah bekerjasama dengan sejumlah perusahaan untuk memberikan pelatihan tambahan pasca mengikuti pendidikan di SKB.
Pelatihan yang diberikan beragam mulai dari mekanik hingga pelatihan operator alat berat.
“Begitu sudah lulus, sudah ada lapangan pekerjaan, dan ini akan menjadi nilai tambah untuk daerah Kukar kalau kita bangun ekosistemnya dengan baik,” tandas Edi Damansyah.(ADV/DiskominfoKukar)

















